Rio bahkan menunjukkan bukti bahwa dana donasi yang masuk ke rekening atas nama Agam telah menyentuh angka lebih dari Rp1 miliar.
Dia mempertanyakan transparansi dan niat dari penggalangan dana tersebut, mengingat tidak ada diskusi atau koordinasi sebelumnya dengan tim SAR lainnya.
"Mau sampai berapa miliar bro? Kenapa harus ada donasi-donasian bro," tulisnya di Insta Story, sembari menandai akun @agam_rinjani.
Setelah kritik itu muncul, postingan mengenai donasi di akun Instagram Agam pun menghilang.
Namun bagi Rio, penghapusan itu bukanlah solusi.
"Kenapa dihapus Postingan Donasi di feed nya @agam_rinjani! Teman-teman team hanya butuh penjelasan," tegasnya.
"Di luar empati masyarakat Brasil, ini sangat tidak etis. Karena dari awal tidak ada program donasi-donasi macam ini apalagi sampai ke rekening pribadi dan mengatasnamakan untuk team," lanjutnya.
Di sisi lain, Agam Rinjani tetap menjadi pusat perhatian dan simbol keberanian dalam narasi publik.
Dia merupakan salah satu dari empat relawan yang turun langsung ke dasar jurang sedalam 600 meter untuk mengevakuasi jenazah Juliana Marins.
Baca Juga: Perang Rating Rinjani vs Amazon Memanas, Kemenpar: Jangan Balas!
Bersama timnya, Agam bermalam di pinggir jurang curam dalam suhu dingin ekstrem, menghindari risiko longsor dan batu jatuh, demi memastikan jenazah bisa diangkat dengan aman.
Kisah dramatis itu dia bagikan melalui akun Instagram-nya, yang kemudian menyebar luas dan menuai banyak simpati, termasuk dari media Brasil.
Warga Brasil bahkan menggalang donasi sebagai bentuk apresiasi atas aksi Agam yang dianggap sangat menginspirasi.
Donasi yang awalnya ditolak oleh Agam, pada akhirnya diterima dengan janji akan dibagi bersama rekan-rekan yang turut serta dalam proses evakuasi.
Namun, bagi sebagian rekan di lapangan seperti Rio, janji itu datang terlambat dan tidak menghapus rasa kecewa atas ketidakterbukaan sejak awal.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Tag
Berita Terkait
-
Perang Rating Rinjani vs Amazon Memanas, Kemenpar: Jangan Balas!
-
Bakal Terima Donasi Rp1,5 Miliar, Agam Rinjani Blak-blakan Pernah Jadi Orang Kaya karena Jadi Porter
-
Digugat Keluarga Pendaki Brasil, Balai TNG Rinjani: Kami Sudah Berusaha Maksimal
-
Ayah Juliana Marins Salahkan Pemandu Atas Kematian Putrinya: Dia Pergi Merokok dan Meninggalkannya
-
5 Potret Kenangan Ira Wibowo di Lokasi Jatuhnya Juliana Marins di Gunung Rinjani
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Venom: Let There Be Carnage,saat Tom Hardy Bertemu Lawan Seimbang
-
Berawal dari Keterbatasan, Wiraswasta Asal Situbondo Ini Sukses Jadi Bintang eFootball Nasional
-
Guns N' Roses Kembali ke Jakarta! Ini Jadwal dan Daftar Harga Tiket Konser Termegah 2026
-
Mufli Ananda Umur Berapa? Asisten Raffi Ahmad yang Disorot usai Jadi Komisaris
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa