Suara.com - Adhisty Zara membuat pengakuan yang personal dan mendalam di balik perannya di film "Bertaut Rindu".
Film yang mengangkat genre romansa remaja ini ternyata memiliki alur cerita yang bersinggungan dengan kehidupan pribadi Adhisty Zara.
"Aku relate sih sama cerita ini. Jadi project ini lumayan personal, i've been there," kata Adhisty Zara saat datang ke kantor Suara.com di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan belum lama ini.
Dalam film "Bertaut Rindu", salah satu karakter bernama Magnus digambarkan sebagai sosok yang hilang arah. Zara merasa bisa memahami perasaan tersebut karena pernah mengalaminya sendiri.
"Aku ada di posisi lost kayak Magnus (karakter di film Bertaut Rindu)," imbuhnya.
Namun, di balik kesulitan itu, Zara kini bersyukur memiliki support system terkuat pada sosok ibunya.
Hubungan mereka yang kini begitu erat adalah buah dari perjalanan panjang. Karena beberapa tahun lalu, curhat dan membuka diri bukanlah hal yang mudah dilakukan di keluarganya.
"Tapi untungnya aku punya mama, dia support system aku. Sudah tiga tahun ini aku nggak ada rahasia sama dia," ujar Adhisty Zara.
"Kenapa baru tiga tahun, karena Aku tuh dulu bukan keluarga yang hangat," papar Adhisty Zara.
Baca Juga: Usung Cerita Islam dan Buddha, Film Berebut Jenazah Dibintangi Adhisty Zara dan Junior Roberts
Mantan personel JKT48 ini menjelaskan bahwa keluarganya di masa lalu cenderung kaku dan sulit mengekspresikan perasaan karena gengsi yang tinggi. Ini menjadi sifat yang diakuinya menurun di dalam keluarga.
"Papa aku keras dan gengsi banget. Tapi memang gitu terbentuknya, ya turunan," kata artis 22 tahun ini.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa sifat kaku tersebut bukan berarti tidak ada rasa sayang di antara mereka.
"Bukan berarti gak sayang ya," imbuhnya menegaskan.
Titik balik terjadi seiring proses pendewasaan dan berbagai pelajaran hidup yang ia lalui.
Adhisty Zara dan keluarganya sadar perlu ada pola komunikasi baru agar hubungan mereka bisa lebih dekat dan harmonis.
Berita Terkait
-
Baru Ngobrol dengan Ibunya 3 Tahun Terakhir, Adhisty Zara Merasa Kisahnya Mirip Film Bertaut Rindu
-
Kembali Jadi Cegil di Film Bertaut Rindu, Adhisty Zara Kirim Pesan buat Remaja yang Nyaris Depresi
-
Fakta Menarik dan Sinopsis Film Bertaut Rindu, Kisah Romantis yang Dibalut Drama Keluarga
-
Adhisty Zara Ngaku Disantet Mantan, Diduga Kakang Abimanyu Jurnalrisa
-
Hasyakyla Utami Kakak Adhisty Zara Diduga Alami Kekerasan, Perlihatkan Luka di Leher
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Goda Vic Zhou Lepas Jaket di Panggung, Vanness Wu Bikin Penonton Konser F4 Histeris!
-
Bukan Sekadar Konser, Ini 3 Hal Mewah yang Bikin Penonton F4 'FForever' Dimanja Habis-habisan
-
Demi Jerry Yan Cs, 13 Fans F4 Niat Jahit Aksesoris Baju Sebulan sebelum Konser FForever
-
Magis The Beatles di Tangan Bilal Indrajaya: Sukses Bius Ratusan Penonton Java Jazz 2026
-
Bukan Minta Maaf, Keluarga Kiai Pencabulan di Pekalongan Malah Tuntut Media Hapus Berita
-
Temani Sang Ibu Nonton Konser FForever, Joshua Suherman Beruntung Dapat Akses Tiket Khusus
-
Shadow in the Cloud Malam Ini: Chloe Grace Moretz Terjebak di Ruang Sempit dengan Monster
-
Rekomendasi Sinema Asia di Netflix: A Foggy Tale, Kisah Penjemputan Jenazah Korban Politik
-
Edge of Tomorrow Malam Ini: Ketika Tom Cruise Terjebak dalam Labirin Waktu yang Mematikan
-
Anak Emas Joko Anwar di Film: Tara Basro hingga Fachri Albar