Suara.com - YouTuber sekaligus chef Bobon Santoso telah mematenkan konten 'Masak Besar Bobon Santoso' secara hak cipta yang dilindungi. Ia pun berharap kreator konten yang lain tidak lagi memplagiat ide kontennya itu.
Melalui sebuah postingan di Instagram pada Sabtu (12/4/2025), Bobon Santoso mengumumkan bahwa konten bertajuk 'Masak Besar Bobon Santoso' telah resmi terdaftar dan dilindungi secara hukum.
"Perlindungan Hak Cipta 'Masak Besar Bobon Santoso'," bunyi tajuk postingan Bobon Santoso.
"Dengan penuh rasa syukur dan bangga, saya ingin mengumumkan bahwa karya orisinal 'Masak Besar Bobon Santoso' kini telah resmi terdaftar dan memperoleh perlindungan hukum melalui pendaftaran Hak Cipta," bunyi keterangan pada surat terbuka itu.
Keputusannya itu adalah wujud nyata dari komitmen Bobon Santoso dalam menjaga keaslian iden serta kreativitas yang sudah dibangun sejak 2019 lalu.
"Ini adalah wujud nyata dari komitmen saya untuk menjaga orisinalitas karya serta memberikan perlindungan yang layak atas ide dan kreativitas yang telah saya bangun sejak Februari 2019," imbuhnya.
Bagi Bobon Santoso, 'Masak Besar Bobon Santoso' tidak hanya konten digital semata. Namun, sebuah manifestasi dari mimpi, riset, eksperimen, dan passion-nya.
"Masak Besar Bobon Santoso bukan sekedar sebuah konten digital. Ia adalah manifestasi dari mimpi, riset, eksperimen, dan passion yang telah saya curahkan dalam perjalanan panjang sebagai kreator," sambungnya lagi.
Pria yang baru-baru ini mualaf itu melanjutkan, "Setiap video, setiap ide besar yang terwujud di dalamnya, lahir dari proses yang tidak instan dan penuh perjuangan."
Baca Juga: Tak Kapok Dikritik, Willie Salim Kini Siapkan 3 Sapi Buat Masak Bareng Ustaz Derry Sulaiman
Itulah sebabnya Bobon Santoso mendaftarkan karyanya itu ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum RI (DJKI Kemenhum) supaya hak-haknya sebagai pemilik karya tetap dihormati.
"Dengan mendaftarkan karya ini, saya ingin memastikan bahwa hak-hak saya sebagai pencipta tetap dihormati. Langkah ini bukan sekedar soal legalitas, tetapi tentang menjaga integritas proses kreatif dan memberikan ruang bagi orisinalitas untuk tumbuh tanpa batas," jelasnya.
Bobon Santoso percaya bahwa setiap karya memiliki nilai yang pantas untuk dilindungi serta dihargai, terlepas dari besar kecilnya kreativitas tersebut.
"Langkah ini tidak sematamata demi kepentingan pribadi. Lebih dari itu, ini adalah bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai orisinalitas, integritas proses kreatif, serta hak moral seorang pencipta," tuturnya lebih lanjut.
Bobon Santoso berharap keputusannya ini dapat menjadi inspirasi bagi kreator konten yang lain, bahwa karya bukan hanya untuk dibagi, tetapi juga dijaga, dihormati serta dibela.
Pada slide terakhir unggahannya, Bobon Santoso mengunggah Surat Pencatatan Ciptaan yang diajukan pada 11 April 2025 lalu. Surat resmi yang menyatakan hak cipta tersebut berlaku selama 50 tahun ke depan.
Walau telah dijelaskan dalam postingannya secara implisit, Bobon Santoso tetap memperigatkan kreator konten yang lain untuk tidak melakukan plagiarisme terhadap karyanya.
"Stop plagiat karya orang lain! Jika tidak mengindahkan, terpaksa jalur hukum kami tempuh. Kan namanya konten kreator, harus kreatif. Salam hangat dari Chef Rakyat Indonesia," pungkas Bobon Sanstoso.
Pada kolom komentar, warganet menduga alasan Bobon Santoso mendaftarkan konten masak-masak besarnya karena sempat diikuti oleh kreator konten Willie Salim hingga menyebabkan kontroversi.
"Kehabisan bahan konten ko, lihat konten Kuali Merah Putih rame, jadi ikut-ikutan," sindir seorang warganet.
"Segitu bencinya kah sama Willie Salim?" tanya seorang warganet, yang langsung dibalas oleh Bobon Santoso bahwa ia hanya ingin melindungi karyanya.
"Tidak membenci tapi melindungi kekayaan intelektual sendiri. Apa salahnya?" terang Bobon Santoso.
Berita Terkait
-
Foto Bareng Ruben Onsu, Willie Salim Diminta Ikuti Jejaknya Peluk Islam
-
Belum Yakin 100 Persen Mualaf, Bobon Santoso Tidak Salat Idulfitri: Gue Kira Kayak Natal...
-
Beda Cara Lebaran Pertama Ruben Onsu dan Bobon Santoso usai Mualaf, Ada yang Terkesan Main-main
-
4 Artis Jalani Lebaran Pertama Sebagai Mualaf, Bagikan Momen Haru
-
Panas Ariel NOAH vs Ahmad Dhani soal Royalti, Penyanyi Ini Justru Banjir Pujian
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
3 Perbedaan Mencolok Ending 5 Centimeters per Second Animasi vs Live Action 2026
-
Dapat Info Mau Dijebak, Awkarin Langsung Tes Narkoba ke RS: I'm Clean!
-
Akhirnya Tayang, The Strangers 3 Resmi Jadi Penutup Trilogi yang Mencekam
-
Bintangi Series Tiba-Tiba Brondong, Tatjana Saphira Kepincut Fadi Alaydrus
-
Brandon Salim Umumkan Kelahiran Anak Pertama, Resmi Sandang Status Ayah
-
6 Koleksi Mobil Jejouw yang Terseret Kasus Dugaan Pelecehan Mohan Hazian
-
8 Rekomendasi Film Terbaik Tayang di Netflix Februari 2026
-
Devano Curhat Pilu Film Caper Tak Laku di Bioskop, Totalitas Tak Terbalas
-
Hadiah Ultah Pernikahan Terindah, Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon Umumkan Kehamilan
-
Miris! Penampilan Drumband 'Solehot' di Sekolah Islam di Demak Curi Perhatian Publik, Netizen Geram