Suara.com - Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya meiliki riwayat bertemu dengan sejumlah dai kondang Tanah Air.
Beberapa dai yang bertemu Letkol Teddy Indra Wijaya tersebut diantaranya adalah Ustaz Adi Hidayat dan Miftaim An'am alias Gus Miftah.
Dikutip pada Sabtu (5/4/2025), berikut adalah perbandingan interaksi Letkol Teddy Indra Wijaya dengan Gus Miftah dan Ustaz Adi Hidayat.
Ustaz Adi Hidayat
Interaksi Letkol Teddy Indra Wijaya dengan Ustaz Adi hidayat terjadi saat bulan Ramadan 1446 Hijriyah atau pada Minggu (17/3/2025). Mereka bertemu di rumah sang dai.
Dalam unggahan akun Instagram @sekretariat.kabinet, ajudan Prabowo Subianto tersebut sempat mengecup tangan Ustaz Adi Hidayat setibanya di rumah sang pendakwah
"Hari yang istimewa!" bunyi caption yang disertakan akun @sekretariat.kabinet.
Selain bersilaturahmi, Letkol Teddy Indra Wijaya juga datang dalam rangka menimba ilmu ke alumni Kulliya Dakwah Islamiyyah tersebut.
Berdasarkan pantauan, eks suami Wita Nidia Hanifah itu terpantau kerap mencatat sesuatu dalam buku kecilnya saat Ustaz Adi Hidayat berbicara.
Baca Juga: Ceramah di Depan Pemerintah, Ustaz Adi Hidayat Sentil Menkeu sampai Presiden
"Bersyukur, di bulan suci Ramadan ini bisa bersilaturahmi dan kembali menimba ilmu dari Gurunda Ustaz Adi Hidayat (UAH). Sungguh mencerahkan. Terima kasih banyak Ustaz," sambung akun tersebut.
Menurut keterangan yang diperoleh dalam akun tersebut, dialog Teddy dengan Ustaz Adi Hidayat berlangsung selama kurang lebih tiga jam.
Pertemuan Ustaz Adi Hidayat dan Teddy ditutup dengan adegan berfoto bersama. Mereka juga sempat saling bertukar peci sebelum mengakhiri pertemuan.
"3 jam lebih pertemuan yang diakhiri dengan sebuah hadiah istimewa dari UAH, berupa peci yang sering beliau pakai. Rezeki yang sangat berharga di bulan suci," pungkas akun tersebut.
Gus Miftah
Sementara itu, interaksi Letkol Teddy Indra Wijaya dengan Gus Miftah diduga terjadi saat Idul Fitri 1446 Hijriyah.
Berita Terkait
-
Keutamaan Puasa Syawal 6 Hari yang Disebut Geni Faruk Seperti Setahun Berpuasa, Benarkah?
-
Film Mungkin Kita Perlu Waktu: Kisah tentang Kehilangan dan Trauma Mendalam
-
8 Potret Dulu dan Sekarang Coverboy Era 90-an, Masih Ganteng dan Kece!
-
Disinggung di Permintaan Maaf Orang Tua Arra, Benarkah Adab Harus Didahulukan Sebelum Ilmu?
-
Ceramah di Depan Pemerintah, Ustaz Adi Hidayat Sentil Menkeu sampai Presiden
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!
-
Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun
-
Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diprioritaskan untuk Produk Nasional
-
Borong Perhiasan di Passion Jewelry, Nasabah BRI Bisa Dapat Cashback hingga Rp5 Juta!
-
Perkuat Lini Serang, Kendal Tornado FC Rekrut Winger Jepang Yushi Yamaya
-
DPR Dinilai Gagal Awasi Pemerintah, 15 Akademisi Bentuk Kabinet Bayangan
-
Ulasan Novel Tuan Besar Gatsby: Saat Kekayaan Tak Mampu Membeli Cinta
-
Kasus Sutrimo Jadi Ujian Negara, Koalisi Sipil Desak Usut Tuntas Kaitan dengan Eks Jampidsus
-
Rio Fahmi Yakin Persija Berkembang Usai Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026
-
Tito Mohon-mohon ke Purbaya Minta Cairkan Tambahan Anggaran Rp 6 T buat Pemulihan Sumatra