Suara.com - Aktris dan produser Prilly Latuconsina mengungkap sebuah fakta miris di balik gemerlapnya industri film Indonesia.
Di tengah pertumbuhan film nasional yang pesat, dia menyebut masih banyak masyarakat di daerah yang harus berjuang ekstra keras, bahkan sampai menyeberang pulau, hanya untuk bisa menonton film di bioskop.
Keprihatinan ini diungkap Prilly Latuconsina berdasarkan pengalamannya sebagai produser film dan juga dari interaksi langsung dengan para penggemarnya.
Kekasih Omara Esteghlal ini mengaku kaget saat mengetahui ada daerah dengan minat nonton tinggi namun tidak memiliki satu pun bioskop.
Bahkan, Prilly mengaku sering menerima video dari penggemar yang menunjukkan perjuangan mereka.
"Sampai saya suka menerima video dari fans saya kalau mau nonton film itu mesti naik kapal dulu nyebrang pulau karena enggak ada bioskop di daerahnya," kata Prilly Latuconsina saat diwawancarai Suara.com melalui Zoom pada Senin, 25 Agustus 2025.
Dalam perannya sebagai Ketua Bidang Program Festival Film Indonesia (FFI), Prilly merasa kondisi ini sangat ironis.
Menurutnya, pertumbuhan jumlah film berkualitas yang tayang setiap minggu tidak diimbangi dengan ketersediaan layar yang merata. Akibatnya, potensi penonton hilang dan sineas pun dirugikan.
"Saya sih jujur berharap banget distribusi layar itu bisa lebih banyak di daerah-daerah ya," tegasnya.
Baca Juga: Viral Gegara Trailer, Film Good Boy Resmi Dapat Jadwal Rilis secara Global
Sang aktris menyoroti bagaimana dalam satu minggu bisa ada lima hingga enam film Indonesia yang tayang, namun harus berebut layar yang jumlahnya terbatas. Hal ini membuat film-film tersebut tidak bisa mendapatkan penonton secara maksimal.
"Jadi saya benar-benar berharap film Indonesianya tumbuh tapi layarnya juga tumbuh gitu. Jadi masing-masing film itu bisa mendapatkan layar yang banyak, layar yang memang pantas kita dapatkan," jelas Prilly.
Bintang film Budi Pekerti ini berharap ada perbaikan ekosistem secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi produksi film tetapi juga dari sisi distribusi dan penyediaan layar di seluruh pelosok Indonesia.
Berita Terkait
-
Kisah Cinta Pejuang Kanker di Filmkan, Abani Yasiz dan Mawar de Jongh Siap Bikin Haru Penonton
-
Review Film Fixed: Di Luar Ekspektasi, Animasi yang Dijejali Komedi Cabul
-
Mulai Digarap, Warner Bros Disebut Sudah Kantongi Naskah Film Kobe Bryant
-
Bikin Gebrakan di FFI, Prilly Latuconsina Gandeng Joko Anwar Hingga Kamila Andini untuk Program Baru
-
Perankan Monster Frankenstein, Jacob Elordi Habiskan 10 Jam untuk Makeup
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix
-
Sinopsis Kala, Film Joko Anwar yang Bikin Manoj Punjabi Rugi Miliaran Rupiah
-
Segera Tayang! Sinopsis Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan
-
Baru Bebas, Doni Salmanan Dipastikan Berpenghasilan Rp150 Juta per Bulan
-
Review Film Yohanna, Kisah Krisis Iman dan Kemanusiaan yang Gagal Mengguncang Perasaan
-
Sinopsis Film Sarahs Oil: Dari Kemiskinan ke Jutaan Dolar, Kisah Nyata yang Menginspirasi
-
Menantea Pamit Total April 2026, Jerome Polin Bongkar Skandal Penipuan Internal Tembus Rp38 Miliar
-
Denise Chariesta Ungkap Anaknya Jadi Sasaran Hujatan, Sudah Terjadi Sejak Dalam Kandungan
-
Tak Langsung Punya Lagu, 5 Musisi Dunia Awali Karier Lewat Cover Lagu
-
Enda Ungu Murka! Netizen Komentar Jorok ke Anak, Langsung Ancam ke Jalur Hukum