Suara.com - Warganet Malaysia menyerukan publiknya untuk memboikot film Jumbo dan sinema Indonesia. Pemicunya adalah film buatan sineas mereka sendiri, Blood Brothers: Bara Naga, gagal total di pasar negeri jiran.
Gelombang kekecewaan dan kemarahan tersebut tengah melanda media sosial Malaysia.
Situasi ini memanas hingga muncul seruan untuk memboikot film-film Indonesia, dengan film animasi Jumbo yang justru sedang laris manis menjadi sasaran utamanya.
Fenomena "buruk muka cermin dibelah" ini mencuat setelah film aksi ambisius Malaysia, Blood Brothers: Bara Naga, gagal total di bioskop Indonesia.
Film yang digadang-gadang sebagai salah satu film terlaris sepanjang masa di Malaysia itu, dilaporkan hanya mampu menarik sekitar 1.647 penonton selama masa tayangnya di Indonesia.
Angka yang sangat timpang jika dibandingkan dengan kesuksesan film-film Indonesia di bioskop Malaysia.
Kekecewaan ini tumpah di media sosial.
Sebagian netizen Malaysia menuding pasar film Indonesia tidak adil dan sengaja menutup pintu bagi karya dari negara tetangga.
"Beberapa netizen Malaysia menyebut pasar Indonesia tidak adil," demikian narasi yang beredar dalam video yang dilihat Suara.com, Rabu (16/7/2025).
Baca Juga: Mirip seperti Main Lego, Ryan Adriandhy Ceritakan Proses Kreatif Pembuatan Film Jumbo
Alih-alih melakukan introspeksi terhadap kualitas dan strategi pemasaran film mereka, sebagian netizen justru melampiaskannya dengan menyerukan aksi balasan.
"Sebagian bahkan menyerukan boikot terhadap Jumbo, film animasi Indonesia yang justru sedang pecah rekor sebagai animasi terlaris di Asia Tenggara," ungkap narasi dalam sebuah video analisis.
Sentimen negatif ini semakin diperkeruh oleh ulah oknum reviewer dan media Malaysia.
Seorang reviewer film asal Malaysia dikecam karena dianggap merendahkan Jumbo dengan bahasa tubuh dan gestur yang tidak pantas saat mengulas.
Puncaknya, sebuah media bernama BuzzPop TV dituding menghina dengan memplesetkan judul "Jumbo" menjadi "Jubo," sebuah istilah kasar dalam bahasa Melayu yang berarti "lubang p****t". Aksi ini memicu perang komentar lintas negara di dunia maya.
Namun, apakah benar pasar film Indonesia berlaku tidak adil?
Berita Terkait
-
Mirip seperti Main Lego, Ryan Adriandhy Ceritakan Proses Kreatif Pembuatan Film Jumbo
-
Timo Tjahjanto Ikut Semprot Kritikus Film Jumbo: Aneh
-
Film Jumbo 10 Juta Penonton: Sebuah Mimpi yang Kini Jadi Kenyataan!
-
5 Alasan Kenapa Film Jumbo Wajib Ditonton Saat Libur Panjang
-
MALIQ & D'Essentials Bawa Semarak Film Jumbo di Panggung Soundsfest 2025
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri
-
JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah