Ia juga menyarankan agar pihak-pihak yang terlibat memberikan klarifikasi agar polemik tidak semakin meluas.
“Menurut saya, komunikasi yang perlu dibetulkan. Dan buat open trip yang bermasalah, saya kenal beberapa orang di dalamnya, langkah terbaiknya itu bikin pernyataan sikap. Nggak bisa cuma diam, harus ada perbaikan ke depannya,” katanya.
Polemik ini pertama kali viral setelah akun X (sebelumnya Twitter) bernama @luluvitaaasa_ mengunggah video yang menunjukkan dirinya dan rekannya diminta pindah tenda saat berada di Gunung Rinjani.
Dalam video tersebut, seorang pendaki perempuan mengaku sudah mendirikan tenda, namun diminta berpindah karena lokasi itu diklaim sudah dipesan oleh rombongan open trip.
"Nah tadi tuh kami sudah pasang tenda di sini, katanya sudah dibooking gitu. Kami diusir dari tenda yang sudah jadi di sini. Pindahlah kami cari tempat lain," ucap si pendaki dalam video yang kini telah ditonton jutaan kali.
Unggahan tersebut pun memicu respons luas dari para warganet, terutama komunitas pendaki dan pecinta alam.
Banyak yang mengkritik keras praktik booking lahan camping yang dinilai melanggar semangat kebersamaan dan etika mendaki gunung.
Hingga kini, polemik ini masih menjadi perbincangan hangat, dan diharapkan menjadi pemicu evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola pendakian, terutama yang melibatkan jasa open trip komersial.
Baca Juga: Istri Fiersa Besari Operasi Impaksi Gigi, Disuruh Gunakan Asuransi Malah Pilih BPSJ, Kok Bisa?
Berita Terkait
-
Ekspresi Cupu Pandji Pragiwaksono Ketemu Bapak-Bapak di Gunung Kawi Digunjing
-
Viral Pendaki Booking Lahan Camping Gunung Merbabu, Bareng Yura Yunita cs?
-
Pose di Puncak Merbabu, Pesona Tissa Biani Bikin Salfok
-
Istri Fiersa Besari Operasi Impaksi Gigi, Disuruh Gunakan Asuransi Malah Pilih BPSJ, Kok Bisa?
-
Pulang ke Rumah, Fiersa Besari Botaki Kepala Usai Selamat dari Tragedi Puncak Carstensz Pyramid: Sudah Janji...
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Putry Poyz Buka Lifestyle Hub di Jakarta Selatan, Sediakan Tempat Khusus Buat Para Content Creator
-
Berapa Gaji Sus Rini? Gaya Pengasuh Rayyanza Pakai Tas Mewah Jadi Perbincangan
-
Tas Branded Sus Rini saat Liburan di Kapal Pesiar Jadi Sorotan, Berapa Harganya?
-
Musisi Indonesia hingga Mancanegara Bakal Manggung di Axean Festival 2026, Intip Line Up-nya!
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan