Suara.com - Film Panggil Aku Ayah akhirnya tayang perdana lewat press screening di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Rabu, 30 Juli 2025.
Film garapan Visinema Studios dan CJ ENM ini menyuguhkan drama keluarga yang hangat, menguras air mata, dan dibalut komedi segar.
Disutradarai oleh Benni Setiawan, Panggil Aku Ayah merupakan adaptasi dari film Korea bertajuk Pawn yang dirilis 2020.
Film ini berkisah tentang Dedi (Ringgo Agus Rahman), seorang penagih utang, yang tanpa sengaja harus merawat anak kecil bernama Intan (Myesha Lin) setelah sang ibu pergi menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
Bersama sepupunya, Tatang (Boris Bokir), Dedi perlahan membentuk ikatan emosional yang hangat dengan Intan, meski tak ada hubungan darah di antara mereka. Saat dewasa, sosok Intan diperankan oleh Tissa Biani.
Dalam penayangan perdananya, akting Myesha Lin langsung mencuri perhatian. Di usianya yang masih sangat belia, dia tampil begitu natural. Pelafalan dialognya jelas, dan celetukannya yang polos sukses mengundang tawa seisi bioskop.
Ringgo Agus Rahman juga tampil memukau. Perubahan karakter Dedi dari sosok garang dan cuek menjadi ayah penuh kasih tergambar halus dan konsisten dari awal hingga akhir. Penonton bisa merasakan cinta tanpa syarat dari Mang Dedi kepada Intan kecil.
Boris Bokir menjadi pelengkap yang menyegarkan. Candaan khasnya menghidupkan suasana dan menyeimbangkan drama yang cukup emosional.
Sementara Tissa Biani tampil kuat sebagai Intan dewasa, terutama dalam adegan menangis yang emosinya begitu terasa.
Baca Juga: Rossa Ngaku Hampir Menyerah Jadi Penyanyi, Lagu "Tegar" Jadi Titik Balik dalam Kariernya
Tak hanya mengharukan, Panggil Aku Ayah juga sarat makna. Film ini mengajarkan tentang pengorbanan, dari seorang ibu yang rela menyerahkan 'harta' terbaiknya demi masa depan sang putri, hingga perjuangan Mang Dedi yang banting tulang demi mendidik Intan dengan cara terbaik.
Mang Dedi juga menjadi simbol keikhlasan sejati. Dia rela membiarkan Intan pergi dan memilih kembali ke orang tua kandungnya, meski sudah menganggap gadis tersebut sebagai anak sendiri.
Bonding yang terjalin kuat antara Mang Dedi dan Intan pun sukses membuat banyak penonton tersedu, merindukan sosok ayah di rumah.
Alur cerita memang mengandung keharuan sejak awal, namun babak akhir benar-benar menjadi ledakan emosi. Di dalam studio bioskop, terdengar banyak penonton menangis tersedu-sedu.
Film ini membangkitkan kerinduan akan keluarga, sekaligus menyadarkan pentingnya kasih sayang dari orang tua. Ada rasa ingin memeluk ayah dan ibu di rumah usai menonton film ini.
Latar tahun 90-an juga divisualisasikan dengan apik. Detail kendaraan, properti, hingga desain rumah menambah kekuatan atmosfer film secara keseluruhan.
Panggil Aku Ayah dijadwalkan tayang di bioskop mulai 7 Agustus 2025, dengan special screening lebih dulu di 25 kota sejak 3 Agustus.
Film ini layak ditonton, terutama bagi pencinta drama keluarga yang penuh kehangatan, air mata, dan makna.
Panggil Aku Ayah membuktikan bahwa keluarga sejati bisa lahir dari cinta dan perhatian, bukan hanya karena pertalian darah.
Berita Terkait
-
Rossa Bongkar Perjuangan di Balik Lagu "Tegar" yang Jadi Soundtrack Film 'Panggil Aku Ayah'
-
Highlight 6 Upcoming Film di San Diego Comic-Con 2025: Jadwal Tayang dan Sinopsis
-
Sinopsis Film Panggil Aku Ayah: Drama Haru Tentang Keluarga Tanpa Ikatan Darah
-
Baca Naskah Langsung Menolak! Ini Alasan Mengejutkan Boris Bokir Hampir Absen di Panggil Aku Ayah
-
Ditinggal Orang Tua, Tissa Biani Punya Ikatan Personal dengan Film Panggil Aku Ayah
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur