Meski menjadi perempuan satu-satunya, Mae memiliki jiwa pemberani, tegas, dan pantang menyerah.
4. Atta
Atta adalah karakter antagonis yang hadir untuk membully Don. Ia tidak pernah menyukai apa yang dilakukan Don.
Meski sering bertingkah menyebalkan, Atta ternyata memiliki sisi rapuh karena hidup serba kekurangan bersama kakaknya, Acil, yang kakinya alami cedera parah.
Namun mendekati akhir film, karakter Atta berubah 180 derajat dan menjadi sosok yang jauh lebih baik,
Ia bahkan menjadi salah satu sosok yang berjasa dalam penyelamatan Meri, sosok hantu kecil yang kehilangan kedua orang tuanya.
5. Meri
Meri digambarkan sebagai karakter hantu anak kecil yang mencoba mencari pertolongan kepada Don dan kedua sahabatnya.
Meri mengalami kesulitan saat jiwa kedua orang tuanya disandera oleh Pak Kades.
Karakter Meri yang baik dan lembut mampu mencuri perhatian. Ia jugas memiliki jasa yang besar bagi perjalanan Don dan kedua sahabatnya dalam memenangkan lomba pertunjukkan pentas.
Sosok Meri juga membuat film Jumbo terasa lebih hidup dan penuh petualangan.
Baca Juga: Jumbo: Langkah Berani Animasi Lokal di Tengah Dominasi Horor
Diakhir ceria, Meri akhirnya bisa kembali berkumpul bersama kedua orang tuanya berkat bantuan Don, Nurman, dan Mae.
Sebagai informasi, Film Jumbo menjadi film animasi pertama di Indonesia yang tayang di 17 negara dan melibatkan lebih dari 420 kreator Indonesia.
Animo masyarakat terhadap film Jumbo juga cukup tinggi. Terbukti dalam tiga hari penayangannya, Jumbo menambah 506 layar dengan lebih dari 1.700 pertunjukan.
Saat ini jumlah penonton film Jumbo terus bertambah dan masih menjadi trending topik di media sosial. Keberhasilan film Jumbo menjadi harapan bagi industri animasi Tanah Air untuk menjangkau pasar internasional.
Kontributor : Rizka Utami
Berita Terkait
-
Review 12 Strong: Kisah Heroik Pasukan Khusus AS Pasca Peristiwa 11/09/2001
-
Saat Penikmat Film Ramai-Ramai Mengkritik Gaya Penyutradaraan Joko Anwar
-
Deretan Fakta Film Norma: Antara Mertua dan Menantu
-
Tayang Mei, Bae Doo Na Alami Cinta Tak Terkendali dalam Film Korea Virus
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap