- Eko Patrio minta salah satu penjarah rumahnya dibebaskan
- Tujuh pelaku penjarahan rumah Eko Patrio masih ditahan
- Ada beberapa pelaku yang dibiarkan begitu saja oleh Eko Patrio
Suara.com - Eko Patrio akhirnya muncul secara perdana ke publik setelah kejadian penjarahan di rumahnya pada 30 Agustus 2025.
Semalam, Jumat, 12 September 2025, Eko Patrio datang ke Polda Metro Jaya untuk minta polisi membebaskan satu dari tujuh pelaku yang ditangkap atas kasus penjarahan rumahnya.
Sosok yang ingin Eko Patrio bebaskan adalah Rian. Lelaki tersebut sempat mengambil tapi kemudian menyelamatkan kucing politisi 54 tahun ini.
"Jadi ada kurang lebih 7 kata polisi termasuk Rian. Tapi masih berkembang lagi," ujar Eko Patrio di Polda Metro Jaya saat hendak meninggalkan Polda Metro Jaya.
"Iya tujuh ini termasuk Rian, dan masih berkembang lagi, masih ada lagi, tetapi sementara sudah 7 yang diproses," tambahnya.
Selain tujuh orang yang ditangkap, Eko Patrio sebenarnya tahu penjarah lainnya. Mereka adalah yang mengembalikan barang sang komedian sebelum polisi bertindak.
"Kalau mengembalikan barang ada, tapi di luar ini. Jadi pada saat setelah kejadian, hari itu juga atau hari besoknya pada pulangin," kata Eko Patrio menjelaskan.
Karena itu, Eko Patrio tetap membiarkan mereka. Bahkan suami Viona Rosalina ini juga mengikhlaskan barang-barang tersebut.
"Pas dia mulangin saya bilang ke dia 'ya udah nggak apa-apa kamu bawa aja barangnya'," tuturnya.
Baca Juga: Beranikan Diri ke Polda Metro, Eko Patrio Minta Pengambil Kucingnya saat Penjarahan Dibebaskan
Terkini, terkait nasib mereka yang masih berada di Polda Metro Jaya, Eko Patrio menyerahkan kasus tersebut kepada pihak polisi.
"Kalau memaafkan ya memaafkan. Tapi saya kembalikan ke Polda Metro Jaya," ucap bapak dua anak ini mengakhiri.
Berita Terkait
-
Eko Patrio dan Keluarga 'Siap' Kembali ke Rumah, Pasca Penjarahan 6 Bulan Lalu
-
Nonaktif dari Anggota DPR, Eko Patrio Kini Punya Tugas Baru
-
6 Bulan setelah Penjarahan, Eko Patrio Siap Boyong Keluarga Balik ke Rumah Lama
-
Enam Bulan Pasca Penjarahan, Eko Patrio Siap Boyong Keluarga Balik ke Rumah Lama
-
Dinonaktifkan dari Jabatan Anggota DPR, Eko Patrio Kini Punya Julukan Baru 'PBSI'
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
Terkini
-
Baim Wong Beri Kode Honor Reza Rahadian, Setara 2 Lamborghini?
-
Ditinggal Ammar Zoni, dokter Kamelia Kepincut Reza Arap?
-
Ian Wibisono Drummer Rocker Kasarunk Meninggal Dunia
-
Olah TKP Kasus Zina Inara Rusli Makan Waktu 1 Jam, Tak Ada Rekonstruksi Adegan
-
7 Potongan CCTV Jadi Bukti Kasus Zina Inara Rusli, Diragukan Ada Unsur Pidana
-
Sudah Dipastikan Hoaks, Tiket Pesawat Garuda Rp200 Juta Jadi Guyonan: Ini Mau ke Bulan?
-
Diduga Antivaksin, Patricia Gouw Buru-Buru Klarifikasi: Aku Bawa Dokter ke Singapura!
-
Pengacara Inara Rusli Akui Ada Rekaman CCTV: Tidak Perlihatkan Penetrasi, Hanya 2 Menit
-
Hounds of War: Simfoni Balas Dendam yang Brutal, Sahur Ini di Trans TV
-
Tayang di Vidio, Film Ordinary Person Angkat Kisah Kelam Korea 1987