Ivan Bandhito menambahkan, film Arwah garapannya tidak banyak menjual jumpscare. Walaupun menurutnya, unsur tersebut tetap ada dalam film horor.
"Jumpscare seperti itu, tetap ada. Tapi persentasenya enggak banyak. Karena bukan itu yang kami andalkan," kata Ivan Bandhito.
Ivan menambahkan, setiap sineas sah-sah saja mau membuat film horor dengan banyak jumpscare, ataupun film dengan warna horor yang lain.
Baginya, ini seperti keberagaman yang patut diapresiasi. Sebab makin banyak film, makin banyak pula karya yang hadir.
"Saya sangat bangga Indonesia bisa sangat produktif. Walaupun banyak film horor, tapi kan semua untuk Indonesia," kata Ivan Bandhito.
Ivan Bandhito yang duduk sebagai sutradara pun tidak khawatir mengenai respons masyarakat atau merasa tersaingi dengan film lain.
"Aku berpikir, setiap karya itu punya nasibnya masing-masing. Jadi enggak usah ditakutkan," ujar Ivan Bandhito.
Tak jauh berbeda dengan Ivan Bandhito, Joshua Suherman pun tidak merasa was-was. Sebab ia sudah menunjukkan usaha yang maksimal untuk film Arwah ini.
"Tugas kami kan berkarya, jadi setelah itu, kita merayakannya," tutur aktor yang baru saja dikaruniai seorang anak tersebut.
Baca Juga: Poster dan Trailer Film Arwah Resmi Dirilis, Siap Suguhkan Teror Mencekam Mulai 3 Juli 2025
Berita Terkait
-
Poster dan Trailer Film Arwah Resmi Dirilis, Siap Suguhkan Teror Mencekam Mulai 3 Juli 2025
-
Sheila On 7 Jadi Penampil Rahasia di After Party Nikahan Brandon Salim
-
Joshua Suherman Respons Penunjukan Jordi Cruyff Sebagai Penasihat Teknis Timnas Indonesia
-
Ada Reuni Penyanyi Cilik Era 90-an, Netizen: Tina Toon Gak Diajak?
-
Joshua Suherman: Ramadhan Sananta Cetak Gol Kemenangan Timnas Indonesia
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Nyesek! Rayen Pono Merasa Berdosa Usai Nonton Film Pesta Babi: Ada Praktik Penjajahan di Papua
-
Juicy Luicy Rilis 'Gurun Hujan', Lagu Buat Kamu yang Menanti Pertemuan Tak Pasti
-
Film Pesta Babi: Hutan Mereka Diambil, Seolah Papua adalah Tanah Tak Bertuan
-
'Pesta Para Babi Pembangunan': Lagu Hip-Hop dari Pari Kesit yang Bikin Penguasa Kepanasan
-
Jadi Penutup Tur Asia, Ini Prediksi Daftar Lagu Konser ONE OK ROCK di Indonesia Arena Hari Ini!
-
Perbedaan Mencolok Film Joker dan Sekuelnya, Keduanya Lagi Tayang di Netflix
-
BABYMONSTER Resmi Umumkan Konser di Jakarta Oktober 2026, Catat Tanggal War Tiketnya
-
Review Children of Heaven Versi Indonesia: Melokal dan Lebih Segar Berkat Peran Komika
-
Tolak Kebiri Kiai Ashari, Sikap Komnas Perempuan Tuai Amarah Publik: Korban di Mana?
-
Dikritik Soal Artikulasi, Mahalini Akhirnya Bongkar Alasan di Balik Gaya Bernyanyinya