Suara.com - Prosesi pernikahan Maula Akbar Mulyadi Putra, putra sulung dari tokoh Jawa Barat Dedi Mulyadi, dengan Wakil Bupati Garut Luthfianisa Putri Karlina menjadi sorotan publik.
Tak hanya karena status kedua mempelai yang berasal dari keluarga terpandang, namun juga karena konsep seserahan yang sangat unik, kental dengan budaya Sunda, dan penuh makna filosofis.
Pawai Seserahan Tradisional: Penuh Warna dan Simbol
Dalam rangkaian acara yang digelar di Pendopo Garut, terlihat iring-iringan pria-pria berpakaian adat Sunda membawa seserahan secara tradisional menggunakan pikulan bambu.
Pemandangan ini sukses menarik perhatian warga dan netizen karena membawa nuansa adat yang kuat di tengah era modern.
Yang menarik, berbagai hasil bumi seperti terong, cabai, jagung, buncis, kembang kol, nanas, salak, pisang, hingga apel ditata artistik membentuk gunungan menyerupai tumpeng.
Tak hanya hasil bumi, prosesi seserahan juga dilengkapi dengan peralatan rumah tangga tradisional seperti tungku, kendi, lesung, hingga kasur kapuk gulung, yang membuat banyak netizen teringat pada suasana rumah nenek di kampung.
9 Sapi hingga 99 Bibit: Simbol Keberlimpahan
Maula Akbar juga diketahui membawa seserahan dengan jumlah yang tidak biasa. Angka-angka seperti 9 ekor sapi, 9 domba Garut, 9 ayam Pelung, 9 jenis padi lokal, 9 ikan gurame, hingga 99 bibit tanaman.
Baca Juga: Sendu, Respons Cinta Pertama Maia Estianty saat Dirinya Nikahi Ahmad Dhani
Hal tersebut seolah menunjukkan makna simbolik, di mana angka 9 yang dalam budaya lokal diyakini sebagai angka keberkahan dan harapan tak terputus.
Tak ketinggalan, 90 gram logam mulia turut melengkapi seserahan, menegaskan komitmen finansial dan kesiapan sang mempelai pria untuk membina rumah tangga dengan sepenuh hati.
Netizen Terpukau: Dari "Janda Mahal" hingga "Teguran Budaya"
Reaksi netizen pun beragam dan ramai di kolom komentar akun TikTok @infogarut.id yang mengunggah momen tersebut.
Salah satunya dari akun @Adi**** yang berkomentar, "Seserahan Janda Paling Mahal Abad ini. Janda Semakin di Depan," merujuk pada status Putri yang merupakan janda, namun tetap dipinang dengan kehormatan luar biasa.
Ada pula komentar dari @tren**** komariah yang salfok dengan seserahan berupa kasur kapuk, "kayanya ga bakal dipake tuh ", menyinggung benda tradisional yang kini sudah jarang digunakan tapi tetap dibawa sebagai simbol kesiapan dan ketulusan.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Vidi Aldiano Drop sejak Digugat? Cerita Raffi Ahmad Perkuat Dugaan
-
Viral Artis Jual Preloved Sampai Celana Dalam Anak dan Handuk Bekas, Siapa?
-
Lagi Heboh Isu Selingkuh, Dokter di Balik Operasi Plastik Cindy Rizky Aprilia Bikin Penasaran
-
Viral Harga Tiket Padang ke Jepang cuma Rp350 Ribu, Lebih Murah 3 Kali Lipat Dibandingkan Jakarta
-
Sulit Bilang 'Sayang', Ibnu Jamil Perbaiki Hubungan dengan Putranya
-
Going Merry Tembus Grand Line! Review One Piece Season 2, Jauh Lebih Megah
-
Jejak Digital Abu Janda Hina Rasul dan Presiden Prabowo, Kok Masih Aman?
-
Film Na Willa Tayang Lebih Dulu di 22 Kota, Tiket Jakarta Sold Out dan Sejumlah Kota Hampir Habis
-
Fanny Ghassani Kenang Momen Pilu Saat Orangtua Bercerai
-
Meluruskan Fakta: Benarkah Abu Janda Mengajak Perang dengan Malaysia?