Namun setelah berkonsultasi dengan Sutrisno Buyil, ketua Forwan, format acara berubah menjadi ajang penghargaan kepada para perempuan.
"Saya itu mau bikin konser tunggal, tapi penontonnya perempuan. Saat membicarakan ini, ada ide, 'kenapa nggak bikin Anugerah Kartini Musik dan Film'?" kata Nana Mardiana kepada Suara.com saat ditemui di Gambir, Jakarta Pusat pada Senin (21/4/2025).
Acara tersebut tadinya memang mau digelar tepat di Hari Kartini, 21 April 2025. Namun karena satu dan lain hal, penghargaan ini akhirnya diadakan pada Selasa, 29 April 2025.
"Nggak masalah diundur, karena (tujuan) acara ini adalah untuk membuka cakrawala baru untuk imej perempuan. Ini harus kita apresiasi karena pekerjaan dan prestasinya," papar Nana Mardiana.
Karena itu, Anugerah Kartini Musik dan Film Indonesia 2025 hanya akan memberikan penghargaan kepada para perempuan. Namun acara ini tidak tertutup kepada para laki-laki yang hadir sebagai penonton.
"Semua nominator adalah perempuan. Lengkapnya ada lima nominator di masing-masing kategori," kata Nana Mardiana.
Selengkapnya dalam Anugerah Kartini Musik dan Film Indonesia, akan ada 14 kategori.
Nana Mardiana menerangkan, untuk bisa mengkurasi deretan penyanyi dan bintang film tersebut ke dalam nominasi, penyelenggara melibatkan wartawan.
"Kurasinya melalui pengamatan 100 wartawan. Jadi wartawan juga bagian dari artis, karena berkat mereka, karya tersebut bisa didokumentasikan dalam bentuk tulisan," kata Nana Mardiana.
Baca Juga: Geger Nominasi Kartini Musik dan Film 2025: Bernadya Bersaing dengan Elvy Sukaesih!
Bukan hanya mengkurasi, Nana mengatakan, para wartawan itulah yang juga akan menyeleksi pemenang dari sederet nominator.
Berita Terkait
-
Geger Nominasi Kartini Musik dan Film 2025: Bernadya Bersaing dengan Elvy Sukaesih!
-
Anugerah Kartini Musik dan Film Indonesia Siap Digelar, Bernadya hingga Elvy Sukaesih Masuk Nominasi
-
Hati Connie Sutedja Hancur dengar Nani Wijaya Meninggal: Kami ke Mana-Mana Selalu Berdua
-
Nani Wijaya Meninggal, Connie Sutedja Merasa Bersalah
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Update Harga Emas Antam Hari Ini: Stabil di Level Rp2.603.000 per Gram
-
5 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 3 Agustus 2026: Peluang Dapat Sumber Uang Baru
-
Cha Eun Woo Ajukan Banding atas Ketetapan Pajak, Agensi Beri Tanggapan
-
Timnas Indonesia vs Vietnam, Rizky Ridho: Kunci Bisa Menang Jangan Mau Diprovokasi
-
Tragedi Petugas Damkar di Kramat Jati Jadi Alarm Bahaya Sampah Ilegal di Jakarta
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan