Dia juga pernah menjadi rekan penelitian tamu di Program Studi Hukum Asia Timur Harvard Law School pada 2003-2004.
Sebagai pengacara, dia memiliki spesialis sendiri yakni untuk bisang perbankan dan keuangan, restrukturisasi dan kepanitiaan, serta Corporate M&A.
Awal kariernya dia sebagai Associate di Hadiputranto, Hadinoto & Partners.
Dia kemudian menjadi Executive Director di Pusat Studi Hukum & Kebijakan.
Bapak satu anak ini juga pernah menjabat sebagai Managing Director selama 8 tahun.
Hingga dia menjabat sebagai Direktur perusahan hukum online yakni PT Justika Siar Public.
Sama seperti istrinya yang berprestasi, dia juga memiliki banyak penghargaan.
Dia terdaftar sebagai Leader in His Field by Chambers Asia Pacific in Banking & Finance sejak 2016.
Di tahun yang sama, dia juga mendapatkan gelar sebagai Leading Lawyer by Asialaw Leading Lawyers.
Baca Juga: Suami Najwa Shihab Meninggal di RS Pusat Otak Nasional
Lalu dia mendapatkan penghargaan IFLR 1000 Leading Lawyer in Financial & Corporate, Banking and M&A.
Pengajar di sekolah hukum
Selain sebagai pengacara bahkan dia juga menjadi Komisaris Utama Narasi, perusahaan sang istri, Ibrahim juga seorang pengajar.
Dia menjadi dosen di Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera.
Pakar Hukum
Sejak kuliah sampai akhirnya berkecimpung di dunia hukum, pantas kalau Ibrahim layak disebut sebagai pakar hukum.
Tag
Berita Terkait
-
Momen Terakhir Anak Najwa Shihab dengan Sang Ayah Dibagikan Sebelum Ibrahim Assegaf Wafat
-
Kenal di Kampus, Kisah Perjalanan Cinta Najwa Shihab dan Ibrahim Sjarief
-
7 Fakta Menarik Ibrahim Sjarief Assegaf, Suami Najwa Shihab yang Baru Meninggal Dunia
-
Ditinggal Sang Suami, Najwa Shihab Pernah Ungkap Sudah Bucin Sejak Masa Kuliah
-
Cerita Najwa Shihab Bucin ke Ibrahim Sjarief Assegaf, Rela Nikah Muda
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sinopsis The House of the Spirits, Kisah 3 Wanita Tangguh di Keluarga Patriarki
-
Publik Bosan Dengar Klarifikasi Rizky Billar Dituding Pria 'Mokondo' sampai Pamer Honor Sinetron
-
Review Tiba-Tiba Setan: Ratu Felisha Kayaknya Wajib Main Film Komedi Lagi
-
Teuku Rassya Jalani Peusijuek Jelang Nikah, Tamara Bleszynski Tak Terlihat Hadir
-
Reuni di Film Tiba-Tiba Setan, Oki Rengga Ungkap Jasa Besar Lolox di Industri Hiburan
-
Steven Wongso Samakan Penjual Martabak dengan Pengedar Narkoba, Nicky Tirta Emosi
-
Bikin Nostalgia! Konser Tribute Daft Punk Terbesar Siap Guncang Jakarta Akhir April
-
Eric Morotti Drummer Suffocation Cabut dari Band, Capek Kerja Bareng Pecandu Narkoba
-
Reaksi Aisha Saat Tahu Punya Kakak Ressa, Denada Siapkan Pertemuan di Singapura
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi