Suara.com - Rhoma Irama kembali buka suara soal kisruh royalti kategori performing rights yang kini memecah penyanyi dan pencipta lagu.
Sebagai eks Komisioner Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), Rhoma Irama pun ikut menyesalkan kenapa masalah penyaluran performing rights saja harus sampai pengadilan.
"Perseteruan ini, yang kita sesalkan, sampai ke pengadilan," ujar sang raja dangdut dalam podcast Bisikan Rhoma, yang tayang 30 Mei 2025.
Sejak dulu, penyanyi dan pencipta lagu adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan.
"Terus terang, saya dan kita semua menyayangkan ini. Karena apa pun, yang namanya penyanyi dan pencipta itu, dua adalah satu, satu adalah dua. Mereka saling membutuhkan," kata Rhoma.
"Kalau nggak ada penyanyi, gimana penciptanya? Penyanyi juga, melongo aja kalau nggak ada lagunya. Keduanya ini saling membutuhkan," lanjutnya dalam bahasa Sunda.
Dalam praktiknya, kesalahpahaman penyanyi dan pencipta lagu tentu ada kalanya terjadi.
Terasa lebih arif menurut Rhoma Irama, kalau masalah seperti yang saat ini terjadi diselesaikan secara kekeluargaan saja.
"Tentunya, harus terjalin suatu komunikasi dan suatu komunitas yang sangat harmonis. Jadi, kesalahpahaman antara seniman ini sebaiknya diselesaikan secara musyawarah," imbau Rhoma Irama.
Baca Juga: Parade Juara Liverpool Memakan Korban, Kondisi Rizky Billar dan Lesti Kejora Terjawab
Situasi yang terjadi sekarang, dianggap Rhoma Irama sudah menimbulkan ketakutan, baik dari sisi penyanyi maupun pencipta lagu sendiri.
Terlepas undang-undangnya memungkinkan seorang penyanyi atau pencipta lagu digugat, Rhoma Irama tetap melihat masalah sengketa lagu bukan sesuatu yang harus diselesaikan di pengadilan.
"Ketika sudah ada yang sampai ke pengadilan, dituntut sampai Rp1 miliar. Ya memang ada undang-undangnya, tapi katakan lah, ini yang membuat dunia seni ini jadi kayak menyeramkan gitu," keluh Rhoma Irama.
Seperti yang sejak dulu Rhoma Irama gaungkan, sebuah seni sudah semestinya jadi wadah yang sarat nuansa positif baik bagi para pelaku maupun penikmatnya.
"Seni ini kan mestinya menyejukkan, menyenangkan," kata Rhoma Irama.
Dengan demikian, Rhoma Irama sebagai eks Komisioner LMKN pun menyasar tanggung jawab pemerintah untuk menghadirkan peraturan yang lebih jelas bagi penyanyi dan pencipta lagu.
Berita Terkait
-
8 Potret Lesti Kejora Ngopi di London, Santai di Tengah Konflik Hak Cipta Lagu
-
Dulu Mencibir Lesti Kejora, Kini Asisten Yoni Dores Ngaku Idolakan Istri Rizky Billar
-
Yoni Dores Tak Masalah Lagunya Diboikot Semua TV: Emang Karier Saya Harus Tamat Mungkin
-
Pengacara Keenan Nasution Sebut Vidi Aldiano Kurang Ajar, 16 Tahun Nyanyi Nuansa Bening Tak Izin
-
Awal Mula Lagu Nuansa Bening Dinyanyikan Vidi Aldiano, Ternyata Ada Peran Sang Ayah
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
Terkini
-
Namanya Disebut di Mens Rea Pandji Pragiwaksono, Raffi Ahmad: Udah Biasa Digituin
-
Sejarah Manchester United Siap Diangkat Jadi Serial Drama, Keuntungannya Ditaksir Jutaan Pound
-
Guru di Gorontalo Ditegur Saat Live TikTok di Jam Kerja, Panik dan Minta Maaf
-
Transformasi Mike Octavian: Dari Jalanan Pasar Baru ke Panggung Mode
-
Mengenal Sosok Mike Octavian, Si Manusia Silver yang Kini Jadi Model Profesional
-
Apa Itu Kehamilan Surrogate? Metode Pinjam Rahim yang Digunakan Meghan Trainor untuk Anak Ke-3
-
Viral Guru Honorer di Muaro Jambi Jadi Tersangka Gara-Gara Rambut Siswa, Kasus Kini Berakhir Damai
-
Viral WNI Asal Tangerang Jadi Tentara AS, Harunya Perpisahan dengan Keluarga di Bandara
-
Cha Eun Woo dan Ibunya Dituding Gelapkan Pajak, Fantagio Angkat Bicara
-
Menangis di Hadapan Gus Iqdam, Pemuda Ini Tanggung Utang Orang Tua Rp 350 Juta Sejak Usia 19 Tahun