Suara.com - Pandji Pragiwaksono turut mengomentari perihal RUU TNI yang tengah menjadi sorotan masyarakat.
Berawal dari cuitan akun X @MartoArt yang meminta Pandji Pragiwaksono mengundang Ketua Panja RUU TNI Komisi I DPR RI, Utut Adanto menjadi bintang tamu podcastnya.
"Pandji, ajak tuh Utut Sekak, sembari ngobrolin #tolakruutni," cuitan akun X tersebut, Sabtu (15/3/2025).
Kali ini Pandji Pragiwaksono tak menanggapi cuitan akun X mengenai RUU TNI tersebut dengan serius.
Pandji Pragiwaksono hanya mengatakan dirinya mengenal 3 nama dari daftar anggota Panja RUU TNI yang diunggah akun X tersebut.
Namun, komedian 45 tahun itu salah fokus dengan satu nama dalam daftar anggota Panja RUU TNI, yakni H Oleh Soleh dari fraksi PKB.
Sebab, nama anggota Panja RUU TNI fraksi PKB tersebut mirip dengan rekannya sesama komedian, Soleh Solihun.
"Gue kenal 3 nama di daftar ini. Walaupun yang paling menarik perhatian adalah "H Oleh Soleh SH"," cuitan Pandji Pragiwaksono, Minggu (16/3/2025).
Warganet lantas menduga H Oleh Soleh yang membuat Pandji Pragiwaksono salfok adalah nama asli komedian Soleh Solihun.
Baca Juga: Lampu Hijau, Venna Melinda Lebih Pilih Fuji Ketimbang Natasha Wilona
"Haji Oleh Soleh Soli Hun," kata @welldo**.
"Ternyata nama panjang bang Soleh Solhun," kata @hanif***.
"Tebak nama adiknya, dari Soleh, untuk Soleh, oleh Soleh," kata @joel***.
Sebagai informasi tambahan, diberitakan sebelumnya, RUU TNI ini menjadi kontroversi karena diadakan secara tertutup dan di luar gedung DPR.
Sebab, rapat RUU TNI yang diadakan oleh Komisi I DPR RI bersama perwakilan pemerintah berlangsung pada 14-15 Maret 2025 di Hotel Fairmont, Jakarta.
Sedangkan, revisi RUU TNI ini mencakup beberapa pasal yang dianggap kontroversial, seperti penambahan jumlah jabatan sipil yang boleh diduduki prajurit aktif, perluasan tugas OMSP, dan perubahan usia pensiun prajurit.
Karena itu, Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan melakukan aksi protes di Hotel Fairmont pada tanggal 15 Maret 2025, menuntut agar proses revisi RUU TNI dihentikan karena tidak sesuai dengan proses legislasi yang transparan dan partisipatif.
Berita Terkait
-
Terus Layangkan Kritikan Tajam, Fedi Nuril: Revisi UU TNI Tak Masuk Prolegnas
-
Kebaikan Nikita Mirzani Yang Tidak Diketahui Banyak Orang, Kini Ditahan Kasus Pemerasan
-
Fedi Nuril Bikin Zarry Hendrik yang Bela Revisi UU TNI Bungkam Seribu Bahasa
-
Personel Letto Muak: Polisi Menusuk dari Depan, Tentara Diam-diam Menikam di Belakang, Kita Mati..
-
Bicara Sebagai Staf Khusus Menhan, Deddy Corbuzier Tegaskan Rapat Panja RUU TNI Tak Bahas Soal Dwifungsi
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total