Dia ingin tampil jujur terhadap dirinya sendiri dan menjalani hidup sesuai dengan keyakinan pribadinya. Meski demikian, keputusannya ini menuai banyak pro dan kontra.
Sebagian besar kritik datang dari warganet yang menyayangkan langkah tersebut, mengingat hijab dipandang sebagai kewajiban dalam ajaran Islam.
Ada pula yang berspekulasi bahwa keputusannya dipengaruhi oleh lingkungan pergaulannya selama berkuliah di Inggris.
Namun sebagian lainnya berusaha memahami langkah Zara sebagai bagian dari proses pendewasaan dan pencarian jati diri.
Meski dihujat warganet, dukungan datang dari kedua orangtuanya, Ridwan Kamil dan Atalia Praratya.
Sang ibu, Atalia menyatakan bahwa dia tetap mencintai Zara apa pun pilihannya dan akan selalu mendoakan yang terbaik bagi putrinya.
Kendati demikian, Atalia sempat mengungkapkan rasa terkejutnya terhadap cara Zara menyampaikan keputusannya melalui media sosial.
Usai keputusan melepas hijab, Zara beberapa kali kembali menjadi sorotan, terutama terkait aktivitasnya di media sosial.
Baca Juga: Di Tengah Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil, Zara Pilih Jauh dari Orang Tua
Salah satu yang sempat menuai kritik adalah saat dirinya mengunggah foto makanan dari McDonald’s di tengah kampanye boikot produk-produk yang diduga mendukung Israel.
Selain itu, penampilannya yang kini kerap memperlihatkan rambut juga menjadi bahan pembicaraan.
Kemudian pada Maret 2025, muncul isu dugaan perselingkuhan yang menyeret nama Ridwan Kamil.
Beberapa warganet kemudian mengaitkan isu tersebut dengan keputusan Zara melepas hijab, menduga adanya rasa kecewa dari Zara terhadap sang ayah.
Namun, hingga kini tidak ada pernyataan resmi dari perempuan 20 tahun itu yang menyinggung keterkaitan antara kedua isu tersebut.
Terlepas dari kontroversi yang sempat menyelimutinya, unggahan terbaru Zara di Paris menjadi penanda bahwa dia tetap menjadi sosok yang disorot publik.
Pujian demi pujian dari warganet menunjukkan bahwa meski keputusan masa lalunya menuai kritik, banyak pula yang mulai menerima dan menghargai pilihan hidupnya.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
-
Di Tengah Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil, Zara Pilih Jauh dari Orang Tua
-
Zara Anak Ridwan Kamil Pilih Tak Mudik dan Lebaran di Inggris: Berat Banget Cobaan
-
Zara Tak Pulang saat Lebaran, Netizen Kaitkan dengan Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil
-
Ridwan Kamil Diduga Selingkuh, Keputusan Zara Lepas Hijab Kembali Dipertanyakan
-
Ridwan Kamil Tersandung Isu Korupsi BJB, Intip Koleksi Sepatu dan Tas Zara
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Serahkan Uang ke Polisi, Awkarin Tegaskan Ada di Pihak Korban Hanania Travel
-
Saemen Fest 2026: Festival Musik Lintas Genre Siap Guncang Jogja pada 19 Juli 2026
-
Venom: Let There Be Carnage,saat Tom Hardy Bertemu Lawan Seimbang
-
Berawal dari Keterbatasan, Wiraswasta Asal Situbondo Ini Sukses Jadi Bintang eFootball Nasional
-
Guns N' Roses Kembali ke Jakarta! Ini Jadwal dan Daftar Harga Tiket Konser Termegah 2026
-
Mufli Ananda Umur Berapa? Asisten Raffi Ahmad yang Disorot usai Jadi Komisaris
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial