Suara.com - Film animasi "Merah Putih One For All" yang tayang mulai hari ini, Kamis, 14 Agustus 2025, hadir tanpa deretan nama artis papan atas sebagai pengisi suara.
Sutradara Endiarto mengungkapkan, keputusan ini diambil bukan tanpa alasan, melainkan karena konsekuensi dari konsep produksi film yang murni gotong royong dan tanpa bujet.
Saat ditanya mengenai kemungkinan melibatkan artis ternama, Endiarto memberikan jawaban retoris yang menohok.
Menurutnya, mustahil untuk bisa membayar jasa mereka di saat filmnya sendiri merupakan "proyek thank you".
"Wah, kalau melibatkan artis saya mau bertanya, bisa enggak kita (bayar dengan) say thank you?" kata Endiarto saat ditemui di kantornya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Dia bahkan mengaku tidak pernah mencoba menawarkan proyek ini kepada para artis.
Endiarto sadar diri dengan kondisi produksinya dan tidak ingin menempatkan dirinya dalam posisi yang memalukan dengan menawarkan sebuah proyek tanpa bayaran profesional kepada mereka.
"Jadi gini, kalau kita nawarin, kita akan jadi malu gitu loh. Karena kita sudah paham," tegasnya.
Sebagai gantinya, film ini dihidupkan oleh talenta-talenta yang memiliki semangat kontribusi yang sama.
Baca Juga: Terus Dihujat, Film Merah Putih: One for All Hanya Dapat 16 Layar di Bioskop
Endiarto menceritakan kisah haru di balik layar, di mana para penampil di acara gala premier pun datang tanpa dibayar sepeser pun.
"Bahkan penarinya dari Brebes loh, Sanggar Tari Salem itu. Dia perform, bayangin dia bawa bajunya, ini, transportnya dari sini. Semua kontribusi dari mereka dan saya sangat apa ya, terharu," ungkap Endiarto.
Sikap ini sejalan dengan prinsip utama film "Merah Putih One For All" yang sejak awal tidak dimulai dari angka, melainkan dari niat tulus untuk berkontribusi memeriahkan HUT ke-80 RI.
Sekadar informasi, film "Merah Putih One For All" diproduksi oleh Perfiki Kreasindo dan tayang di bioskop mulai hari ini, 14 Agustus 2025.
Film animasi ini mengisahkan perjuangan delapan anak bangsa dalam menyambut kemerdekaan dan ditujukan untuk memeriahkan HUT ke-80 RI.
"Merah Putih One For All" menjadi sorotan di kalangan publik dan ramai menuai kritikan lantaran visualnya yang tidak begitu apik, hingga rumor budget Rp6,7 miliar yang kini sudah dibantah.
Berita Terkait
-
Film Merah Putih One For All Tetap Tayang Hari Ini, Tersedia di 3 Bioskop XXI Jakarta
-
Animasi Pertama Garapan Indonesia yang Tayang 1983, Lebih Bagus dari Film Merah Putih One For All?
-
Ogah Dikaitkan dengan Film Merah Putih One For All, PFN Bikin Animasi Sendiri
-
Siapa Yohanes Auri? Investor yang Ingin Danai Animasi Merah Putih One For All Rp1 Miliar
-
Bukan Cita-cita, Soimah Akui Terjun ke Dunia Hiburan karena 'Paksaan'
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Wujudkan Mimpi Jadi Pejuang, Beby Tsabina Bakal Pegang Senjata di Film Sejarah Emmy
-
Polosnya Gala Sky Ceritakan Kalung yang Selamat saat Kecelakaan
-
Sutradara Beri Cinta Waktu Ngamuk Dituding Bikin Adhisty Zara Mundur
-
Sinopsis 100 Days of Lies, Adu Akting Kim You Jung dan Jinyoung GOT7 di Drakor Spionase
-
Profil Lee Sang Bo, Aktor Korea yang Ditemukan Meninggal di Rumahnya
-
Angga Wijaya Bakal Jadi Duda Lagi, Ucapan Dewi Perssik Kembali Viral
-
Gaji Rp3 Juta Apakah Kena Pajak? Begini Ketentuan Lapor SPT Tahunan Menurut UU
-
Horor Prilly Latuconsina Meledak! Danur: The Last Chapter Tembus 2 Juta Penonton dalam 10 Hari
-
Viral Pria di Pamulang Sebar Brosur Jasa Esek-esek ke Anak Kecil, Diduga Idap HIV
-
Angga Wijaya Galau, Foto Istri Belum Dihapus meski Digugat Cerai