Suara.com - Artis Gandhi Fernando bersiap merilis karya terbaru. Kali ini Gandhi Fernando menjadi penulis dengan meluncurkan novel horor.
Lelaki berusia 35 tahun ini menggarap novel berjudul Penunggu Rumah: Buto Ijo yang merupakan adaptasi dari film dengan judul yang sama.
Untuk penggarapan novel ini, Gandhi Fernando tidak sendirian. Dia menggandeng penulis ternama Muthia Esfand.
Dalam pernyataannya, Gandhi Fernando bilang bahwa ini menjadi pengalaman baru bagi dirinya.
Gandhi Fernando menjadi penulis dengan meluncurkan novel horor. Lelaki berusia 35 tahun ini menggarap novel berjudul Penunggu Rumah: Buto Ijo yang merupakan adaptasi dari film garapannya dengan judul yang sama. [Instagram]
“Menulis novel ini jadi pengalaman baru buat saya," ucap Gandhi Fernando kepada awak media baru-baru ini.
Pasalnya, dia terbiasa menggarap cerita melalui audio visual.
Meskipun begitu, Gandhi Fernando tetap menikmati momen menjadi penulis novel.
"Biasanya saya terlibat di balik layar film, tapi kali ini saya ingin menghidupkan cerita horor ini lewat tulisan," ungkap Gandhi Fernando.
Baca Juga: Tanpa Sensor, Ini 5 Alasan Wajib Nonton Final Destination: Bloodlines
Berikutnya, dia pun membeberkan alasannya menulis novel Penunggu Rumah: Buto Ijo.
"Cerita tentang Buto Ijo punya potensi kuat buat dikembangkan ke berbagai medium,” terangnya.
Bukan cuma itu saja, Gandhi Fernando merasa cerita Buto Ijo cukup populer di kalangan masyarakat.
"Kita tumbuh dengan cerita-cerita rakyat seperti ini," beber Gandhi Fernando.
Seperti filmnya, Gandhi Fernando juga akan membawa teror Buto Ijo ke dalam rumah. Tentu saja ini akan menjadi pengalaman menegangkan bagi para pembacanya.
"Tapi bagaimana kalau cerita itu jadi nyata dan meneror kehidupan kita sehari-hari? Di situ letak seramnya," terang Gandhi Fernando.
Berita Terkait
-
Review Film Korban Jatuh Tempo - Pinjol: Ada yang Lebih Horor dari Setan
-
Ulasan Novel Bad Blood: Pertarungan Terakhir Menyingkap Kasus Pembunuhan
-
Netflix Bagikan 6 Rekomendasi Film Lokal tanpa Reza Rahardian, Apa Saja?
-
Ulasan Film Pusaka: Horor Sadis yang Bakal Bikin Kamu Jantungan!
-
Akankah Film Jumbo Menumbangkan Film KKN di Desa Penari?
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
BTS Hingga Madonna Siap Perform di Final Piala Dunia 2026, FIFA Siapkan Panggung Spektakuler
-
Sempat Diperingatkan Bakal Kehilangan Ciri Khas, Afgan Ungkap Alasan Lepas Kacamata
-
Viral Kepergok Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Minta Maaf: Saya Khilaf
-
Ahmad Dhani Ogah Beri Ampun ke Lita Gading, Bukti Jurnal Internasional Akan Diserahkan ke Polisi
-
Kembali Buka Hati, Dahlia Poland Tampil Mesra dengan Rangga Azies
-
Afgan Nyaris Kehilangan Suara, Ungkap Perjuangan Sembuh dari Cedera Pita Suara
-
Nagita Slavina Ungkap Honor Pertama Jadi Artis, Dapat Rp4,5 Juta di Usia 13 Tahun
-
Kiesha Alvaro Ingin Kuliah Fikih di Mesir, Rela Ambil 7 Film Demi Nafkah Keluarga Terjamin
-
Final LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar Diulang, Netizen Minta Poin Kontroversial Dianulir
-
Cerdas Cermat MPR Disebut Rekonstruksi Adegan Laskar Pelangi, Bedanya Juri di Film Bersikap Kesatria