Suara.com - Sutradara Teddy Soeriatmadja lagi-lagi menyuguhkan karya emosional lewat film terbarunya, Mungkin Kita Perlu Waktu.
Film ini menceritakan kisah dinamika keluarga yang retak lantaran masing-masing anggota keluarga memiliki duka mendalam dan luka-luka batin yang tak terlihat.
Mulai tayang di bioskop 15 Mei 2025, drama keluarga ini tentunya menjadi film yang telah ditunggu-tunggu oleh penikmat film.
Lantas, seperti apa fakta-fakta dan sinopsis film Mungkin Kita Perlu Waktu? Berikut ulasannya.
Eksplorasi Konflik Keluarga
Teddy Soeriaatmadja menyebut bahwa naskah film Mungkin Kita Perlu Waktu ditulis saat masa pandemi Covid 19, saat dirinya banyak merenungkan arti keluarga.
Teddy mengaku, ia tertarik mengeksplorasi konflik kecil yang sering diabaikan, namun perlahan dapat merusak hubungan antar anggota keluarga.
"Konflik yang paling kuat sering kali bukan yang meledak-ledak. Tapi justru yang pelan, yang enggak pernah dibahas. Itu yang saya coba hadirkan di film ini," ujar mantan suami Raihaanun ini.
Dibintangi Aktris dan Aktor Lintas Generasi
Film Mungkin Kita Perlu Waktu merupakan karya sutradara, Teddy Soeriaatmadja, yang dipersembahkan oleh Kathanika Films, Karuna Pictures, dan Adhya Pictures.
Mengangkat kisah keluarga yang dibalut dengan isu kesehatan mental, Mungkin Kita Perlu Waktu akan dibintangi oleh Lukman Sardi, Sha Ine Febryanti, Bima Azriel, Tissa Biani, Asri Welas, dan Naura Hakim.
Baca Juga: Muncul di Cannes, Syahrini Beli Tiket Rp164 Juta atau Tertolong Koneksi Suami?
Perubahan Akhir Cerita Film
Hal yang menarik saat proses produksi film ini adalah keputusan untuk mengubah akhir cerita yang telah dihasilkan dari penayangan perdana di Jogja-NETPAC Asian Film Festival.
Teddy selaku sutradara merasa perlu memberikan akhir yang lsesuai bagi masing-masing karakter setelah melakukan riset terkait respon dari penonton.
Hal ini menunjukkan betapa fleksibelnya proses kreatif dalam pembuatan film untuk mencapai hasil yang dapat memanjakan penikmat film.
Peran Ganda Lukman Sardi
Dalam film Mungkin Kita Perlu Waktu, Lukman Sardi tak hanya tampil sebagai pemeran utama, namun juga mengambil peran sebagai eksekutif produser.
Tentunya, peran ganda ini menunjukkan keseriusannya terhadap proyek film tersebut. Untuk diketahui, sebagai pemain, Lukman akan memainkan karakter Restu yang menpergolakan batin seorang ayah yang tengah berduka.
Stages of Grief
Pemeran Kasih, Sha Ine Febriyanti mengungkapkan bahwa film ini menampilkan tentang konsep stages of grief.
Berita Terkait
-
Muncul di Cannes, Syahrini Beli Tiket Rp164 Juta atau Tertolong Koneksi Suami?
-
Sebentar Lagi Gundik Tayang, Luna Maya Belum Pede dengan Aktingnya
-
Tampak Bahagia di Depan Orang, Karakter Tissa Biani di Film Mungkin Kita Perlu Waktu Mirip Dirinya
-
Punya Wajah Awet Muda, Tissa Biani Akui Bosan Diberi Peran Anak SMA dalam Film
-
Jadi Lawan Main di Mungkin Kita Perlu Waktu, Sha Ine Febriyanti Akui Kualitas Akting Bima Azriel
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Zoe Kravitz Dampingi Harry Styles di Pembukaan Tur Dunia, Rumor Tunangan Makin Kuat
-
Sammy Simorangkir Hipnotis Senayan dalam Konser '20SSS' yang Penuh Haru
-
Demi Children of Heaven, Hanung Bramantyo Minta Manoj Punjabi Keluar dari Zona Nyaman
-
Gus Miftah: Pesantren Harus Jadi Benteng Lawan Bullying dan Kecanduan Gadget
-
Bikin Taka Melongo, Lautan Flashlight Cantik Warnai Konser One Ok Rock di Jakarta
-
Singgung Kisah Hijrah Uje, Abidzar Al Ghifari Bela Jefri Nichol yang Dicibir Tak Layak Umrah
-
Dedi Mulyadi Panen Kritik, Gelar Kirab Bak Raja di Tengah Ekonomi Tercekik
-
Cerita Mengharukan Ibu Kembar Tiga, Lahiran Secara Normal dan Viral di Medsos
-
ENHYPEN Pimpin Kemenangan Asia Star Entertainer Awards 2026 Hari Pertama, Ini Daftar Lengkapnya
-
Viral Struk Bakso di Klaten Ada Biaya AC Rp3 Ribu per Orang, Pemilik Akhirnya Minta Maaf