Suara.com - Film horor tengah menjamur di Indonesia, salah satu yang siap tayang adalah Lorong Kost. Film ini dibintangi Gibran Marten, Amel Alvi, Nadhira Hill, Ence Bagus hingga Yati Surachman.
Mewakili pemain lain, Gibran Marten bercerita soal kisah dari film Lorong Kost. Bermula dari perempuan bernama Tika, perempuan berusia 23 tahun dan sedang mencari kos-kosan murah.
"Kos-kosan ini awalnya aman-aman aja. Tapi mendadak berubah jadi horor. Kenapa sampai jadi horor? Nonton saja," kata Gibran Marten saat datang ke kantor Suara.com yang berada di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan pada Selasa, 17 Juni 2025.
Gibran Marten tidak bicara banyak soal sinopsis. Tapi soal watak dan karakter, ia bersama Amel Alvi, Nadhira Hill mau berbagi bocoran.
Seperti Gibran Marten, ia yang berperan sebagai Bayu, menggambarkan tokoh tersebut sebagai sosok skeptis dan tidak percaya hantu.
Tapi nantinya, peran Gibran Marten sebagai Bayu tersebut justru akan memberikan pelajaran kepada penonton untuk tidak menilai sesuatu hanya dari pandangannya.
"Intinya, jangan judge the book by it's cover," kata adik Gibran Marten ini.
Beralih ke Amel Alvi, mantan model majalah dewasa ini berperan sebagai Ayu. Ia merupakan mahasiswi yang satu kos bersama Tika.
"Si Ayu ini baru sadar kalau ternyata lorong di kos-kosannya itu mengerikan," ujar Amel Alvi.
Baca Juga: Review Film Flat Girls: Potret Persahabatan, Rusun, dan Kelas Sosial
Menyusul bintang lain, Nadhira Hill yang juga berperan sebagai mahasiswi.
"Aku jadi Ira yang sosoknya pemberani dan paling muda," tuturnya.
Gibran Marten menuturkan, film Lorong Kost ini memang kisah fiktif yang dibuat oleh sang penulis. Namun baginya yang pernah nge-kos, film tersebut terasa 'relate' dengan apa yang pernah dirasakan.
"Saya pernah, dan sampai dua kali pindah. Itu yang pertama, tempat kos-kosannya bahkan modern, beda sama Lorong Kost, pakai finger print, tapi kok horor ya?" ucap Gibran Marten.
Gibran Marten bercerita, gangguan horor tersebut meliputi suara-suara aneh di tembok hingga tepuk tangan.
"Saya dengar ada ketukan, ada kayak kaca diketuk, besi, tapi kedengerannya satu ruangan, nggak di satu sudut," kata Gibran Marten.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Film Zombie Apokaliptik Berseri, Terbaru 28 Years Later
-
Film GJLS Tambah 403 Layar, 10 SIM Gratis dari Ananta Rispo Bisa Terwujud
-
Terungkap dari Film Barunya, Michelle Ziudith Bakat Nyanyi Dangdut Koplo
-
Zombie Kembali Menggila di 28 Years Later, Wajib Nonton 2 Film Sebelumnya?
-
Vakum 3 Tahun, Teuku Rassya Langsung Lawan Donny Alamsyah di Film Syirik! Tangan sampai Bengkak
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Cek Fakta: Benarkah Ari Wibowo Menikah dengan Clara Oktavia?
-
Isu Selingkuh dengan Suami Maissy Viral, Cindy Rizky Aprilia Diancam Dibunuh
-
Denada Blak-blakan, Siapa yang Suruh Rahasiakan Kehamilannya 24 Tahun Lalu?
-
Sienna Putri Marshanda dan Ben Kasyafani Copot Jilbab, Rambut Dicat Merah
-
Punya Jabatan Strategis, Gaya Hidup Mewah Mariska Damayanti Menantu Ratu Atut Disorot
-
Daffa Wardhana Putus, Gara-Gara Ariel Tatum Ingin Childfree?
-
Sahabat Mimpi Bertemu Vidi Aldiano: Sehat, Bugar, dan Menawan
-
Lima Tahun Menjanda, Joanna Alexandra Beri Kode Segera Menikah Lagi
-
Denada Anggap Tak Penting Ungkap Identitas Ayah Kandung Ressa