Suara.com - Sudah hampir satu tahun berlalu sejak kasus penggelapan tas yang melibatkan selebgram Angela Lee. Dunia maya sempat dibuat heboh dengan kasus yang dikabarkan membuat korban mengalami kerugian hingga mencapai Rp3,2 miliar ini.
Bagi yang penasaran bagaimana kronologi kasus penggelapan tas mewah dan peran Angela Lee pada kasus ini, simak penjelasannya berikut ini.
Kasus penggelapan tas mewah dengan berbagai merek yang dilakukan oleh Angela Lee ini diduga berawal dari bisnis tas mewah milik selebgram cantik tersebut. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam mengungkapkan bahwa kerugian Rp3,2 miliar tersebut berasal dari 15 tas mewah merek Hermes dan LV yang dibeli Angela Lee untuk dijual kembali.
Namun, rupanya Angela Lee belum membayar 15 tas mewah tersebut tetapi justru menjualnya kembali karena pemiliknya atau korban percaya-percaya saja sebab selama ini transaksi berjalan lancar.
Usai membawa 15 tas mewah tersebut, Angela Lee masih tidak kunjung membayar kepada korban, padahal korban sudah mengetahui bahwa pemakai tas tersebut sudah membayar kepada Angela Lee. Hingga akhirnya uang Rp3,2 miliar itu tak juga diserahkan Angela Lee kepada korban.
Uang tersebut diduga telah digelapkan oleh Angela Lee yang mengantarkannya berurusan dengan pihak kepolisian. Hal ini berujung pada penangkapan sang selebgram atas dugaan kasus penggelapan tas mewah. Angela Lee pun ditetapkan sebagai tersangka.
“Penanganan dugaan penipuan dan/atau penggelapan yang diduga dilakukan seorang wanita, sudah ditetapkan tersangka,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ary Syam Indradi pada Kamis (15/08/2024) tahun lalu.
Setelah ditetapkan menjadi tersangka, Angela Lee pun langsung ditahan dan diamankan.
“Sudah ditahan oleh penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya beberapa waktu yang lalu. Inisial tersangka namanya saudari AC (Angela Charlie) alias AL (Angela Lee). Sudah dilakukan penahanan,” ujarnya lebih lanjut.
Baca Juga: Menyasar Ibu-ibu dan Anak Muda, OJK Bongkar Modus Baru Penipuan di Sektor Perbankan
Kronologi Kasus Penggelapan Tas dan Peran Angela Lee
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ary Syam juga menjelaskan secara lengkap bagaimana kronologi kasus penggelapan tas mewah yang dilakukan oleh selebgram Angela Lee tersebut.
“Jadi ini modus yang dilakukan oleh tersangka AC. Tersangka AC alias AL ini adalah tersangka awalnya membeli tas mewah berbagai merek, Hermes dan LV. Awalnya tersangka membeli tas kepada korban melalui seseorang,” jelasnya.
Merasa transaksi pembelian tas mewah tersebut berjalan lancar, Angela Lee pun membeli tas mewah tersebut langsung kepada pemiliknya alias korban dengan total 15 tas mewah dari merek Hermes dan LV.
“Beberapa tas pembayaran lancar. Karena lancar, tersangka membeli tas mewah ini langsung kepada korban, total ada 15 tas merek Hermes dan LV,” lanjutnya kemudian.
Namun, ternyata Angela Lee tidak meneruskan pembayaran uang hasil penjualan tas mewah tersebut kepada pemilik awalnya, yakni korban, padahal pemilik baru tas tersebut sudah membayarkannya ke Angela Lee.
Berita Terkait
-
Lisa Mariana Diduga Tipu Teman Sendiri: Piyama Tak Sampai, Uang Raib!
-
Pasangan Muda di Jakarta Barat Kena Tipu Polisi Gadungan, Motor Lenyap
-
Wanita Muda di Jakbar Dijebak saat COD Jual Motor, Adelia Nyaris Diborgol Penipu Ngaku-ngaku Polisi
-
Kasus Penipuan Modus Konser Musik, Youtuber Ranggo Akui Keterangan Saksi di Sidang
-
OJK: Waspada, Penipuan Modus Investasi Kripto Semakin Marak
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Sosok Dipo, Anak Pandji Pragiwaksono yang Dibully Gegara Materi Mens Rea
-
Mens Rea Pandji Terancam Dihapus? Ini 4 Konten Netflix yang Pernah Di-Takedown Pemerintah
-
Diterpa Isu Terlantarkan Anak Kandung, Denada Posting Momen Mengharukan
-
Telan Biaya Rp85 Miliar, Papa Zola The Movie Janjikan Kualitas Visual Sekelas Hollywood
-
Heboh Riders Fajar Sadboy Minta Alphard Hingga Dior, Asli atau Settingan?
-
Alasan Netflix Tak Hapus Mens Rea Pandji Pragiwaksono Meski Ada Laporan Polisi
-
Geram Fisik Anaknya Dibully Buntut Mens Rea, Istri Pandji Pragiwaksono Ancam Lapor Polisi
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Hubungannya dengan Tompi, setelah Kena Kritik Sang Dokter Bedah
-
Film Surat ke-8 Angkat Potret Gap Generasi Lewat Akting Aurora Ribero dan Arief Didu
-
Sinopsis How to Become a Tyrant di Netflix: Membongkar "Buku Panduan" Diktator Paling Kejam