Suara.com - Sutradara Joko Anwar memaparkan dua syarat yang harus dipenuhi sebuah narasi. Agar layak diangkat menjadi film oleh rumah produksinya, Come and See Pictures.
Kedua syarat ini penting dipenuhi untuk memastikan bahwa setiap karya tidak hanya menghibur, tetapi juga memiliki kedalaman dan inovasi.
"Semua film itu harus ada dua. Yang pertama harus 'social-relevant', jadi ngomongin hal-hal yang sedang kita alami sebagai orang Indonesia," kata Joko saat perkenalan film komedi horor "Ghost in The Cell" dan pemerannya di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat 25 Juli 2025.
Ia menjelaskan bahwa "Ghost in The Cell" pun memiliki komentar sosial yang kuat, sebab film ini membicarakan tentang miniatur Indonesia di dalam penjara.
"Mungkin kenapa kita set-nya penjara, mungkin sebagian kita merasa terpenjara dan kita harus bersatu untuk mengalahkan suatu kekuatan yang mungkin akan membuat kita berbahaya dalam hidup kita-kita," tambahnya, tanpa mengungkapkan terlalu banyak detail.
Syarat kedua adalah narasi harus bisa dieksplorasi dengan pendekatan "treatment" yang berbeda sehingga penceritaan menjadi inovatif.
"Dan film ini juga kalau nanti teman-teman lihat filmnya, berbeda 'treatment'-nya dari 'treatment' yang pernah ada atau pernah kita bikin sebelumnya," jelasnya, menjanjikan pengalaman sinematik yang segar bagi penonton.
"Ghost in The Cell" bukan ikutan tren horor komedi yang sedang populer.
Joko mengungkapkan bahwa ide cerita ini sudah ada sejak satu dekade lalu, jauh sebelum maraknya film horor komedi saat ini.
Baca Juga: Fakta-Fakta Ghost in the Cell Film Terbaru Joko Anwar, Bertabur Aktor Hits!
Ia menambahkan bahwa ide tersebut bahkan sudah resmi diluncurkan pada 2018. Kemudian melewati tahap praproduksi selama enam tahun dari 2018 hingga 2024 dan baru mulai diproduksi pada 2025.
Meskipun ide dasarnya sudah lama, Joko Anwar dan timnya terus melakukan penyesuaian agar "Ghost in The Cell" tetap relevan dengan isu-isu terkini di Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama, juga diumumkan bahwa "Ghost in The Cell" merupakan kolaborasi kedua Come and See Pictures dengan Barunson E&A.
Sebelumnya, Barunson E&A telah berperan sebagai "sales agent" untuk film drama misteri "Legenda Kelam Malin Kundang".
Kini, di "Ghost in The Cell", rumah produksi asal Korea Selatan itu tidak hanya kembali sebagai "sales agent", tetapi juga terlibat sebagai produser eksekutif. Kerja sama ini turut melibatkan Rapi Films.
"Ghost in The Cell" yang merupakan film horor komedi, dijadwalkan akan dirilis di bioskop pada 2026. Saat ini masih tahap penyuntingan, menurut Joko.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Anggaran Pakan Hewan di Kebun Binatang Surabaya Dikorupsi Rp10,2 M di, DPR Minta Semua Diperiksa!
-
Review A Toxic Love Story: Manipulasi Lebih Mematikan dari Kekerasan Fisik?
-
Gantikan Hotman, Mantan Jubir KPK Kini Pasang Badan Jadi Advokat Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
-
KPK Bongkar Alasan Tahan Febrie, Ada 'Surat Sakti' yang Dikirim Sejak Jumat Pagi
-
Berapa Lama Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Bakal Mendekam di Rutan KPK?
-
Apa Kata KPK soal Klaim Kriminalisasi Febrie Adriansyah? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Tayang 2027, Drama Misteri-Kriminal 'Code' Rilis Jajaran Pemeran Utama
-
Karena Buru-buru Sudah Malam, Alasan Kejagung Tak Pakaikan Rompi Pink ke Febrie Adriansyah
-
Dua Kata Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Masuk ke Rutan KPK Tanpa Pakai Rompi Pink
-
Budget 4 Jutaan? 5 HP Gaming Ini Bisa Push Rank Tanpa Lag