Suara.com - Ancaman orang tua untuk anaknya dengan menakut-nakuti menggunakan video Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akan membawanya ke barak militer banyak yang berhasil.
Namun tidak untuk balita yang dijuluki bayi jenius satu ini yakni Kenneth atau yang kini lebih dikenal dengan panggilan Kenkulus.
Ibunya mencoba seperti orang tua lainnya yang mengadu pada Dedi Mulyadi karena Ken tak menurut padanya.
Harapannya sang anak akan takut dan mengikuti perintah dirinya.
Momen itu terjadi saat perempuan itu meminta Kenkulus untuk potong poni rambutnya. Tapi, si kecil menolak.
"Ya ampun ini (poni) sudah panjang banget, dipotong aja ya, atau dinaikin kayak gini," ucap sang ibu yang ditolak Kenkulus.
"Aku laporin Kang Dedi ya kalau kamu nggak mau," timpal sang ibu.
Di luar dugaan, Kenkulus justru bereaksi berbeda dari balita lainnya.
"Ngapain Dedi Mulyadi ngurus poniku," jawabnya santai.
Baca Juga: 'Diancam' Dibawa ke Barak Militer, Rayyanza Malah Ajak Dedi Mulyadi Ngopi Bareng
Ibu Kenkulus tak berhenti berusaha untuk menakuti, dia menyebut jika Dedi Mulyadi tidak cuma mengurus poninya tapi akan memasukkan bocah tersebut ke barak militer.
"Dedi Mulyadi bakal masukin kamu ke barak militer. Kamu takut nggak?" tanya sang ibu.
Dia pun menjawab dengan santai dan muka polosnya kalau tidak takut pada Dedi Mulyadi.
"Enggak," balasnya.
Melihat aksi Kenkulus yang beda dari balita lainnya, netizen semakin gemas dan yakin kalau Ken adalah anak cerdas.
"Bocah cerdas susah dikibulin," komentar netizen.
Berita Terkait
-
Lihat Wajahnya Mejeng di Baliho Sekolah, Dedi Mulyadi Langsung Minta Copot
-
Rayyanza Nongkrong di Kafe saat Jam Sekolah, Raffi Ahmad Ngadu ke Dedi Mulyadi
-
Imbas Hapus PR Siswa, DPR Skakmat Dedi Mulyadi: Jangan sampai Kebijakan Populis Kebiri Guru
-
Bersuara Soal Tambang Nikel di Raja Ampat, Dedi Mulyadi Sentil Lewat Lagu
-
Jalan-Jalan Lihat Sawah, Dedi Mulyadi Makin Berani Gombali Sherly Tjoanda
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
Terkini
-
Baim Wong Beri Kode Honor Reza Rahadian, Setara 2 Lamborghini?
-
Ditinggal Ammar Zoni, dokter Kamelia Kepincut Reza Arap?
-
Ian Wibisono Drummer Rocker Kasarunk Meninggal Dunia
-
Olah TKP Kasus Zina Inara Rusli Makan Waktu 1 Jam, Tak Ada Rekonstruksi Adegan
-
7 Potongan CCTV Jadi Bukti Kasus Zina Inara Rusli, Diragukan Ada Unsur Pidana
-
Sudah Dipastikan Hoaks, Tiket Pesawat Garuda Rp200 Juta Jadi Guyonan: Ini Mau ke Bulan?
-
Diduga Antivaksin, Patricia Gouw Buru-Buru Klarifikasi: Aku Bawa Dokter ke Singapura!
-
Pengacara Inara Rusli Akui Ada Rekaman CCTV: Tidak Perlihatkan Penetrasi, Hanya 2 Menit
-
Hounds of War: Simfoni Balas Dendam yang Brutal, Sahur Ini di Trans TV
-
Tayang di Vidio, Film Ordinary Person Angkat Kisah Kelam Korea 1987