Selalu Ada di Nadimu
Lagu Selalu Ada di Nadimu adalah salah satu OST Jumbo yang cukup menarik perhatian sejak film tersebut dirilis.
Selain itu, lagu tersebut semakin terkenal dengan dinyanyikan oleh BCL (Bunga Citra Lestari).
Namun masih banyak yang tidak tahu menahu mengenai siapa sosok-sosok kreatif di balik penciptaan lagu tersebut.
Siapa kah pencipta lagu Selalu Ada di Nadimu ini?
Berdasarkan penelusuran Suara.com, lagu ini diciptakan oleh tiga pionir yang dikenal dengan nama Laleilmanino.
Laleilmanino adalah supergrup dari para pencipta lagu dan produser musik yang terdiri dari Arya Aditya Ramadhya, Ilman Ibrahim dan Anindyo Baskoro.
Arya Aditya Ramadhya dan Ilman Ibrahim adalah personil dari grup jazz asal Jakarta, Maliq & D'Essentials.
Sementara Anindyo Baskoro lebih dikenal dengan nama Nino dan bergabung dalam grup musik Nino.
Baca Juga: Sukses Besar, Ryan Adriandhy Mau Rilis Film Jumbo Versi Directors Cut?
Nama Laleilmanino sendiri diambil dan diinspirasi dari ketiga nama anggotanya, yaitu Lael (nama panggilan Arya Aditya Ramadhya), Ilman, dan Nino (nama panggilan dari Anindyo Baskoro).
Laleilmanino sendiri sudah terbentuk sejak 2014 lalu dan sudah menciptakan lebih dari 50 lagu.
Selain Selalu Ada di Nadimu yang kemudian dinyanyikan oleh BCL, Laleilmanino juga sudah menciptakan lagu-lagu untuk musisi muda.
Sebut saja, ada Lyodra, Marion Jola, dan Tiara Andini.
Laeilmanino juga pernah menciptakan lagu untuk Rizky Febian, Vidi Aldiano yang pernah berkolaborasi dengan Andien dalam lagu Hingga Nanti pada 2016 lalu.
Tidak terlupakan karya Laeilmanino berjudul Hingga Ujung Dunia yang kemudian dinyanyikan oleh pasangan artis paling diperbincangkan, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.
Untuk Selalu Ada Di Nadimu sendiri, berbicara mengenai kasih ibu kepada anaknya yang tidak lekang oleh waktu.
Apakah Anda sudah mendengarkan lagunya dan turut bergetar merasakan maknanya?
Berita Terkait
-
Apresiasi Film Jumbo yang Menginspirasi Animasi Indonesia
-
5 Film Animasi Terlaris Asia Tenggara, Jumbo di Posisi Puncak!
-
Viral SD di Purwokerto Sewa 47 Angkot Demi Nobar Film Jumbo, Sutradara Sampai Terharu
-
Jumbo Tembus 4 Juta Penonton, Ryan Adriandhy Umumkan Segera Open Mic
-
Eksistensi Hantu di Film Jumbo jadi Polemik, Disebut Ancaman Akidah Anak
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda