- Ivan Gunawan tegaskan artis bukan lembaga sosial pemerintah.
- Kebaikan hatinya dieksploitasi demi konten viral di media sosial.
- Sedekah harus tulus dari hati, bukan karena diminta.
Suara.com - Suasana panggung program Brownis Trans TV yang biasanya penuh canda tawa mendadak berubah tegang.
Desainer dan presenter kondang, Ivan Gunawan, menggunakan momen tersebut untuk menyampaikan klarifikasi keras yang telah dipendamnya selama seminggu terakhir.
Dengan raut wajah serius, ia meluapkan kegelisahannya terkait seorang ibu asal Palembang yang viral karena meinta uang sebesar Rp 200 juta kepadanya.
Pria yang akrab disapa Igun ini menegaskan bahwa ia dan rekan-rekan artisnya bukanlah lembaga sosial pemerintah yang bisa dimintai sumbangan kapan saja.
Klarifikasi ini menjadi puncak dari keresahannya setelah postingan sang ibu menyebar luas dan menciptakan narasi seolah-olah Igun memiliki janji atau utang yang belum dilunasi.
"Kalian harus pahami bahwa kita ini tidak bekerja oleh pemerintah sebagai Dinas Sosial," ujar Igun dengan nada tegas di potongan video yang diunggah di Instagram pribadinya.
Igun menjelaskan, ia sama sekali tidak melarang penggemar untuk datang ke studio, meminta foto, atau bersilaturahmi.
Namun, ia menyayangkan ketika kebaikan dan kesempatan yang diberikan justru disalahartikan.
"Jangan sampai, kesempatan baik yang kami berikan kepada kalian, kalian jadikan sebagai janji atau utang. Tolong itu dipahami," lanjutnya, merujuk langsung pada inti permasalahan.
Baca Juga: Bukan Bunuh Diri, Ibunda Yu Menglong Akhirnya Beberkan Penyebab Kematian Putranya
Menurut Igun, masalah uang adalah hal yang sangat sensitif. Ia bahkan mengungkapkan bahwa di antara para host Brownis sendiri dirinya, Wendy Cagur, dan Ayu Ting Ting tidak pernah ada budaya pinjam-meminjam uang, meskipun mereka bersahabat dekat.
Kegusaran Igun semakin memuncak ketika ia merasa kebaikan hatinya dieksploitasi untuk konten media sosial. Ia merasa tidak nyaman karena postingan sang ibu menjadi konsumsi publik, di mana banyak pihak ikut campur demi bisa viral atau FYP (For You Page).
"Postingan ibu kemarin itu sangat membuat hati saya tidak nyaman. Akhirnya menjadi konsumsi publik, semua orang pengin FYP di sosial media," ungkapnya.
Yang lebih mengejutkan, Igun membeberkan bahwa ibu tersebut tidak hanya menargetkan dirinya. Dia juga menargetkan seorang Raffi Ahmad.
"Dia minta mobil sama Raffi Ahmad!" serunya.
Dengan nada sarkastis yang pedas, Igun pun melontarkan sindiran telak.
Berita Terkait
-
Bukan Bunuh Diri, Ibunda Yu Menglong Akhirnya Beberkan Penyebab Kematian Putranya
-
Mama Amy Boleh Pulang dari Rumah Sakit Usai Operasi, Raffi Ahmad Ungkap Kondisi Terkini
-
Lebih dari Sekadar Cekcok, Bongkar 5 Fakta di Balik Kisruh Dosen Viral yang Bikin Heboh Malang
-
Curhatan Tasya Farasya Soal Suami Suka Pulang Pagi Kayak Raffi Ahmad Viral Lagi
-
Dua Dunia Niken Salindry: Malam Jadi Sinden Kondang, Siangnya Siswi SMA yang Rajin Mengaji
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan