Suara.com - Musisi Kamga, yang namanya besar sebagai vokalis utama grup Tangga, kini menikmati perannya sebagai penyanyi latar untuk band kenamaan Maliq & D'Essentials.
Tapi, keputusan musisi bernama lengkap Mohammad Kamga ini tak jarang menimbulkan persepsi bahwa kariernya tengah menurun.
Menanggapi anggapan miring tersebut, Kamga memberikan jawaban cerdas yang membungkam cibiran.
"Menurun gitu ya?" tanya Kamga, mengulang pertanyaan saat ditemui di Senayan, Jakarta Pusat pada Senin, 8 September 2025.
Kamga mengaku paham mengapa publik memiliki persepsi demikian. Menurutnya, citra seorang vokalis utama yang selalu menjadi sorotan utama di atas panggung sangatlah kuat.
"Mungkin jarang ada orang yang mengambil dari vokalis utama terus kariernya berubah jadi backing vokal gitu kan," kata Kamga.
"Jadi gue, gua sih memahami maksudnya kayak pertanyaan kenapa mau," jelasnya menambahkan.
Namun bagi Kamga, esensi dari bermusik bukanlah tentang status sebagai frontman atau orang di belakang. Tapi, ini adalah tentang mewujudkan mimpi dan kecintaannya pada musik itu sendiri.
"Kalau menurut gue, memang dari dulu kan cita-cita gua kerja di musik ya gitu," tegasnya.
Baca Juga: Dulu di Tangga, Terungkap Awal Mula Kamga Jadi Penyanyi Latar Maliq & D'Essentials
Ia menegaskan bahwa menjadi bagian dari Maliq & D'Essentials, band yang ia idolakan sejak awal kariernya, adalah sebuah kehormatan besar, terlepas dari apapun posisinya.
"Menurut gua jadi salah satu bagian, walaupun misalnya bagian kecil dari Maliq & D'Essentials, ini jadi hal yang sangat membanggakan," tuturnya.
Kamga sadar, perasaan ini mungkin sulit dipahami oleh orang lain. Namun, ia menggambarkannya sebagai sebuah kebahagiaan yang tak ternilai bagi seorang penggemar sejati.
"Ketika lu nge-fans banget sama sebuah band, tiba-tiba lu diajak jadi bagian bagian tersebut, menurut gua tidak ada hal lain selain merasa grateful sih gitu sama kesempatan ini," pungkas pelantun Kesempatan Kedua ini.
Berita Terkait
-
Semangat Terang Kala Pelita Diwujudkan Melalui Musikal Senja Teduh Pelita
-
Lewat Kisah di Musikal Senja Teduh Pelita, Angga Maliq & D'Essentials Baru Paham Lagunya Sendiri
-
Rahasia Maliq & D'Essentials Eksis 24 Tahun: Rekam Tumbuh Kembang Personel Lewat Lagu
-
Angga Maliq & D'Essentials Baru Paham Lagunya Sendiri Lewat Kisah di Musikal Senja Teduh Pelita
-
Siap-Siap War Tiket, Rhoma Irama x Maliq & DEssentials Bakal Satu Panggung di OTW Pestapora
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya
-
707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?
-
Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung
-
Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik