Suara.com - Sebuah pemandangan tak biasa dari arena unjuk rasa mendadak viral dan sukses mengundang gelak tawa warganet.
Alih-alih diwarnai ketegangan, sebuah video merekam momen kocak saat sekelompok bapak-bapak justru asyik berjoget dangdut di hadapan barisan polisi wanita (Polwan) yang bertugas sebagai pagar betis.
Aksi ini diduga menjadi strategi para pendemo setelah upaya mereka untuk maju dihadang oleh para Srikandi Bhayangkara tersebut.
Tak bisa berdebat dan segan beradu argumen, mereka memilih mengubah suasana menjadi panggung hiburan dadakan.
Dari Demonstrasi Menjadi Panggung Dangdut
Dalam video yang beredar luas, terlihat barisan Polwan berdiri kokoh, saling berpegangan tangan membentuk pagar hidup untuk mengamankan jalannya aksi.
Di hadapan mereka, tidak ada mobil komando dengan orator yang berapi-api. Yang ada justru beberapa bapak-bapak yang dengan luwesnya bergoyang mengikuti irama musik.
Rupanya, peserta aksi lainnya memainkan lagu dangdut lawas, Kesunyian Jiwa" yang pernah dipopulerkan oleh almarhum Meggy Z.
Dengan penuh percaya diri, para bapak itu melancarkan serangan goyangan, sesekali mengajak para polwan untuk ikut serta.
Baca Juga: Jurnalis Peliput Demo DPR Digebuki Polisi, Iwakum Geruduk MK: Kemerdekaan Pers Bukan Sekedar Jargon!
Namun, para petugas Polwan sama sekali tidak goyah. Mereka tetap mempertahankan profesionalitas, berdiri tegap dengan ekspresi datar.
Meski tak sedikit yang terlihat menahan senyum melihat tingkah laku para pendemo di hadapan mereka.
Pemandangan kontras antara bapak-bapak yang heboh berjoget dan barisan Polwan yang disiplin inilah yang membuat video tersebut begitu menghibur.
Komentar Warganet: Antara Tawa dan Pujian
Momen unik ini pun langsung menjadi santapan empuk warganet di media sosial.
Berbagai komentar lucu dan menggelitik membanjiri unggahan video tersebut.
Berita Terkait
-
Jurnalis Peliput Demo DPR Digebuki Polisi, Iwakum Geruduk MK: Kemerdekaan Pers Bukan Sekedar Jargon!
-
Momen OB Kantor Dapat Kejutan Ultah dari Karyawan Lain, Raut Bahagianya Bikin Netizen Mewek
-
3 Fakta Viral "Bilik Asmara" Beralas Kardus di Pantai Watu Ulo Jember, Kondom Bekas Berserakan!
-
Ketua Komisi I Keluhkan Demo Ricuh DPR di Depan Pandji: Mobil Dirusakin, Mau Sampai Kapan?
-
Viral Video Kekerasan Demo di Medan, Mahasiswa Kejang Usai Kepala Diinjak Oknum Aparat
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
3 Dekade Menghibur, Project Pop Siap Guncang Jakarta Lewat Konser Forever Young Forever Fun
-
Promotor Ungkap Konsep Fan Meeting Win Metawin di Jakarta, Dibuat Lebih Intim dan Eksklusif
-
Padi Reborn Bawa 'Momen Sakral' Konser Dua Delapan ke Layar Lebar: Siap-Siap Merinding!
-
Gaia Music Festival 2026 Ajak Penonton Menikmati Musik di Tengah Alam Bandung
-
Sinopsis Film Anak-Anak Bambu, King Faaz Siap Beri Kejutan
-
Target 3 Juta Penonton di Film "402 Rumah Sakit Angker Korea", Simak Plot Twist Tak Terduga!
-
Givri Taj Cerita Transformasi Lewat Operasi Plastik di Vietnam, Sedot Lemak hingga Fat Grafting
-
402 Rumah Sakit Angker Korea Gelar Premiere di Korea, Dapat Sambutan Hangat dari Penonton BIFAN 2026
-
26 Started with a Yes!: Kado Ultah Terindah Eltasya Natasha, Dilamar Kekasih
-
Bukan Hantu, Ini Hal Tak Terduga yang Paling Ditakuti Pemain Selama Syuting Film Munafik