Suara.com - Rapper asal Amerika Serikat (AS) Azealia Banks belakangan mencuri perhatian warganet karena menyebut Indonesia sebagai 'tempat sampah dunia'. Berbagai reaksi pun muncul, baik pro maupun kontra.
Sang musisi pun mencoba meluruskan maksudnya dalam cuitan terbaru. Ia menegaskan bahwa postingan sebelumnya bukan untuk menegur Indonesia, tetapi justru negara-negara besar seperti AS dan Eropa.
Mulanya, Azealia Banks membalas utas akun @IndoPopBase yang menyebut bahwa dirinya mengkritik Indonesia.
"Azealia Banks mengkritik Indonesia dalam cuitan terbaru: 'Indonesia adalah tempat sampah dunia'," cuit akun @IndoPopBase pada Sabtu (12/4/2025) pekan lalu.
Seolah khawatir caption tersebut dapat membuat warganet Indonesia di X salah paham, Azealia Banks kembali menjelaskan melalui sebuah balasan di akun X-nya, @azealiaslacewig.
"Ini bukan mengkritik mereka (Indonesia), tetapi mengkritik dunia karena menggunakan Indonesia sebagai tong 'sampah' sialan mereka," ujar perempuan asal Harlem, New York, itu.
Namun, sampah yang disebutkan oleh Azealia Banks bukan hanya berbentuk limbah saja, tetapi juga produk-produk besar yang bukan buatan Indonesia.
Azealia Banks pun menyinggung video klipnya sendiri yang berjudul Count Contessa. Video klip tersebut dibuat di Bali sekitar 9 tahun yang lalu, tepatnya pada 2016.
Perempuan 33 tahun itu menyebut klip awal dari videonya memperlihatkan tumpukan 'sampah'. Sementara gambar yang diperlihatkan pertama adalah restoran cepat saji McDonald atau McD.
Baca Juga: Letkol Teddy Indra Wijaya Ulang Tahun ke-36, Mantan Pacar Nikita Mirzani Kasih Kejutan
"Apa kalian nggak lihat tumpukan sampah di awal video klip Count Contessa? Video itu dibuat di Bali, (sampah) itu tentunya bukan dari warga sana, tapi dari Eropa dan AS, yang dikirim ke negara lain buat 'ditangani'," tegasnya, dikutip pada Rabu (16/4/2025).
Menurutnya, 'sampah-sampah' yang dikirim dari negara-negara besar ke Indonesia merupakan bentuk lain dari sikap rasisme dan penindasan.
"Itu sangat menindas dan merupakan bentuk rasisme lingkungan yang besar. (Tapi) tidak ada yangg menegur 'mereka'," geram Azealia Banks.
Penulis lagu itu menambahkan, "Apa untungnya bagiku menyalahkan mereka (Indonesia) atas masalah yang seharusnya diselesaikan dunia sebelum seluruh dunia terlihat bagai tong sampak yang sangat tercemar?"
Sejumlah warganet turut mendukung pernyataan Azealia Banks di kolom komentar. Bahkan, ada warganet internasional yang menyentil pemerintah Indonesia yang seharusnya bisa menolak 'sampah-sampah' tersebut.
"Pemerintah Indonesia selalu bisa menolak 'sampah' dari negara Barat. Malaysia sudah melakukannya di 2019 atau 2020, terutama untuk sampah plastik. Sistem penjual siap beli harus dipatahkan dan negara penerima harus mempertimbangkan lingkungan sebagai prioritas utama," ujar seorang warganet.
Berita Terkait
-
Plesetkan Marga Rayen Pono Jadi 'Porno', Ahmad Dhani Minta Jangan Dibesar-besarkan: Ini Salah Paham
-
Jadi Anggota DPD, Komeng Akui Tak Dapat Jatah Mobil Dinas
-
Nagita Slavina Girang Anak Dapat Kado Fendi, Reaksi Baby Lily di Luar Dugaan
-
Hotman Paris Sarankan Atalia Praratya Mencotek Istrinya: Jangan Paksa Memilih
-
5 Kontroversi Azealia Banks, Terbaru Sebut Indonesia 'Tempat Sampah Dunia'
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil