2. 'Bapak Pembangunan' dan Soeharto
Titiek Puspa pernah merilis sebuah lagu berjudul Bapak Pembangunan.
Lagu tersebut dipersembahkan secara spesial untuk mendiang presiden Republik Indonesia yang kedua, yaitu Soeharto.
Kemunculan lagu tersebut mengundang kritikan besar kepada Titiek Puspa.
Sang legenda musik dituding sengaja mencari muka keluarga Cendana melalui lagu tersebut, yang mana memang mengisyaratkan 'sanjungan' kepada Soeharto.
Kritikan-kritikan tersebut berlangsung dengan cukup lama dan membuat citranya kurang baik di mata publik.
Namun Titiek Puspa teguh pendirian dengan keputusannya, di mana menilai lagu tersebut adalah lagu yang dibuat didasarkan pada nilai-nilai yang ditangkapnya atas pemerintahan Soerharto.
3. Emas yang Dijual
Bagi seorang Titiek Puspa, kesulitan finansia itu benar adanya.
Baca Juga: Apa Agama Titiek Puspa? Legenda Musik Indonesia Meninggal Dunia Usia 87 Tahun!
Banyak yang mungkin menyalahpahami kehidupan mendiang, sebagai seseorang yang selalu ada dan selalu kaya.
Namun sejatinya, dalam secuil kisah, Titiek Puspa merasakan pahitnya tidak memiliki pemasukan untuk menghidupi keluarga sendiri.
Sepanjang 1980-1982, ada permasalahan pada pita suara Titiek Puspa yang membuatnya vakum dari dunia musik.
Akibatnya, Titiek Puspa tidak memiliki penghasilan dan harus berhadapan dengan kebahagiaan putrinya yang ingin menikah.
Titiek Puspa yang tidak ingin mengecewakan anak mengambil satu keputusan bulat, yaitu menjual emas simpanannya demi modal anak medikah.
4. Dalam Sehat, Dalam Sakit
Titiek Puspa menikah sebanyak dua kali. Kali kedua dengan seorang musisi jazz Mus Mualim.
Suatu hari, kesehatan Mus Mualim menurun hingga suami Titiek Puspa tersebut tidak bisa berjalan.
Cobaan tersebut semakin terasa pahit dengan kondisi ekonomi rumah tangga mereka yang tidak baik-baik saja.
Titiek Puspa yang tidak memilikin penghasilan harus terseok-seok menemani pengobatan suami.
Hingga ketika terang kembali, Titiek Puspa merilis lagu Apanya Dong yang menjadi bekal tambahan untuk membawa suami berobat ke Jepang.
5. Rumah Terbakar
Cobaan tidak berhenti, namun hanya silih berganti.
Usai setengah bulan berada di Jepang, Titiek Puspa dan suami kembali ke tanah air lalu berlibur ke Singapura.
Namun ketika mengistirahatkan diri, rumah Titiek Puspa dan suami mengalami kebakaran.
Mulanya, ketika kabar diterima, anak Titiek Puspa berbohong dan menyampaikan bahwa hanya bagian dapur yang terbakar.
Titiek Puspa memberanikan diri untuk memeriksa secara langsung kondisi rumahnya yang sepenuhnya hangus.
Alih-alih tenggelam dalam kesedihan, Titiek Puspa memilih ikhlas dan berserah diri kepada Tuhan.
6. Suami Pergi untuk Selamanya
Patah hati yang mungkin paling menyakitkan bagi Titiek Puspa adalah ketika suami pergi untuk selama-lamanya.
Suami melarang Titiek Puspa untuk menerima pekerjaan di akhir tahun.
Namun sang legenda musik tanah air ini mementingkan biaya obat suaminya yang mahal dan memilih bekerja.
Sesampainya di kediaman pada 31 Desember 1990, Titiek Puspa harus berhadapan dengan kondisi kesehatan suaminya yang semakin memburuk.
Tepat pada pukul 13.00 WIB keesokan harinya, Mus Mualim menghembuskan napas terakhir di atas kloset toilet. Suami Titiek Puspa meninggal dunia pada tahun baru, 1 Januari 1991.
7. Perjuangan Melawan Sakit
Titiek Puspa memiliki perjuangan tersendiri melawan sakit.
Usai ditinggal suami, Titiek Puspa sempat divonis kanker dan memilih beragam perawatan untuk menyembuhkan diri.
Satu di antaranya adalah meditasi, yang selain sering dilakukannya juga dipromosikan sebelum meninggal dunia.
Namun, takdir membawa Titiek Puspa ke rumah sakit dengan ditemukannya pendarahan di bagian otak.
Usai berjuang selama beberapa waktu, Titiek Puspa meninggal dunia pada Kamis (10/4/2025).
Selamat jalan, legenda!
Berita Terkait
-
Titiek Puspa Berpulang, Anak Sampaikan Pesan Haru: Mohon Dibukakan Pintu Maaf
-
Mengenang Titiek Puspa, Perjalanan Karier Sang Legenda Hingga Akhir Hayat
-
Inul Daratista Sebut Titek Puspa Wonder Woman
-
Titiek Puspa Meninggal, Morgan Oey Kenang Nasihat Rendah Hati dan Jangan Lupa Menabung
-
Innalillahi... Titiek Puspa Meninggal: Ucapan Duka Banjiri Media Sosial
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Bedak Shade Light Beige Cocok untuk Warna Kulit Apa? Ini 5 Rekomendasinya dari Produk Lokal
-
6 Daftar Mobil Listrik yang Dapat Subsidi Pemerintah, Terbaik untuk Libas Jalanan Kota
-
Profil Sitti Husniah Talenrang, Bupati Gowa yang Diperiksa Polisi Terkait Korupsi Seragam Sekolah
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK