Suara.com - Perseteruan panas antara dua dokter ternama di jagat maya, dr. Richard Lee dan dr. Samira yang dikenal sebagai Dokter Detektif atau Doktif, kini resmi memasuki babak baru.
Tak terima dengan status tersangkanya, Richard Lee melancarkan serangan balik dengan mengajukan gugatan praperadilan terhadap Polda Metro Jaya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Sidang perdana gugatan dengan nomor perkara 88/Pid.Pra/2025/PN JKT.SEL ini digelar pada Senin (11/8/2025).
Meskipun dr. Richard tidak hadir secara pribadi, kuasa hukumnya, Jeffry Simatupang, dengan tegas menyuarakan keyakinan kliennya.
Menurut Jeffry, penetapan status tersangka terhadap dr. Richard mengandung cacat hukum yang fundamental.
"Kami memiliki dasar-dasar hukum yang, menurut kami, seharusnya diterapkan. Ada kesalahan-kesalahan yang dilakukan selama ini," ujar Jeffry sebelum sidang dimulai, memberikan sinyal adanya dugaan kekeliruan prosedur dalam proses penyidikan.
"Kami yakin sekali bahwa posisi Dokter Richard secara hukum tidak bisa ditetapkan sebagai tersangka. Itu yang utama," tegasnya.
Lebih dari sekadar pertarungan yuridis, Jeffry juga menyentil perilaku pihak pelapor yang dinilai gemar membuat kegaduhan di luar ranah hukum.
Ia secara terbuka menantang Dokter Detektif untuk menyelesaikan perseteruan ini secara jantan di pengadilan, bukan melalui panggung media sosial yang kerap memanaskan suasana.
Baca Juga: Saksi Bongkar Suami Shella Saukia dan Oknum Aparat Ikut Serang Doktif
"Kenapa pelapor koar-koar akan menghadapi Dokter Richard? Untuk apa sih? Ayolah kita bertarung dalam koridor hukum, bukan koridor-koridor lain, khususnya media sosial," sindirnya.
Gugatan praperadilan ini merupakan puncak dari bola salju konflik yang mulai menggelinding sejak Januari 2025.
Saat itu, Dokter Detektif melaporkan dr. Richard Lee ke polisi atas dugaan serius, yakni menjual produk kecantikan tanpa izin edar.
Kasus ini sendiri bermula dari sebuah ulasan produk. Doktif mengklaim bahwa produk white tomatoes milik dr. Richard adalah overclaim karena tidak mengandung bahan yang dijanjikan.
Merasa nama baiknya diserang, dr. Richard Lee tidak tinggal diam dan melaporkan balik Dokter Detektif atas tuduhan pencemaran nama baik, yang kasusnya kini ditangani di Polres Jakarta Selatan.
Dengan diajukannya gugatan praperadilan, dr. Richard Lee tidak hanya berupaya membatalkan status tersangkanya, tetapi juga secara efektif memindahkan medan pertempuran dari lini masa media sosial ke ruang sidang yang terhormat.
Berita Terkait
-
Saksi Bongkar Suami Shella Saukia dan Oknum Aparat Ikut Serang Doktif
-
Senjata Makan Tuan? BPOM Beberkan Bahaya 4 Produk Terafiliasi Doktif yang Dicabut Izin Edarnya
-
Suami Reza Gladys Kerja Apa? Terungkap Pernah Kasih Cek Rp20 Miliar ke Doktif
-
Saksi Nikita Mirzani Merasa Dikerjai Jaksa: Cuma Disuruh Ngomong yang Mereka Mau!
-
Sidang Nikita Mirzani, Wargaet Salfok Hakim Ketua Malah Tidur saat Doktif Bersaksi
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tantang Syekh Ahmad Al Misry Tes Hafalan Al-Quran, Hanny Kristianto Siapkan Hadiah Rp1 Miliar
-
Peserta LCC Empat Pilar MPR RI Diduga Diintimidasi Usai Protes Penilaian Juri
-
Shindy Lutfiana MC LCC Empat Pilar MPR RI Mulai Kena 'Cancel Culture', Pihak EO Putus Kerjasama
-
Bukan Minta Maaf, Juri LCC MPR RI Malah Diduga Unggah Status Menantang Publik
-
Bikin Melongo, Emak-Emak Ini Angkut Motor Listrik Sambil Dibonceng
-
Sinopsis Film Fuze, Sajikan Thriller Aksi dengan Plot Bom dan Perampokan Rumit
-
MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalbar Minta Maaf Usai Videonya Viral
-
Film Kamu Harus Mati Siap Hantui Bioskop, Hadirkan Teror Gaib yang Menguji Persahabatan
-
Aldi Taher Mohon Doa, Sang Ayah Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Usus Buntu
-
Bikin Syok! Anggaran Bingkai Foto Prabowo dan Gibran Untuk Sekolah Rakyat Tembus Rp4,14 Miliar