Suara.com - Kepercayaan rakyat pada anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) semakin tipis. Bahkan bukan dari kalangan orang dewasa, anak-anak pun kini mengkritik lembaga yang menyebut diri mereka wakil rakyat ini.
Sebuah video beredar menunjukkan seorang anak kecil yang secara terang-terangan tak ingin menjadi anggota dewan.
Momen itu terlihat saat dia ditanya orang dewasa, apakah punya cita-cita menjadi anggota DPR.
"Kamu nggak pingin jadi DPR?" tanya seorang kyai di panggung pada seorang santriwati cilik.
Jawabannya anak kecil itu tegas mengatakan tidak mau dengan satu kalimat tapi menohok.
"Nggak. Haram," jawabnya.
Membuat penasaran kenapa bisa anak itu menyebut menjadi anggota DPR haram. Dia kemudian menjelaskan jika kebanyakan anggota DPR ini memakan uang rakyat.
"Kadang suka makan uang rakyat," jelasnya penuh keberanian.
Pernyataan anak ini kemudian viral di media sosial salah satunya diunggah akun @ohmeygatt dikutip pada Minggu, 24 Agustus 2025.
Baca Juga: 5 Fakta Karier Pasha Ungu, Dari Rocker ke Politisi Senayan Hingga Isu Hoax Mundur dari DPR
"Anak sekecil itu aja tahu," tulis akun tersebut.
Netizen bermunculan dan menanggapi video dengan beragam komentar. Banyak yang senang mendengar kata-kata anak itu karena sangat berani dan jujur.
"Anak kecil itu bicara jujur, apa adanya, dan nyata. Mantap dek," komentar netizen.
"Terima kasih banyak dek kamu mewakili rakyat Indonesia dengan kejujuranmu," komentar netizen lain.
"Anak kecil aja tahu kualitas DPR RI!" komentar netizen lain.
Netizen pun menyindir anggota DPR yang mendapat kritik dari anak kecil.
"Bayangin seorang anak kecil udah tau kalau DPR suka makan uang rakyat, gak malu dikatain yang akan jadi generasi baru," komentar netizen.
"Mereka malu gak sih diginiin sama anak kecil? Apa urat malunya udah dijual ya di shopee jadi udah pada gak ada gitu," tambah lainnya.
Gara-gara gaji dan tunjangan DPR RI naik
Rakyat semakin geram pada anggota dewan setelah mereka semua mendapatkan kenaikan tunjangan. Paling mencolok adalah tunjangan tempat tinggal sebesar Rp50 juta per bulan karena tak dapat rumah dinas.
Gaji dan tunjangan DPR RI pun akhirnya terungkap ke publik dan semakin membuat rakyat sakit hati. Mereka mendapatkan banyak tunjangan yang membuat hidup semakin sejahtera.
Padahal rakyat masih banyak yang menderita dan tak punya pekerjaan, atau lebih parahnya setiap hari belum tahu bisa makan atau tidak karena tak punya uang.
Saat ramai-ramai dikritik publik, anggota DPR RI malah semakin bikin geram dengan pernyataan-pernyataannya di media.
Salah satunya pernyataan anggota DPR RI, Deddy Sitorus. Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDI Perjuangan ini nyeletuk tak mau dibandingkan dengan rakyat.
Menurutnya, DPR tidak setara atau tidak bisa dibandingkan dengan rakyat jelata, tukang becak, atau buruh.
Baginya perbandingan tersebut adalah "sesat logika" atau justru ingin mengadu domba DPR dengan rakyat.
"Jangan samakan kami DPR dengan rakyat jelata," ucapnya dalam sebuah acara debat di TV.
Hal ini dinilai menunjukkan hilangnya empati dan jarak emosional antara wakil rakyat dan rakyat yang diwakilinya, terutama di tengah isu-isu kesejahteraan rakyat dan peningkatan fasilitas DPR.
Setelah pernyataannya menjadi kontroversial, dia memberikan klarifikasi pada publik.
Menurutnya, maksud dari pernyataannya adalah jika ingin membandingkan pendapatan DPR, perbandingannya harus dengan pejabat setingkat lainnya misalnya, direksi BUMN atau pejabat tinggi negara, bukan dengan rakyat jelata, karena jabatan DPR adalah jabatan politik yang memiliki beban tanggung jawab berbeda.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah
Berita Terkait
-
Blunder Lagi, Nafa Urbach Bela Tunjangan DPR Rp50 Juta hingga Klarifikasi di TikTok
-
Ramai Dapat Tunjangan Rumah Rp50 Juta, Ini Rincian Hitungan Total Pendapatan dan Gaji DPR
-
Berapa Harga Desain Postingan IG? Nafa Urbach Ketahuan Pakai AI, Padahal Gaji DPR Segitu Gedenya
-
Usai Salah Ngomong Tunjangan Rumah Dinas, Adies Kadir Kini Revisi Lagi Ucapan Tunjangan Beras
-
Dukung Tunjangan Rumah DPR Usai Ngeluh Bintaro Macet, Nafa Urbach Disentil Cucu Bondan Winarno
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
Terkini
-
Lagi Asyik Jalan-Jalan di Grand Indonesia, Lisa BLACKPINK Nyaris 'Nyusruk'
-
Sempat Berniat Laporkan Mawa ke Komnas Anak, Insanul Fahmi Kini Diizinkan Temui Buah Hati
-
Siap-siap! Variety Show Legendaris The Traitors Bakal Hadir di Indonesia
-
Viral Guru Bule Nangis Lihat 4 Bocah SD Salat di Ruangannya: Ada Simfoni yang Indah
-
Jaga Citra Polisi, Kasus Kematian Kurt Cobain Tak Akan Dibuka Lagi
-
Sinopsis Getih Ireng, Baru Menyusul Puncaki Daftar Terpopuler Netflix Hari Ini
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Phantom Lawyer, Yoo Yeon Seok Jadi Pengacara yang Bisa Melihat Hantu
-
Lepas Bayang-Bayang Viralitas 'EGP', Sundanis Buktikan Eksistensi Lewat Single 'Bad Mood'
-
Reuni Para Bintang di Laut Bercerita: Reza Rahadian Tetap Biru Laut, Dian Sastrowardoyo Ganti Peran
-
Wednesday Season 3 Resmi Diproduksi, Winona Ryder Masuk Jajaran Pemain