Suara.com - Musisi Doadibadai Hollo atau yang akrab disapa Badai akhirnya buka suara menanggapi keluhan Hendra Samuel Simorangkir alias Sammy Simorangkir dalam sidang uji materi UU Hak Cipta di Mahkamah Konstitusi (MK) pekan lalu.
Dengan tegas, pria 47 tahun itu membalikkan keadaan dan menyebut dirinyalah yang sebenarnya mengalami kerugian finansial, bukan Sammy.
Pernyataan ini disampaikan Badai saat ditemui di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, pada Senin (28/7/2025).
Ia merespons kesaksian Sammy di MK yang mengaku merasa terancam dan tidak aman secara hukum karena persoalan royalti lagu-lagu ciptaan Badai yang pernah dipopulerkannya bersama Kerispatih.
Badai mengklarifikasi bahwa dirinya sudah pernah berkomunikasi secara baik-baik dengan Sammy untuk membahas kewajiban pembayaran royalti, sama seperti yang ia lakukan kepada band Kerispatih. Namun, menurutnya, pihak Sammy menolak untuk memenuhi kewajiban tersebut.
"Ke Sammy pun, saya berkomunikasi. Berkomunikasi untuk melakukan hal yang sama dengan band saya (Kerispatih)," ungkap Badai.
Ia melanjutkan bahwa komunikasi itu dilakukan karena lagu-lagu ciptaannya terus menerus dibawakan oleh Sammy dalam berbagai pertunjukan setelah tidak lagi bersama Kerispatih. Namun, iktikad baiknya tidak mendapat sambutan positif.
"Yang bersangkutan juga menolak untuk membayarkannya," tegas Badai.
Pencipta lagu "Aku Cuma Punya Hati" ini membeberkan bahwa hanya Kerispatih, setelah melalui proses negosiasi, yang sepakat membayar royalti sebesar 5 persen.
Baca Juga: Tak Berupaya Mediasi, Label Musik yang Hilangkan Nama Badai dari Lagu Ciptaannya Ngaku Khilaf
Sementara itu, Sammy sama sekali tidak pernah membayarkan hak ekonomi atas lagu-lagu yang ia bawakan.
"Jadi yang membayarkan itu hanya Kerispatih aja 5 persen. Kalau Sammy nggak pernah bayar ke saya," jelasnya.
Meskipun haknya tidak dipenuhi, Badai mengaku tidak pernah mengejar atau menagih Sammy. Ia memilih untuk tidak memperpanjang masalah dan membiarkannya.
Oleh karena itu, ia merasa heran ketika Sammy justru merasa menjadi korban dan mengeluh di sidang MK. Badai pun secara telak mempertanyakan di mana letak kerugian yang dialami oleh Sammy.
"Saya tanya, sekarang kerugiannya di mana? Jadi kalau bicara masalah kerugian, kan yang rugi saya," kata Badai dengan nada bertanya.
Badai semakin menyayangkan sikap Sammy, mengingat dalam kesaksiannya di MK, Sammy sendiri mengakui bahwa dirinya tidak pernah benar-benar dipersoalkan secara hukum oleh Badai.
Berita Terkait
-
Badai Petir Terjang New York Jelang Final Piala Dunia 2026
-
Hujan Lebat dan Badai Petir, Laga Timnas Meksiko vs Ekuador Ditunda
-
Horor di Kansas: Timnas Inggris Dipaksa Mengungsi Saat Badai Tornado Datang
-
Perfect Storm 2026: Saat Harga Pertamax Meroket Bersamaan dengan Ledakan PHK Massal
-
72 Jam Penuh Guncangan di Indonesia: Rupiah Anjlok hingga Skandal Korupsi Pejabat Negara
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Bahlil Ubah Kuota RKAB Minerba 2026, Perusahaan Setor Royalti Terbesar Diprioritaskan
-
Remember Fest x Cube Concert Siap Gebrak Jakarta dengan Nostalgia dan Inovasi
-
Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo
-
Apakah Pakai Tinted Sunscreen Aman untuk Kulit Berjerawat? Simak Jawabannya di Sini!
-
Kaki Hilang dan Tangan Terikat, Jasad Mutilasi di Depok Ditemukan Saat Warga Bakar Karung
-
Geger di Garut! Dendam Lama Berujung Pembacokan, Pria Serang Kerabat Pakai Golok
-
KPK Geledah Kantor Imigrasi Jaksel, Usut Kasus Gratifikasi Eks Wamen Silmy Karim
-
MBG Telan Korban, BGN Naikkan Status Kasus dan Sanksi Tegas Pelaku
-
Pemerintah Lebih Untung Jika Jalankan Putusan MK Soal MBG di 2027, Pakar UGM Jelaskan Alasannya
-
Lolos Final Piala Presiden 2026, Igor Tolic Justru Ungkap Alarm Bahaya untuk Persib Bandung