Suara.com - Di balik penolakan tegasnya untuk reuni bersama Kerispatih, Doadibadai Hollo atau Badai ternyata menyimpan kekecewaan mendalam dan pandangan jauh ke depan terkait potensi masalah yang bisa timbul, salah satunya soal royalti.
Bukan itu saja, pria yang akrab disapa Badai ini juga mengaku pernah menolak tawaran dengan nilai fantastis untuk kembali ke panggung bersama band lamanya.
Fakta tersebut diungkapkan Badai saat diwawancarai di kawasan Fatmawati, Jakarta, Senin, 28 Juli 2025. Ia menegaskan bahwa uang bukanlah faktor penentu dalam keputusannya yang sudah bulat.
Badai membeberkan bahwa sekitar empat bulan lalu, sebuah event organizer (EO) datang dengan tawaran menggiurkan.
Pihak penyelenggara acara bahkan mempersilakannya untuk menyebut nominal berapa pun yang ia inginkan demi terwujudnya reuni Kerispatih.
"Masih banyak (permintaan reuni Kerispatih). Empat bulan lalu ada EO yang minta saya, berapapun harganya sebutin. Nanti boleh dicek sama manajemen saya," ungkap Badai.
Namun, tawaran yang bisa membuat banyak orang silau itu tak menggoyahkan prinsipnya. Pencipta lagu-lagu hits Kerispatih ini menyatakan bahwa dalam masalah ini, ia mencari sesuatu yang lebih berharga dari sekadar materi.
"Sekali lagi, saya bukan orang kaya, bukan orang berlebihan, saya cukup aja. Tapi untuk masalah ini, bukan uang patokan saya. Saya ingin segala sesuatu dilakukan dengan wisdom. Itu yang mau saya temukan sampai saat ini," ujar dia.
Selain itu, Badai juga menyinggung kekecewaannya. Ia merasa meski sudah memilih diam dan tidak mempermasalahkan lagu-lagunya dibawakan oleh Kerispatih maupun mantan vokalisnya, namanya masih saja terseret dalam narasi yang tidak ia inginkan.
Baca Juga: Skandal Kredit Lagu! Badai Eks Kerispatih Geram Namanya Dicoret dari I Still Love You Sejak 2016
"Saya agak kecewanya, ketika saya diam, nggak permasalahkan, bahkan band Kerispatih masih membawakan lagu saya, saya nggak masalah. Vokalis yang dulu juga masih bawa lagu saya. Ternyata, nama saya malah dibawa lagi. Itu yang agak membuat saya kecewa," katanya.
Alasan lain yang tak kalah penting adalah prediksinya mengenai potensi masalah royalti musik yang bisa menjadi konflik berkepanjangan.
Badai merasa telah cukup sering membahas masalah tersebut, namun tidak menemukan pemahaman yang sejalan. Memaksakan kehendak, menurutnya, bukanlah solusi.
"Salah satunya lagi, saya tahu potensi masalah (royalti musik) ini akan jadi masalah berkepanjangan. Saya sudah beberapa kali bicara panjang. Kalau orangnya nggak paham, apakah saya harus paksakan?" katanya.
Oleh karena itu, ia mengambil sikap tegas untuk tidak terlibat lebih jauh dengan berbagai kegiatan Kerispatih, setidaknya sampai kisruh soal royalti menemukan titik terang.
"Saya memilih diam dan menghindar, memilih tidak masuk ke dalam masalah yang sama," tutup Badai.
Berita Terkait
-
Perkuat Lini Serang, Kendal Tornado FC Rekrut Winger Jepang Yushi Yamaya
-
Perkuat Sektor Wing Back, Kendal Tornado FC Datangkan Eks Pemain Timnas U-19
-
Gabung Kendal Tornado FC, Diego Dalloca: Saya Ingin Menciptakan Sejarah!
-
Badai Petir Terjang New York Jelang Final Piala Dunia 2026
-
Hujan Lebat dan Badai Petir, Laga Timnas Meksiko vs Ekuador Ditunda
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Anom Widiyantoro dari Partai Apa? Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK
-
Lupakan Skor 7-0, Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Ujian Sesungguhnya di Piala AFF 2026
-
5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
-
Harta Anom Widiyantoro, Ternyata Masuk Golongan Bupati Terkaya di Jawa Tengah
-
Sinergi BRI dan KPP: Penyaluran KUR Perumahan Tembus Rp10,6 Triliun
-
KPP Apresiasi BRI, Jadi Bank Terbaik Penyalur KUR Perumahan
-
Sukseskan Program KPP, BRI Pegang Porsi Strategis KUR Perumahan
-
Tuai Sorotan, Anak Tom Cruise Kini Tak Lagi Pakai Nama Belakang sang Ayah
-
Dorong Program 3 Juta Rumah KPP, BRI Siap Penuhi Target 2026
-
Stok AS Menyusut, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 2 Dolar AS