Suara.com - Para pecinta film Thailand di Indonesia dikejutkan dengan kabar kurang menyenangkan.
Film The Red Envelope yang sangat dinantikan ternyata masih dalam proses sensor, sehingga muncul kekhawatiran akan batal tayang di Indonesia.
Melalui unggahan resmi di Instagram, Klikfilm mengumumkan pembatalan acara special screening film ini yang sedianya berlangsung pada 26 April 2025.
Alasan pembatalan tersebut adalah belum rampungnya proses sensor di Lembaga Sensor Film (LSF).
"Dengan berat hati, kami sampaikan bahwa penayangan special screening film The Red Envelope pada 26 April 2025 terpaksa dibatalkan," demikian pernyataan resmi Klikfilm.
"Saat ini, film masih dalam proses diskusi dengan pihak LSF dalam hal penerbitan Surat Tanda Lulus Sensor," bunyi pengumuman lebih lanjut.
Bagi yang telah membeli tiket, pihak penyelenggara menjanjikan proses pengembalian dana secara penuh.
Adaptasi Film Taiwan Marry My Dead Body
The Red Envelope sendiri merupakan adaptasi dari film Taiwan populer berjudul Marry My Dead Body yang rilis pada 2022.
Baca Juga: Jogja Film Pitch and Fund 2024 Digelar, Terpilih 4 Film Karya Sineas Lokal yang Menggugah Sanubari
Disutradarai oleh Chayanop Boonprakob, yang sebelumnya sukses besar lewat Friend Zone, film ini menggabungkan unsur komedi, supernatural, dan romantis.
Budaya Thailand juga sangat kental dalam The Red Envelope, menjadikannya tontonan yang segar sekaligus unik.
Film ini mempertemukan kembali dua aktor Thailand yang memiliki basis penggemar besar, PP Krit Amnuaydechkorn dan Putthipong Assaratanakul (Billkin).
Chemistry Billkin dan PP Krit di serial I Told Sunset About You dan I Promised You The Moon begitu apik, membuat mereka dicintai para penggemar.
Reuni keduanya di layar lebar menjadi daya tarik tersendiri yang menambah antusiasme penggemar.
Sinopsis The Red Envelope
Berita Terkait
-
Sinopsis, Daftar Pemain, dan Jadwal Tayang Film Mission Impossible: The Final Reckoning
-
Thunderbolts* Tayang 30 April, Tonton Dulu 5 Film dan Serial MCU Ini!
-
Ryan Adriandhy Batal Rilis Film Jumbo Director's Cut, Apa Alasannya?
-
Jadi Penambang Pasir yang Kejam di Film Angkara Murka, Raihaanun: Indah Banget!
-
Respons Joko Anwar Usai Film Jumbo Lampaui Pencapaian Pengabdi Setan 2: Communion
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bahlil Semprot AMPI: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'
-
Proyek PSEL Legok Nangka Dimulai, Ditarget Sulap 2.131 Ton Sampah Bandung Jadi Listrik
-
Curang! John Herdman Usir Pelatih Vietnam Intip Pemanasan Timnas Indonesia
-
Lansia di Cakung Disekap Saat Hendak Salat Zuhur, Emas hingga HP Raib Digondol Perampok
-
Siapa Ece Andi? Penjual Cilok Pelabuhanratu yang Viral Karena 'Mirip' Lionel Messi
-
Permudah Transaksi Mahasiswa Indonesia di Hong Kong, BNI Perluas Ekosistem Keuangan Digital
-
Digerebek di Denpasar, Pria Ini Simpan Ekstasi dan 5 Senpi Rakitan di Ruang Tamu
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Vietnam: Mitchell Baker Juru Gedor, Thom Haye Kunci
-
Bukan Pagar Malnya yang Salah, Diamnya Manajemen Dinilai Bikin Geram
-
Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra