Suara.com - Rumah produksi RRK Pictures, Spectrum Film, dan Festival Pictures berkolaborasi menggarap film terbaru berjudul Titip Bunda di Surga-Mu.
Syuting film dimulai hari ini, Kamis (12/6/2025) di kawasan Semarang, Jawa Tengah.
Titip Bunda di Surga-Mu sendiri merupakan adaptasi dari novel berjudul sama karya Dono Indarto dan Zora Vidyanata.
Film ini menjanjikan kisah keluarga yang menggugah, mengaduk emosi, dan menanamkan pesan cinta mendalam kepada ibu dan ayah, dibalut nilai-nilai religius yang menyentuh.
RRK Pictures yang digawangi langsung oleh Dono Indarto selaku produser dan penulis skenario akan didampingi juga oleh Dani Sapawie yang telah cukup banyak dan berpengalaman di Industri perfilman Indonesia.
Mereka akan berkolaborasi dengan dua produser ternama: Rajesh Kewalram Jagtiani dari Spectrum Film dan Liany Lian dari Festival Pictures.
"Ini bukan sekadar adaptasi, tapi perwujudan rasa," kata Dono dalam konferensi pers yang digelar Rabu (11/6/2025) malam.
"Kami ingin setiap penonton pulang dari bioskop dengan hati yang hangat dan pikiran yang terbuka, terutama tentang arti pengorbanan orang tua," ujar Dono menyambung.
Di kursi sutradara dipercayakan oleh Hanny R Saputra. Sineas 60 tahun ini dipilih karena dianggap sebagai sutradara yang mampu mengaduk emosi penonton.
Baca Juga: Kamu Sudah Nonton? Ini 7 Film dengan Rating 100 Persen Versi Rotten Tomatoes
Menurut Hanny R. Saputra, kekuatan utama film ini terletak pada kedekatannya dengan pengalaman emosional banyak keluarga di Indonesia.
"Cerita ini sangat manusiawi dan terasa nyata. Kita bicara tentang kesalahan, pengampunan, dan cinta orangtua yang kadang baru kita sadari saat sudah terlambat," imbuh sutradara film Heart ini.
"Saya ingin menyajikannya dengan jujur dan menyentuh, bukan dengan melodrama yang berlebihan, tapi dengan keheningan yang berbicara," katanya menambahkan.
Titip Bunda di Surga-Mu mengisahkan tentang tiga saudara kandung Alya, Adam, dan Azzam yang sejak remaja hidup mandiri dan terpisah dari orangtua.
Konflik memuncak saat mereka nekat merampok rumah ibu mereka sendiri demi ambisi pribadi, hingga sang ibu, Moza, mengalami kejatuhan fisik dan batin.
Penyesalan pun membuka jalan rekonsiliasi yang justru menyingkap luka-luka lama dalam keluarga mereka.
Berita Terkait
-
Kamu Sudah Nonton? Ini 7 Film dengan Rating 100 Persen Versi Rotten Tomatoes
-
7 Rekomendasi Film dan Drama Korea Terbaru di Viu, The First Night With The Duke Tayang Hari Ini
-
7 Film yang Antar Shah Rukh Khan Jadi Aktor Terbaik Zee Cine Awards
-
5 Fakta Blood Brothers: Bara Naga, Film Laga Malaysia Terbaik 2025 Kini Tayang di Indonesia
-
Efek Nyata Bikin Ngilu, Sinopsis Together, Film Horor Baru Dave Franco dan Alison Brie yang Dipuji
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga