Suara.com - Industri layar lebar Tanah Air bakal diramaikan lagi dengan karya film yang terinspirasi dari kisah nyata.
Kali ini, giliran rumah produksi Starvision yang mengangkat fenomena sosial dari Makassar lewat film Jodoh 3 Bujang.
“Ini adalah kisah nyata dan ini menarik sekali. Ada muatan-muatan esensial yang butuh kami bawa ke sinema Indonesia,” ujar Chand Parwez selaku produser film Jodoh 3 Bujang dalam sesi perilisan trailer di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta, Senin, 26 Mei 2025.
Jodoh 3 Bujang berkisah tentang tiga bujang bersaudara, Fadly (Jourdy Pranata), Kifly (Christoffer Nelwan), dan Ahmad (Rey Bong) yang diminta orang tuanya untuk menikah kembar, karena keterbatasan biaya dalam memenuhi tradisi.
Namun, calon Fadly tiba-tiba dijodohkan orang tuanya dengan pria yang lebih mapan, sehingga harus menemukan jodoh penggantinya dalam waktu singkat agar pernikahan kembar mereka tetap bisa diselenggarakan.
Kata Arfan Sabran selaku sutradara dan penulis skenario film Jodoh 3 Bujang, masalah yang dihadapi tokoh sentral dalam alur ceritanya sudah marak terjadi di Makassar.
Arfan Sabran, yang orang asli Makassar, tahu betul bagaimana tradisi uang panai dari calon mempelai laki-laki untuk calon mempelai perempuan mulai mengalami pergeseran makna di era modern ini.
Dalam tayangan trailer pun, tergambar jelas bagaimana Fadly terpaksa merelakan kekasihnya dipinang lelaki lain karena sanggup memberikan uang panai lebih tinggi dari keluarganya.
“Uang panai ini sudah bergeser maknanya di era flexing zaman ini,” kata Arfan Sabran.
Baca Juga: Siap Salip KKN di Desa Penari, Film Jumbo Cetak 9,8 Juta Penonton
Pergeseran makna uang panai itu juga, yang kemudian disebut Arfan Sabran memicu lagi maraknya tradisi nikah kembar di Makassar.
Oleh mereka yang menjalankan, nikah kembar dianggap sebagai salah satu solusi untuk tetap bisa menggelar pernikahan di tengah buruknya situasi ekonomi.
Mengingat nikah kembar biasanya diikuti dua atau lebih pasangan yang memiliki hubungan kekerabatan dan dinikahkan secara bersamaan dalam satu upacara adat.
“Nikah kembar itu kemudian jadi solusi untuk sebuah tekanan ekonomi yang ada di Makassar,” terang Arfan Sabran.
Sudah sejak tahun 2019, batin Arfan Sabran terusik dengan isu sosial yang terjadi di Makassar buntut pergeseran makna tradisi sebelum menggelar pernikahan.
“Mas Arfan bilang, ‘Pak, kalau film ini dibuat oleh bapak, saya sudah senang karena kearifan lokal Makassar bisa diangkat menjadi sebuah film’,” kenang Chand Parwez.
Namun, proses penggarapan film baru terealisasi beberapa tahun setelahnya karena sempat terhalang pandemi Covid-19.
“Akhirnya baru sekarang, hadir film ini,” tutur Chand Parwez.
Oleh Arfan Sabran, kisah Jodoh 3 Bujang sengaja dikemas dengan balutan drama komedi keluarga agar tetap bisa menghibur penonton di balik pesan kuat yang ingin disampaikan lewat inti cerita filmnya.
“Jadi, bagaimana mereka merespons tradisi, zamannya, dikemas dalam bentuk drama komedi. Saya mencoba nuansa baru juga,” jelas Arfan Sabran.
Keresahan tentang pergeseran makna tradisi yang berdampak besar pada rencana pernikahan seseorang pun diakui Jourdy Pranata cukup membekas dalam batinnya selaku pemeran Fadly.
“Ini berhubungan dengan budaya kan, jadi benar-benar mendalami keresahannya, paniknya, rasa sakitnya menjadi Fadly itu sendiri,” papar Jourdy Pranata.
Selain tiga nama di atas, Jodoh 3 Bujang juga dibintangi Aisha Nurra Datau, Maizura, Barbie Arzetta, Elsa Japasal, Arswendy Bening Swara, Cut Mini, Nugie, Iwan Coy, Zakaribo, Le Roy Osmany, Nunu Datau, Musdalifah Basri hingga Arla Ailani.
Rencananya, Jodoh 3 Bujang akan mulai tayang di bioskop pada 26 Juni 2025.
Tag
Berita Terkait
-
Berjudul Bring Her Back, Film dari Sutradara Talk to Me Tayang pada 6 Juni
-
Kecanggihan AI Veo 3 dan Imagen 4 untuk Produksi Film: Revolusi Sinema Masa Depan
-
Chand Parwez: Ongkos Syuting Film di Luar Jakarta Lebih Mahal dari New York
-
Teror Ummu Sibyan Kembali! Sinopsis dan Fakta Film Waktu Maghrib 2 yang Bikin Merinding
-
Isu Selingkuh Kembali Viral, Ingat Lagi Niat Baik Raffi Ahmad Bantu Karier Ayu Ting Ting Berkembang
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Manajer Bongkar Pendapatan Fajar SadBoy Setahun, Cuma Segini
-
Nama Anak Ketiga Lesti Kejora dan Rizky Billar Belum Juga Diumumkan, Ini Sedikit Bocorannya
-
Isu Riders Fajar SadBoy Ribet, Manajer Beri Bantahan: Tiket Cuma 2 pun Kami Jalan
-
Fajar Sadboy Akhirnya Bicara soal Diludahi Indra Frimawan: Dia Sudah Minta Maaf
-
Dudung Abdurachman Banting Setir Jadi Penyanyi, Gandeng Fajar Sadboy
-
Tiffany Young dan Byun Yo Han Resmi Menikah, Isu Hamil Duluan Mencuat
-
Ibu Tiri Bohong di 2024, Rieke Diah Pitaloka Desak Polisi Usut Kasus Kematian Nizam
-
Shutter Dipuji Mahakarya Horor Asia, Bagaimana Versi Indonesia yang Lagi Tayang di Netflix?
-
Belum Pulang ke Indonesia, Alumni LPDP Irawati Puteri Dituding Bawa Kabur Uang ILDS
-
Digugat Cerai Mawa, Insanul Fahmi Masih Pikir-Pikir Talak Inara Rusli