Suara.com - Hubungan Piyu dan Fadly yang tergabung dalam band Padi tampak kurang baik. Hal itu bisa dilihat dalam sebuah postingan di Instagram.
Awalnya Piyu membagikan video Ari Lasso menyanyikan lagu ciptaannya yang berjudul "Penjaga Hati".
Ari Lasso ternyata baru pertama kali menyanyikan lagu "Penjaga Hati" setelah sekian lama.
Satriyo Yudi Wahono yang merupakan nama asli Piyu pun disebutkan Ari Lasso sebelum menyanyikan lagu "Penjaga Hati".
Melalui unggahannya yang membagikan momen Ari Lasso manggung, Piyu mengucapkan terima kasih.
"Terima kasih Ari Lasso sahabatku temen ngeband dari SMA sudah mem'praktek'kan pelaksanaan ketentuan aturan yaitu 1. Hak Moral (menyebutkan nama saya sebagai pencipta lagu)," tulis Piyu di caption unggahannya pada Sabtu (26/4/2025).
"2. Memberikan Hak Ekonomi atas karya cipta melalui Direct Lisencing tentunya. Luar biasa panutan sekali," imbuhnya.
Dalam kesempatan itu pula, Piyu menyinggung Undang Undang Hak Cipta Nomor 28 tahun 2014 yang digugat oleh Vibrasi Suara Indonesia atau VISI.
Baca Juga: Rieka Roslan: Penyanyi Jangan Egois, Pencipta Lagu Juga Ditunggu Tagihan Bulanan
Ari Lasso, yang merupakan salah satu penyanyi legend, dicontohkan Piyu mau memahami UU Hak Cipta tersebut.
"Kenapa sampai harus mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi oleh VISI @vibrasisuaraindonesia yang diwakili oleh 29 penyanyi Indonesia atas pasal-pasal yang terkait dengan perlindungan Hak Cipta?" lanjut Piyu.
"Sampai di sini saya sendiri bingung, enggak habis pikir. Sumpah #justiceforcomposers," tandasnya.
Sebelumnya VISI telah memberikan klarifikasi bahwa mereka bukan menggugat UU Hak Cipta, melainkan mengajukan uji materiil ke MK.
Fadly Padi rupanya tersinggung karena Piyu menyindir 29 penyanyi Indonesia yang mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.
Pasalnya Fadly termasuk dalam 29 penyanyi tersebut. Fadly lantas meminta Piyu bertemu dengannya untuk membicarakan UU Hak Cipta yang masih jadi polemik.
Berita Terkait
-
Geger! Dirintelkam Polda Sumbar Acungkan Jari Tengah, 12 Massa Aksi Ditangkap
-
Review Film G20: Aksi Heroik Seorang Presiden dalam Menyelamatkan Dunia
-
John Cena dan Idris Elba Beraksi di Film Heads of State, Intip Trailernya
-
Review Anime Mob Psycho 100 Season 3, Penutup yang Memuaskan dari Kisah Mob
-
Bidan Jadi Sopir Ambulans: Kisah Heroik di Dairi Akibat Efisiensi Anggaran!
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Viral Kabar Anak Denada Nikah Siri dan Telantarkan Anak, Serangan Balik untuk Membungkam?
-
Korban Penganiayaan Akibat Tegur Pasutri Merokok di Motor Tak Yakin Pelaku Sudah Ditahan
-
Gosip Panas, Kim Kardashian dan Lewis Hamilton Dikabarkan Pacaran
-
Viral Remaja 18 Tahun Diperkosa 2 Polisi di Jambi, Impian Jadi Polwan Pupus
-
Bikin Susah Move On! Kupas Tuntas Konser Perdana ATEEZ di Indonesia
-
Richard Lee Absen Sidang Praperadilan karena Sakit, Doktif: Di TV Kelihatan Sehat Banget
-
Daftar Lengkap Pemenang Grammy Awards 2026, Ada Bad Bunny hingga Lady Gaga
-
Selain Ressa, Denada Juga Mohon Maaf ke Almarhumah Ibunya: Semoga Dosa Khilaf Saya Diampuni
-
Hamil Besar Anak Ketiga, Zaskia Sungkar Akui Geraknya Kini 'Slowmo' Kayak Siput
-
Buka Suara Soal Ressa, Denada Sebut Kondisi Mental Jadi Alasan Tak Rawat Anak