Suara.com - Mendalami sebuah peran seringkali menuntut seorang aktor untuk 'menjadi' karakter yang mereka mainkan.
Namun bagi aktris Clara Bernadeth, pengalaman ini ternyata meninggalkan jejak fisik yang tak terduga, bahkan setelah proses syuting film horor "Perempuan Pembawa Sial" usai.
Dalam film tersebut, Clara memerankan Puti, seorang perempuan yang menyimpan trauma mendalam dari masa lalunya.
Saking totalitasnya, efek dari peran tersebut benar-benar 'menempel' di tubuhnya, membuatnya merasa aneh saat berjalan selama berbulan-bulan.
Clara mengungkapkan bahwa karakternya, Puti, memiliki keunikan dalam cara berjalan dan bertingkah laku sebagai manifestasi dari luka batin yang belum sembuh.
"Memang ada perubahan fisik di karakter Puti yang terjadi karena memang bisa dibilang masa lalunya yang menyebabkan, di badannya dia tuh menyimpan trauma, gitu," kata Clara Bernadeth saat berkunjung ke kantor Suara.com di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Selasa, 19 Agustus 2025.
Rupanya, pendalaman karakter ini begitu intens hingga sensasi fisik tersebut terbawa ke kehidupan nyatanya.
Aktris cantik ini mengaku merasakan ketidaknyamanan yang nyata pada tubuhnya sendiri.
"Jadi pas setelah syuting tuh aku lumayan kurang nyaman ya dalam berjalan sendiri gitu karena aku merasakan apa yang si Puti rasain gitu. Sakitnya itu, traumanya itu," ungkapnya.
Baca Juga: Maxime Bouttier Jalani Adegan Panas di Rekaman Terlarang, Ada Izin dari Luna Maya?
"Tiba-tiba yang masih kebawa pas setelah syuting tuh masih kayak aneh gitu pas berjalan," tambah Clara.
Efek ini bukanlah hal sepele yang hilang dalam semalam. Clara mengaku butuh waktu yang tidak sebentar untuk melepaskan sisa-sisa karakter Puti dari dirinya.
"Butuh proses release-nya aja... Itu aja lumayan berminggu-minggu gitu. Berbulan-bulan bahkan. Aneh banget, sumpah aneh banget," tuturnya, menggambarkan betapa dalamnya dia menyelami penderitaan karakternya.
Proses pendalaman karakter Puti sendiri terbilang unik. Clara dibimbing oleh pelatih akting, Rukman Rosadi, untuk menemukan esensi karakternya melalui cara berjalan. Metode inilah yang tampaknya membuat gestur Puti begitu melekat pada dirinya.
Pengalaman ini menjadi bukti totalitas Clara Bernadeth dalam berakting, di mana batas antara peran dan diri sendiri menjadi begitu tipis demi menghidupkan sebuah karakter yang kompleks dan penuh luka.
Tentang Film Perempuan Pembawa Sial
Berita Terkait
-
Demi Dalami Peran Suami, Banyu Bening Nekat Pasang Foto Raihaanun di Wallpaper HP Berbulan-bulan
-
Film Perempuan Pembawa Sial, Gabungkan Bahulawean dan Bawang Merah Bawang Putih
-
Gabungkan Bahulawean dan Bawang Merah Bawang Putih, Film Perempuan Pembawa Sial Siap Bikin Merinding
-
5 Film Horor tentang Mitos 2025, Perempuan Pembawa Sial Angkat Mitos Bahu Laweyan
-
Cerita Horor Saat Proses Penggarapan Film Hotel Sakura, Rambut di Tembok Hingga Sosok yang Mengintip
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Diterpa Isu Terlantarkan Anak Kandung, Denada Posting Momen Mengharukan
-
Telan Biaya Rp85 Miliar, Papa Zola The Movie Janjikan Kualitas Visual Sekelas Hollywood
-
Heboh Riders Fajar Sadboy Minta Alphard Hingga Dior, Asli atau Settingan?
-
Alasan Netflix Tak Hapus Mens Rea Pandji Pragiwaksono Meski Ada Laporan Polisi
-
Geram Fisik Anaknya Dibully Buntut Mens Rea, Istri Pandji Pragiwaksono Ancam Lapor Polisi
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Hubungannya dengan Tompi, setelah Kena Kritik Sang Dokter Bedah
-
Film Surat ke-8 Angkat Potret Gap Generasi Lewat Akting Aurora Ribero dan Arief Didu
-
Sinopsis How to Become a Tyrant di Netflix: Membongkar "Buku Panduan" Diktator Paling Kejam
-
Reuni 13 Tahun, Rio Dewanto dan Michelle Ziudith Kuras Emosi di Sinetron Jejak Duka Diandra
-
SAS: Red Notice, Hadirkan Aksi Die Hard di Bawah Selat Inggris, Tayang Malam Ini di Trans TV