Suara.com - Aktor sekaligus YouTuber Denny Sumargo membuat pengakuan mengejutkan terkait podcast kontroversialnya bersama DJ Panda.
Pria yang akrab disapa Densu ini mengaku sempat berada di posisi sulit saat sesi pra-wawancara, apalagi setelah mendengar cerita awal yang berbelit-belit.
Denny Sumargo bahkan berpikir untuk membatalkan penayangan podcast tersebut karena khawatir justru akan memperburuk keadaan dan merusak reputasi semua pihak.
"Jadi akhirnya gue lihat, 'Wah, kayaknya hancur nih kalau misalnya podcast ini ditayangkan'," ungkapnya saat ditemui di Pullman Central Park, Jakarta, pada Minggu, 27 Juli 2025.
Denny Sumargo sadar tidak bisa bersikap terlalu kaku atau memaksa DJ Panda untuk langsung terbuka sepenuhnya di depan kamera.
"Nggak lah, kan nggak boleh gitu. Jadi kan off the record-nya, nggak mungkin gue. Apa lagi nanyanya saklek-saklek gitu. Nggak baik," kata dia.
Namun di sisi lain, Denny Sumargo ingin podcast-nya dapat meredam potensi konflik yang lebih luas di tengah masyarakat dalam menyikapi masalah Erika Carlina dan DJ Panda.
"Isu seperti ini kan tidak bagus ya. Jangan sampai akhirnya malah menimbulkan polemik di masyarakat. Dan butuh DJ Panda untuk membereskan semuanya," tegas Denny Sumargo.
Suami Olivia Allan akhirnya memilih pendekatan yang lebih personal, dengan berbicara dari hati ke hati terlebih dahulu.
Baca Juga: Erika Carlina Siap Bertemu DJ Panda, Tapi dengan Syarat yang Bikin Geger!
"Gue ngomong baik-baik segala macem. Gue kasih tahu baik-baik," sambungnya.
Setelah melalui obrolan mendalam di belakang kamera untuk memahami akar masalahnya, barulah proses rekaman podcast diulang hingga akhirnya ditayangkan ke publik.
Sama seperti yang sudah ia sampaikan di Instagram, Denny Sumargo membenarkan bahwa podcast yang kini tayang adalah proses rekaman kedua dengan DJ Panda.
"Jadi akhirnya gue panggil, ngobrol baik-baik, tanya, dengerin kenapa sebenarnya masalahnya, mau diselesain gimana, baru podcast," pungkas Denny Sumargo.
Tag
Berita Terkait
-
Awalnya Dipuja, DJ Bravy Kini Dicap Pahlawan Kesiangan Hingga Dibandingkan dengan DJ Panda
-
Denny Sumargo Ternyata 2 Kali Podcast dengan DJ Panda: Yang Pertama Masih Bohong
-
Buntut Terseret Konflik Erika Carlina, Nathalie Holscher Akui Tak Ada Job dan Kena Mental
-
Bak Senjata Makan Tuan, Erika Carlina Sempat Remehkan Risiko Hamil di Luar Nikah
-
Berakhir Hamil di Luar Nikah, Erika Carlina Sempat Bangga Didekati Charlie Puth
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Denada Disebut Serahkan Bayi yang Dilahirkan saat Usia 10 Hari, Pertemuan di Surabaya 23 Tahun Lalu
-
Kronologi Meninggalnya Lucky Element, Sempat Lemas dan Masuk ICU sebelum Meninggal
-
Ranty Maria dan Rayn Wijaya Resmi Nikah di Bali, Janji Suci Penuh Air Mata Bahagia
-
Sosok yang Fotonya jadi Cover MP3 Akhirnya Muncul, Ngaku Malu saat Viral
-
Ini Alasan Lula Lahfah Hapus Tato sebelum Meninggal Dunia
-
Disangkutpautkan dengan Pemilik Whip Pink, DJ Bravy Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
-
Polisi Periksa 6 Saksi Terkait Meninggalnya Lula Lahfah, Hasil Uji Labfor CCTV Jadi Kunci Utama
-
Disindir Netizen tentang Masa Lalu di Tengah Duka, Reza Arap Bertekad Jaga Nama Baik Lula Lahfah
-
Dragon Ball Super Comeback Lewat The Galactic Patrol, Serial Pertama Sejak Wafatnya Akira Toriyama