Suara.com - Sidang kasus dugaan pemerasan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjerat Nikita Mirzani kini memasuki babak baru.
Kesaksian dari pelapor, dokter kecantikan Reza Gladys, di persidangan justru memantik percikan konflik di luar persidangan. Nama pengusaha kosmetik Shandy Purnamasari sahabat Nikita masuk ke dalam pusaran drama.
Shandy secara terbuka meminta klarifikasi atas pernyataan Reza menyinggung dana sebesar Rp4 miliar, uang yang diberikan Reza kepada Nikita Mirzani.
Melalui media sosial, Shandy secara langsung menuntut penjelasan dari Reza Gladys terkait kesaksiannya di sidang Nikita Mirzani.
"Dok, jelasin dong soal Rp4 miliar yang kata dokter itu karena aku konfirmasi ke Dok Oky. Kata Dok Oky nggak ngomong seperti itu ke dokter. Makasih ya, karena ini jadi fitnah ke aku," tulis Shandy, menyoroti pernyataan Reza dalam sidang minggu lalu.
Merasa namanya tersudutkan, Reza Gladys tak tinggal diam. Melalui akun Instagram pribadinya memberikan penjelasan panjang lebar.
Reza menegaskan bahwa kesaksiannya di pengadilan murni merupakan jawaban atas pertanyaan yang diajukan oleh hakim dan jaksa. Dia tak bermaksud menyeret pihak lain.
"Di persidangan, saya ditanya mengenai isi percakapan saya dengan saksi lain, maka saya harus menjelaskan sesuai dengan kenyataan yang terjadi, bukan mengada-ada," tulis Reza.
"Saya tidak tiba-tiba menceritakan hal yang tidak ditanya, tapi saya menjawab semua yang ditanyakan oleh Hakim, Jaksa, atau Pengacara terdakwa," sambungnya.
Baca Juga: Pengacara Bongkar Status Produk Reza Gladys yang Disebut BPOM Ilegal
Reza menekankan bahwa ia tidak bermaksud menambah masalah atau menyeret siapapun, melainkan hanya menjalankan kewajibannya untuk membeberkan kronologi yang ia lihat, dengar, dan rasakan.
Menanggapi tudingan netizen bahwa ia takut atau menghindar, istri Attaubah Mufid ini memberikan pernyataan tegas.
"Saya bercerita di depan Majelis Hakim, bukan di media sosial. Tidak mungkin saya berani mengatakan hal yang tidak benar, apalagi semua bukti sudah diperiksa," tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa ada banyak nama lain yang disebut dalam percakapan tersebut, tidak hanya satu orang.
Sebagai pengingat, kasus ini berakar dari laporan Reza Gladys pada 3 Desember 2024. Ia merasa produknya telah dicemarkan oleh Nikita Mirzani di media sosial.
Komunikasi yang terjalin untuk menyelesaikan masalah tersebut justru diduga berujung pada pemerasan, di mana Reza mengaku dimintai uang sebesar Rp5 miliar.
Dalam laporannya, Reza mengaku telah mentransfer dana secara bertahap, yang pada akhirnya membawa Nikita Mirzani dan asistennya ke meja hijau dengan dakwaan berlapis, termasuk UU ITE, pengancaman, hingga TPPU dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.
Kini, bola panas dari ruang sidang telah menggelinding liar, menciptakan efek domino yang menyeret figur-figur lain ke dalam sorotan.
Apa yang awalnya merupakan pertarungan hukum antara Reza Gladys dan Nikita Mirzani, kini telah berevolusi menjadi arena perdebatan publik yang lebih luas, menguji hubungan antar para pelaku di industri kecantikan tanah air.
Tag
Berita Terkait
-
Pengacara Bongkar Status Produk Reza Gladys yang Disebut BPOM Ilegal
-
Ngamuk di Ruang Sidang, Nikita Mirzani Terancam Bui dan Denda Puluhan Juta?
-
Selain Reza Gladys, BPOM RI Juga Nyatakan Skincare Shella Saukia Mengandung Bahan Berbahaya
-
Nikita Mirzani Bentak Hakim di Persidangan, Bakal Jadi Senjata Makan Tuan
-
Nikita Mirzani Koar-Koar Punya Rekaman Suap, Pengacara Reza Gladys: Itu Cuma Akal-akalan
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bedah Titik Lemah KPK: Bagaimana Dokumen Rahasia Bocor Lewat Siasat Orang Dalam?
-
Geliat Literasi Anak Muda: Minat Baca Bangkit, Harga Buku Sulit
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui
-
4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
-
Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang