Arfan Sabran, yang orang asli Makassar, tahu betul bagaimana tradisi uang panai dari calon mempelai laki-laki untuk calon mempelai perempuan mulai mengalami pergeseran makna di era modern ini.
Dalam tayangan trailer pun, tergambar jelas bagaimana Fadly terpaksa merelakan kekasihnya dipinang lelaki lain karena sanggup memberikan uang panai lebih tinggi dari keluarganya.
“Uang panai ini sudah bergeser maknanya di era flexing zaman ini,” kata Arfan Sabran.
Pergeseran makna uang panai itu juga, yang kemudian disebut Arfan Sabran memicu lagi maraknya tradisi nikah kembar di Makassar.
Oleh mereka yang menjalankan, nikah kembar dianggap sebagai salah satu solusi untuk tetap bisa menggelar pernikahan di tengah buruknya situasi ekonomi.
Mengingat nikah kembar biasanya diikuti dua atau lebih pasangan yang memiliki hubungan kekerabatan dan dinikahkan secara bersamaan dalam satu upacara adat.
“Nikah kembar itu kemudian jadi solusi untuk sebuah tekanan ekonomi yang ada di Makassar,” terang Arfan Sabran.
Sudah sejak tahun 2019, batin Arfan Sabran terusik dengan isu sosial yang terjadi di Makassar buntut pergeseran makna tradisi sebelum menggelar pernikahan.
“Mas Arfan bilang, ‘Pak, kalau film ini dibuat oleh bapak, saya sudah senang karena kearifan lokal Makassar bisa diangkat menjadi sebuah film’,” kenang Chand Parwez selaku produser Jodoh 3 Bujang.
Baca Juga: Kemenangan Look Back Jadi Film Terbaik di Crunchyroll Anime Awards 2025
Namun, proses penggarapan film baru terealisasi beberapa tahun setelahnya karena sempat terhalang pandemi Covid-19.
“Akhirnya baru sekarang, hadir film ini,” tutur Chand Parwez.
Dikemas dengan warna drama komedi keluarga, Jodoh 3 Bujang akan mulai tayang di bioskop pada 26 Juni 2025.
Turut tampil dalam film Jodoh 3 Bujang, bintang-bintang yang biasa menghiasi layar lebar Tanah Air seperti Aisha Nurra Datau, Maizura, Barbie Arzetta, Elsa Japasal, Arswendy Bening Swara, Cut Mini, Nugie, Iwan Coy, Zakaribo, Le Roy Osmany, Nunu Datau, Musdalifah Basri hingga Arla Ailani.
Berita Terkait
-
Berjudul Bring Her Back, Film dari Sutradara Talk to Me Tayang pada 6 Juni
-
Kecanggihan AI Veo 3 dan Imagen 4 untuk Produksi Film: Revolusi Sinema Masa Depan
-
Chand Parwez: Ongkos Syuting Film di Luar Jakarta Lebih Mahal dari New York
-
Teror Ummu Sibyan Kembali! Sinopsis dan Fakta Film Waktu Maghrib 2 yang Bikin Merinding
-
Isu Selingkuh Kembali Viral, Ingat Lagi Niat Baik Raffi Ahmad Bantu Karier Ayu Ting Ting Berkembang
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Demi Jerry Yan Cs, 13 Fans F4 Niat Jahit Aksesoris Baju Sebulan sebelum Konser FForever
-
Magis The Beatles di Tangan Bilal Indrajaya: Sukses Bius Ratusan Penonton Java Jazz 2026
-
Bukan Minta Maaf, Keluarga Kiai Pencabulan di Pekalongan Malah Tuntut Media Hapus Berita
-
Temani Sang Ibu Nonton Konser FForever, Joshua Suherman Beruntung Dapat Akses Tiket Khusus
-
Shadow in the Cloud Malam Ini: Chloe Grace Moretz Terjebak di Ruang Sempit dengan Monster
-
Rekomendasi Sinema Asia di Netflix: A Foggy Tale, Kisah Penjemputan Jenazah Korban Politik
-
Edge of Tomorrow Malam Ini: Ketika Tom Cruise Terjebak dalam Labirin Waktu yang Mematikan
-
Anak Emas Joko Anwar di Film: Tara Basro hingga Fachri Albar
-
Sebuah Pengorbanan: Dilema Hati Rhoma Irama antara Ani atau Rika, Malam Ini di ANTV
-
Hanya 10 Bulan Penjara untuk Nyawa Siswa SMP, Vonis Sertu Riza Pahlivi Tuai Kecaman Publik