Suara.com - Nirina Zubir menghadapi salah satu tantangan terberat dalam kariernya saat memerankan karakter Alya di film horor Panggilan dari Kubur.
Berperan sebagai seorang ibu yang kehilangan anak satu-satunya, Nirina Zubir mengaku peran tersebut begitu menguras emosi hingga ia enggan melakukan riset yang terlalu dalam.
Bagi Nirina Zubir, skenario film ini sudah cukup kuat untuk membuatnya merinding. Ia merasa bobot cerita yang disajikan sudah sangat berat, bahkan sebelum proses syuting dimulai.
"Nggak terlalu berani riset banget gitu, karena, eh, boro-boro mau ngeriset gitu ya. Bener-bener baca skenarionya aja, baca sinopsisnya aja dulu deh gitu," kata Nirina saat hadir di kantor Suara.com pada Jumat, 1 Agustus 2025.
Salah satu adegan yang paling membekas dan terasa berat baginya adalah saat harus memandikan jenazah anaknya, yang diperankan oleh aktris muda Virzha.
Adegan tersebut menjadi puncak dari penderitaan karakternya.
"Salah satunya adalah yang seperti mungkin kita lihat di trailer, memandikan jasad anak satu-satunya," ungkap istri dari Ernest Fardiyan Sjarif ini.
Karena beratnya tuntutan emosional, Nirina membangun ikatan yang sangat kuat dengan Virzha di lokasi syuting.
Keduanya saling menguatkan, terutama sebelum melakoni adegan-adegan yang sulit.
Baca Juga: Artis Lain Ikut Jadi Korban, Nirina Zubir Kritik Kegagalan Pemerintah Atasi Mafia Tanah
"Aku tuh setiap kali mau syuting tuh berdua sama dia tuh gandengan tangan bener-bener, 'oke ya, ini ini adegan aja, jadi kamu kuat, kamu nggak usah takut'," tutur Nirina, menirukan ucapannya pada Virzha.
Untuk mendalami perannya, Nirina Zubir lebih memilih menggunakan empati dan imajinasinya sebagai seorang ibu daripada melakukan riset teknis.
Ia mencoba membayangkan rasa sakit yang tak terhingga jika berada di posisi karakternya.
Ia menjelaskan metodenya, "Aku benar-benar, aduh, walaupun perih ya, tapi kayak memposisikan diri kalau aku lagi ada di situ kejadiannya itu, aku akan gimana ya, gitu lho."
Pada akhirnya, kedalaman dan bobot emosional inilah yang menjadi alasan utama Nirina Zubir menerima peran tersebut.
"Dan makanya ini salah satu yang kenapa alasan ngambil film horor ini juga karena buat kami dari pemain aja udah rasanya udah beda ya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Nirina Zubir Hadapi Teror Mencekam dalam Film Panggilan dari Kubur
-
Nirina Zubir Jadi Ibu Toxic di Film 'Tinggal Meninggal', Singgung Tren Self-Love yang Kebablasan
-
Nirina Zubir Kembali Main Film Horor, Panggilan dari Kubur Angkat Luka Seorang Ibu
-
Ikut Terapkan Efisiensi Keuangan, Nirina Zubir: Kami Pun Juga Sama
-
Kasus Mafia Tanah Tak Kunjung Usai, Nirina Zubir: Perjuangan Lama Banget!
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Promo Tiket Bioskop CInepolis, Khusus Nasabah BRI
-
Bahlil di Musda Golkar Sumsel: Migas dan Batu Bara Jangan Terus Ditentukan dari Jakarta
-
Remaja 14 Tahun Jadi Aktor Pembunuhan Berencana, Jasad Korban Dibakar
-
Melihat Dunia Lagi Setelah Kornea Rusak, Ini Revolusi Teknologi Transplantasi Mata Modern
-
Dulu Hidup di Sepanjang Sungai Musi, Kini Tembang Batanghari Sembilan Terancam Hilang
-
Menko Djamari Bela Program Pemerintah, Sebut Ada Banyak Akun 'Potong Video' di Medsos
-
Mengenal Desa Kemiren: Menjaga Budaya Osing Bersama Desa Sejahtera Astra
-
Manfaat Rutin Baca Al Fatihah dan Puasa Weton Anak Menurut Ulama Gus Iqdam
-
Perkuat Ekosistem Keuangan Pertanian di Minahasa Selatan, BRI Komitmen Beri Dukungan
-
Tiga Ledakan Terdengar Beruntun, Ruko Penjual Pakan dan Pertamini Terbakar di Palembang