“Untuk itu saya mohon kepala satuan lalu lintas Polres Bogor, untuk dilakukan penilangan terhadap motor yang saya tumpangi tanpa helm karena itu sebuah pelanggaran dan terjadi pada hari kemarin,” katanya.
“Dan yang membawa motornya harus mengikuti prosedur, mengikuti sidang tilang,” lanjutnya.
Dedi ingin menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum, termasuk dirinya sebagai pejabat daerah.
Tak hanya meminta pengendara motor yang memboncengnya ditilang, Ia juga bersedia untuk membayar denda tilang atas pelanggaran yang ia lakukan.
“Ini ingin saya sampaikan karena saya merasa setiap perbuatan yang salah harus ada hukumannya,” kata Dedi.
“Dan saya bertanggung jawab untuk membayar denda tilang yang nanti dijatuhkan oleh hakim di Pengadilan Negeri Bogor,” ujarnya.
Unggahan Dedi Mulyadi yang mengaku salah dan siap ditilang itu langsung menyorot perhatian netizen. Berbagai pujian dilontarkan untuk Gubernur Jawa Barat itu.
“Selalu ada bapak aing gebrakannya, sehat selalu KDM,” tulis akun @bati***.
“Selanjutnya siapin helm di mobil pak, bisa jadi nanti akan ada lagi kejadian sperti itu,” komen akun @efiw***.
Baca Juga: Daftar Harga Yamaha XMAX Bekas Juni 2025, Skutik Mewah Cocok untuk yang Doyan Touring
“Ini kayaknya nyindir secara halus pejabat lain wkwk,” kata akun @zain***.
“Terkait pencitraan atau bukan, karena diliput. Tapi kayaknya pejabat lain gak ada yang bakal berani seperti ini kalau momentumnya sama,” ujar akun @sahro***.
Kontributor : Rizka Utami
Berita Terkait
-
8 Rekomendasi Motor Bebek Jadul 2 Tak Termahal, Harga Sekelas Jazz Bisa Jadi Harta Karun
-
5 Rekomendasi Motor 500cc Murah Terbaik untuk Touring: Gagah Abis, Harga Mulai Rp100 jutaan
-
Rekomendasi 6 Motor Stylish dan Nyaman untuk Perempuan Tinggi, Gak Bikin Pegal
-
Demi Prabowo, Dedi Mulyadi Tinggalkan Mobil Mewah, Pilih Ngebut Naik Patwal
-
Ditakut-takuti Masuk Barak Militer Dedi Mulyadi, 'Bayi Jenius' Ini Beri Jawaban Cerdas
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
Terkini
-
Baim Wong Beri Kode Honor Reza Rahadian, Setara 2 Lamborghini?
-
Ditinggal Ammar Zoni, dokter Kamelia Kepincut Reza Arap?
-
Ian Wibisono Drummer Rocker Kasarunk Meninggal Dunia
-
Olah TKP Kasus Zina Inara Rusli Makan Waktu 1 Jam, Tak Ada Rekonstruksi Adegan
-
7 Potongan CCTV Jadi Bukti Kasus Zina Inara Rusli, Diragukan Ada Unsur Pidana
-
Sudah Dipastikan Hoaks, Tiket Pesawat Garuda Rp200 Juta Jadi Guyonan: Ini Mau ke Bulan?
-
Diduga Antivaksin, Patricia Gouw Buru-Buru Klarifikasi: Aku Bawa Dokter ke Singapura!
-
Pengacara Inara Rusli Akui Ada Rekaman CCTV: Tidak Perlihatkan Penetrasi, Hanya 2 Menit
-
Hounds of War: Simfoni Balas Dendam yang Brutal, Sahur Ini di Trans TV
-
Tayang di Vidio, Film Ordinary Person Angkat Kisah Kelam Korea 1987