Suara.com - Aktor sekaligus filmaker, Gandhi Fernando turut mengulas serial Squid Games season 3 yang tayang di Netflix pada 27 Juni 2025.
Gandhi Fernando mengaku cukup menikmati menonton Squid Game season 3 meskipun masih banyak kekurangannya.
Sebab, pria 35 tahun itu merasa setiap episode dalam Squid Game season 3 berhasil membuatnya selalu penasaran.
Ada pula scene yang dianggapnya paling menyedihkan, yakni ketika Hyun Ju alias Park Sung-hoon sebagai pemain 120 tewas.
Meskipun setiap episode berhasil membuatnya penasaran, Gandhi Fernando menyampaikan 3 poin yang menjadi kekurangan dari serial Squid Games season 3 tersebut.
Apa saja? Ini dia ulasannya.
1. Karakter Jun Ho yang useless
Gandhi Fernando menilai karakter Jun Ho yang diperankan oleh Wi Ha-joon sebagai seorang detektif dalam Squid Game season 3 dinilai tak berfungsi.
Sebab, Gandhi Fernando menilai Jun Ho mungkin tak akan menemukan lokasi Squid Game bila pemain 246, Park Gyeong Seok tak bisa kabur.
Baca Juga: Dituding Tak Lagi Sayang Thariq Halilintar Usai Punya Anak, Aaliyah Massaid Klarifikasi
Apalagi, Jun Ho juga tak bisa berbuat apapun saat tiba di lokasi Squid Game karena tempat permainan sudah diledakan.
"Kalau player 246 gak berhasil kabur, mungkin juga si Jun Ho gak bakal nemu pulaunya. Udah useless, sampai sana gak keburu masuk terus diledakin lagi tuh tempat," ujar Gandhi Fernando pada TikToknya, Minggu 29 Juni 2025.
Selain itu, Gandhi Fernando juga heran pihak Squid Game baru menyerahkan bayi dari pemain 222 yang dianggap pemenang utama dengan sejumlah uang kepada Jun Ho setelah 6 bulan.
Menurutnya, jangka waktu 6 bulan itu cukup lama sehingga membuatnya bertanya-tanya dengan siapa bayi itu tinggal sebelum diserahkan pada Jun Ho.
"Terus Jun Ho terima bayi 222 dan hadiah uang itu setelah 6 bulan. Selama 6 bulan itu bayinya diapain? Siapa yang jaga? Kenapa nunggunya selama itu?" katanya.
2. Akting Para VIP yang jelek
Gandhi Fernando juga menyoroti peran para VIP di balik permainan Squid Game yang buruk, baik secara akting maupun dialognya.
Menurutnya, kualitas akting para bule yang menjadi VIP dalam permainan tersebut seperti akting bule yang main drama pendek di media sosial.
"Gue kaget banget sih sama kualitas aktor bule yang main. Kayak lo nonton seri-seri satu menit pendek di Dramabox anjir," katanya.
Gandhi Fernando merasa dirinya mungkin akan memberikan akting yang berkali lipat lebih bagus, bila diberi kesempatan main dalam serial Squid Game.
Gandhi Fernando pun heran dengan Netflix yang seolah tak memperhatikan kualitas akting para pemainnya, sedangkan Squid Game salah satu serial terbesar yang paling dinantikan banyak orang.
"Gue gak tahu ini Netflix pusat gak punya quality control sama pemain-pemain Internasional, sebelum crew di Korea syuting. Padahal Netflix ini kan series terbesarnya Netflix, harusnya kan lebih strike untuk jaga kualitasnya gak sih," ujar Gandhi Fernando.
3. Ending membagongkan dan karakter Gi Hun yang useless
Gandhi Fernando juga sepakat dengan pendapat banyak orang mengenai akhir cerita Squid Game season 3 yang mengherankan.
Menurutnya, karakter Gi Hun sebagai pemain terakhir di season ini juga cukup useless, seperti Jun Ho.
Salah satu scene Gi Hun yang paling membuat Gandhi Fernando heran ketika dirinya memilih tak membunuh pemain lain saat diberi tawaran oleh frontman dan berakhir bunuh diri di permainan terakhir demi selamatkan bayi 222.
Gandhi Fernando menilai alur cerita Gi Hun tersebut jauh dari gambaran awalnya yang kembali datang, karena ingin menghentikan permainan tersebut.
"Gue paham konsep manusia selfless kayak Gi Hun ini, tapi come on lah dia datang ke game ini untuk menghentikan supaya gak lebih banyak orang mati," ujarnya.
Namun kenyataannya, Gandhi Fernando menilai alur cerita membuat sosok Gi Hun menjadi useless karena gagal dalam banyak hal, baik dalam menghentikan permainan maupun menjadi ayah terbaik untuk anaknya.
Selain itu, Gandhi Fernando juga menilai upaya Gi Hun sejak awal sampai akhir dalam permainan kedua ini hanya membuang-buang waktu.
"Bukan hanya gagal total, dia pun memutuskan untuk mati juga. Jadi, apapun yang dia lakukan dari awal itu useless dan buang-buang waktu," ujar Gandhi Fernando.
"Harusnya dia bisa ke Amerika aja dan mulai menjadi bapak yang baik untuk anak perempuannya. Itu juga dia gagal," lanjutnya.
Gandhi Fernando menyayangkan alur cerita Gi Hun ini, karena karakter kepempimpinannya sudah dibangun cukup bagus sejak awal.
"Sayang aja sih, karakter development-nya padahal bagus tapi berakhirnya sad ending," katanya.
Kira-kira bagaimana pendapatmu tentang Squid Game 3?
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Benarkah Akan Ada Squid Game Cinematic Universe?
-
5 Momen di Squid Game Season 3 Paling Menyayat Hati, Antara Cinta dan Tekanan Permainan
-
Squid Game Akhirnya Tamat, Karakter Ini Dinobatkan Paling Tak Berguna
-
5 Fakta Cameo Cate Blanchett di Squid Game 3, Jadi Sinyal Versi Amerika?
-
Review Jujur Squid Game 3 dari Penonton: Hype Tinggi tapi Bikin Kecewa Berat
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Tinggal Menghitung Hari, Ini Alasan Amanda Manopo Pilih Jalani Persalinan Caesar
-
Sajen Satu Suro: Misteri Keris Terkutuk dan Rahasia Kelam 30 Tahun Silam
-
Siap Nikah, Cinta Brian Sebut Keputusan Kini Ada di Tangan Gisel: Kalau Dia Bilang Gas, Ya Gas
-
Dulu Nangis Janji Tobat, Egi Fazri Si Vidi KW Muncul Lagi Nyanyikan Nuansa Bening
-
Anak Deddy Dores Jual Mata Rp350 Juta: Capek Hidup Begini
-
Cara Dapat Akses Nonton Film Pesta Babi: Gratis, Tapi Ada Minimal Penontonnya
-
Fakta Syekh Ahmad Al Misry Terungkap: Cuma Penerjemah dan Tinggal Menumpang di Rumah Mertua
-
Nyesek! Rayen Pono Merasa Berdosa Usai Nonton Film Pesta Babi: Ada Praktik Penjajahan di Papua
-
Juicy Luicy Rilis 'Gurun Hujan', Lagu Buat Kamu yang Menanti Pertemuan Tak Pasti
-
Film Pesta Babi: Hutan Mereka Diambil, Seolah Papua adalah Tanah Tak Bertuan