Dicari jejak digitalnya, Soleh Solihun rupanya meminta masyarakat berpikir ulang mengenai UU Ciptaker atau Omnimbus Law.
"Seringkali, yang bikin saya gak ikut mengutuk pengusaha yang kurang memerhatikan kesejahteraan karyawannya adalah kenyataan bahwa pembantu di rumah saya gajinya masih di bawah UMR," cuitnya pada Oktober 2020.
Soleh Solihun pun sudah terbiasa bekerja lebih dari delapan jam ketika jadi wartawan tanpa uang lembur.
Hingga berita ini ditulis, Soleh Solihun belum menuliskan cuitan baru atau menanggapi komentar-komentar tersebut.
Perusahaan yang lokernya dibagikan Soleh Solihun adalah PT Kembang Potensi Indonesia.
Berdasarkan website resminya, Kembang Potensi merupakan organisasi yang berfokus pada penyediaan solusi pengetahuan dan pembelajaran.
Mereka memberikan program pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia untuk setiap kebutuhan klien.
Program pelatihan di Kembang Potensi pun berpedoman pada kompetensi The Future of Jobs Report 2020 The World Economic Forum (WEF).
Sementara di loker yang diunggah Soleh Solihun, kandidat Social Media Specialist Freelance nantinya akan fokus pada lini bisnis konsultasi pendidikan kampus-kampus unggulan di Malaysia.
Baca Juga: Lowongan Kerja Tamatan SMA di Medan, Update Hingga 20 Oktober 2024
Profil Soleh Solihun
Soleh Solihun merupakan lulusan S1 Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran.
Sebelum menjadi komika, Soleh berkarier sebagai reporter di majalah Trax (2004-2005), editor di Playboy Indonesia (2006-2008), dan editor di Rolling Stone Indonesia (2008-2012).
Soleh juga pernah menjadi penyiar di Indika FM Jakarta selama empat tahun.
Karier Soleh Solihun sebagai komika dimulai dari program "Stand Up Comedy Show" Metro TV pada 2011.
Kini Soleh melebarkan sayapnya di dunia perfilman Indonesia dengan menjadi seorang aktor, sutradara, hingga penulis skenario.
Lebih dari 20 film, empat serial web, dan satu serial televisi telah dibintangi Soleh.
Film Mau Jadi Apa? (2017) merupakan debut Soleh Solihun sebagai sutradara bersama Monty Tiwa sekaligus penulis naskah.
Soleh juga merupakan sutradara untuk film dokumenter Harta Tahta Raisa (2024).
Kehidupan pribadi Soleh Solihun pun tak kalah disorot. Lahir di Bandung, 2 Juni 1979, Soleh menikah dengan wanita bernama Tetta Riyan Valentia dan memiliki dua anak.
Soleh tergabung di geng motor The Prediksi yang diketuai Andre Taulany sejak 2018.
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Lowongan Kerja Program BIBIT BSI 2025
-
Cek FAKTA: Info Loker McDonalds Indonesia di TikTok, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Lowongan Kerja PT Ajinomoto Mendaftar via Tautan di TikTok
-
CEK FAKTA: Info Loker Indomaret Daftar Lewat WA
-
Kenal Tiga Anggota RUU TNI, Pandji Pragiwaksono Sebut Satu Nama yang Paling Menyita Perhatian
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Bahlil Ubah Kuota RKAB Minerba 2026, Perusahaan Setor Royalti Terbesar Diprioritaskan
-
Remember Fest x Cube Concert Siap Gebrak Jakarta dengan Nostalgia dan Inovasi
-
Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo
-
Apakah Pakai Tinted Sunscreen Aman untuk Kulit Berjerawat? Simak Jawabannya di Sini!
-
Kaki Hilang dan Tangan Terikat, Jasad Mutilasi di Depok Ditemukan Saat Warga Bakar Karung
-
Geger di Garut! Dendam Lama Berujung Pembacokan, Pria Serang Kerabat Pakai Golok
-
KPK Geledah Kantor Imigrasi Jaksel, Usut Kasus Gratifikasi Eks Wamen Silmy Karim
-
MBG Telan Korban, BGN Naikkan Status Kasus dan Sanksi Tegas Pelaku
-
Pemerintah Lebih Untung Jika Jalankan Putusan MK Soal MBG di 2027, Pakar UGM Jelaskan Alasannya
-
Lolos Final Piala Presiden 2026, Igor Tolic Justru Ungkap Alarm Bahaya untuk Persib Bandung