Suara.com - Film Mendadak Dangdut yang pertama dirilis pada 2006 dibuat versi baru. Tapi sang sutradara, Monty Tiwa menolak film tersebut merupakan reboot atau remake.
Menariknya, karakter Rizal Maduma masih ada di film Mendadak Dangdut 2025. Pemerannya juga masih sama, yaitu Dewi Sasono.
Naik level dari pemilik organ tunggal orkes kampung di film pertamanya, kini Rizal jadi seorang produser dan promotor musik.
Rizal Maduma di film terbaru juga mendapat julukan "Raja Dangdut."
Karakter Rizal cukup kuat di film Mendadak Dangdut. Karena itu, tercetus ide spin-off atau film sempalan untuk karakter Rizal.
"Itu menarik juga, karena perjalanan Rizal pasti akan panjang gitu kan," kata Dwi Sasono dalam konferensi pers peluncuran trailer Mendadak Dangdut (2025) di Jakarta baru-baru ini.
Dewi Sasono tentu tak punya kewenangan untuk mengeksekusi ide tersebut.
Karena itu, di kesempatan yang sama, Dewi menyerahkan sepenuhnya pada sang sutradara.
Monty menyambut ide tersebut dengan tangan terbuka. Ia tak menampik karakter Rizal di Mendadak Dangdut memang cukup kuat.
Baca Juga: Trailer Mendadak Dangdut Versi Baru Resmi Dirilis, Anya Geraldine Menyamar Jadi Pedangdut Pantura
"Karena aku yakin karena memang peran ini make for Dwi sih, Rizal ini. Mungkin kalau teman-teman belum tahu, memang Mendadak Dangdut (2006) itu film pertamanya Dwi ya, terutama sebagai pemeran utama," kata Monty Tiwa.
Peluncuran trailer Mendadak Dangdut (2025)
Sinemart dan Amadeus Sinemagna resmi merilis trailer Mendadak Dangdut pada Rabu (9/4/2025) kemarin. Di acara tersebut hadir pula deretan pemain dan tim kreatif.
Bukan cuma trailer, acara tersebut juga dijadikan momen untuk meluncurkan Music Video "Jablai" yang jadi lagu ikonik dari film Mendadak Dangdut.
Lagu ini dinyanyikan oleh Anya Geraldine sebagai bintang utamanya. MV Jablai disutradarai oleh Indra Yudhistira.
Sementara, penonton baru bisa menyaksikan film Mendadak Dangdut versi baru ini di bioskop Indonesia mulai 30 April mendatang.
Berita Terkait
-
Dwi Sasono Kena Musibah, Apa Bahaya Garam di Tangki Bensin Mobil? Ini Penyebab dan Solusinya
-
5 Dugaan Penyebab Tangki Mobil Dwi Sasono Dipenuhi Bubuk Putih, Nomor 3 Masuk Akal
-
Dwi Sasono Temukan Serbuk Putih di Tangki Mobil, Sabotase atau Bensin Oplosan?
-
Review Film Keluarga Super Irit: Lebih dari Sekadar Komedi, Satir Ringan yang Kena Banget!
-
Perbedaan Film Keluarga Super Irit vs Komik, Adaptasi dari Manhwa Korea
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
-
Selisih Harganya Fantastis! Drone Shahed Iran Rp320 Juta vs Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
K-Pop Bertemu Koplo, Uniknya Akulturasi Budaya di Film Terbaru Sheryl Jesslyn
-
Dibuang ke Panti Jompo setelah Besarkan Anak, Kisah Pilu Nirina Zubir di Film Jangan Buang Ibu
-
Freelance: Upaya John Cena Selamatkan Karier dan Nyawa di Tengah Kekacauan, Sahur Ini di Trans TV
-
Final Destination 5: Menantang Maut di Jembatan Gantung, Malam Ini di Trans TV
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Sold Out on You, Ahn Hyo Seop Jadi Petani di Romcom Baru Netflix
-
Ratu Rizky Nabila Kepincut Pesulap Merah, Bukti Sahih Studi Pria Beristri Lebih Menarik
-
Momen Video Call Terakhir, Raffi Ahmad Tenangkan Vidi Aldiano yang Pusing Digugat Miliaran
-
Anggaran Rp14 Miliar untuk 72 Mobil Listrik, Pemprov NTB Dikritik Lakukan Pemborosan