Suara.com - Penyanyi muda berbakat Nyoman Paul melepas debut albumnya yang diberi tajuk LUAP.
Album ini menjadi salah satu penantian dan pencapaian penting bagi seorang Nyoman Paul semenjak ia berkarier di industri musik tanah air.
Debut album yang dirilis oleh Universal Music Indonesia ini berisikan delapan buah lagu.
Mengusung genre musik pop yang catchy, album ini menyajikan tiga lagu yang telah dirilis sebelumnya dalam bentuk single yaitu “Tunggu Apa Lagi”, “Alunan Mimpi”, dan “Mundur Perlahan”.
Sementara, lima lagu lainnya merupakan lagu baru yang secara khusus dirilis untuk album LUAP; “Sekarang dan Selamanya”, “Penjara”, “Luapkanlah”, “Namanya Juga Hidup”, dan “Memori Kita”.
Khusus untuk lagu “Namanya Juga Hidup”, Nyoman Paul melakukan kolaborasi unik dengan menggandeng rapper A.Nayaka.
Pemilihan nama LUAP terkesan simple karena merupakan kebalikan dari nama si pemilik album yaitu Paul.
Namun, di balik itu terdapat banyak makna yang berusaha disampaikan Nyoman Paul lewat judul albumnya.
Ia berharap album ini bisa menjadi sarana untuk menunjukkan jati dirinya sebagai seorang musisi.
Baca Juga: Soundsfest 2025 Dihelat di Jakarta Pekan Depan, Hadirkan 68 Penampil dari Lintas Genre Musik
“Jadi album LUAP ini selain berasal dari nama saya sendiri juga menggambarkan bagaimana luapan isi hati saya yang dibungkus dalam karya, yaitu album. Kurang lebih album ini menjadi penegasan saya yang memilih berkarier sebagai seorang musisi dengan warna saya sendiri,” ujar Nyoman Paul tentang album perdananya.
Hal yang menarik di album perdananya, Nyoman Paul melakukan kolaborasi dengan beberapa produser ternama, seperti: Johan Gustafsson dan Josefin Glenmark Breman dari The Kennel asal Swedia di lagu ‘Memori Kita’, Lafa Pratomo di lagu “Penjara”, “Mundur Perlahan”, dan “Luapkanlah”, S/EEK di lagu “Tunggu Apa Lagi” dan “Alunan Mimpi”, serta Krisna Trias di lagu “Sekarang dan Selamanya” dan “Namanya Juga Hidup”.
Dalam penulisan lirik, Nyoman Paul juga turut menggaet Rahman Sadli Waraiya dan Clara Riva.
“Bekerja sama dengan musisi-musisi hebat sudah pasti sangat menyenangkan karena banyak ilmu baru yang saya dapatkan. Orang orang yang terlibat juga tidak segan-segan memberikan masukan positif, baik itu secara teknis tentang musik dan berbagai hal lainnya,” kata Nyoman Paul.
Secara keseluruhan, album dengan nuansa pop ini kental akan aransemen band tahun 2000an yang nyaman untuk didengarkan dan mampu merepresentasikan Nyoman Paul secara utuh.
Album ini dipenuhi dengan notasi yang catchy dan mudah diikuti dengan lirik yang ringan tapi tetap mampu menarik hati pendengarnya, pas dengan sosok Nyoman Paul yang humble dan apa adanya.
Berita Terkait
-
Ariel NOAH: Pencipta Lagu Jadi Cari-Cari Kesalahan Penyanyi Imbas Kasus Agnez Mo
-
Taylor Swift Disinyalir Berpotensi Kimball Membeli Master untuk Album Lama
-
Doyoung NCT Ungkap Harapan dan Semangat di Cuplikan Album Soar Part 1
-
Fly Up oleh RIIZE: Satukan Perbedaan Lewat Musik dan Tari
-
Far East Music City Sukses Tampilkan KANGDANIEL, EXID, Olivia Marsh, Lullaboy, dan StarBe
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan