- Jaksa tak percaya Razman Arif Nasution mendapat rekomendasi untuk dirawat di Penang, Malaysia
- Razman Arif Nasution kini dirawat di rumah sakit di Penang, Malaysia
- Sidang vonis untuk Razman tetap digelar dan ia diganjar hukuman 1,5 tahun penjara
Suara.com - Perseteruan Razman Arif Nasution dan Hotman Paris merembet ke ranah baru.
Usai melakukan aksi walk out, tim kuasa hukum Razman secara terbuka menuding Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah menyebarkan kebohongan di persidangan.
Jaksa dalam persidangan menyebut dokter di Rumah Ssakit Koja tidak pernah merekomendasikan Razman Arif Nasution untuk berobat ke luar negeri.
Padahal kuasa hukum Razman, Rahmat Rayadi, memastikan rekomendasi tersebut memang ada.
"Jaksa yang menyatakan bahwa tidak ada rekomendasi dokter... itu adalah kebohongan. Saya mendengar langsung di telinga saya, sumpah, lillahi ta'ala, demi Allah, saya mendengar langsung," kata Rahmat Riyadi di Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada Selasa, 30 September 2025.
Rahmat Riyadi menceritakan momen saat dirinya menjenguk Razman di RS Koja. Saat itu, ia mendengar langsung percakapan dokter yang menyatakan kondisi pengacara berusia 55 tahun itu.
" Dokter menyampaikan, kondisi pak Razman ini sudah sangat berat. Sehingga dia merekomendasikan untuk segera ke luar negeri," bebernya.
Tak mau dituding sekadar omong kosong, Rahmat pun membongkar bukti medis yang ia pegang.
Ia memperlihatkan surat keterangan dari Island Hospital, Penang, tempat Razman Arif Nasution kini dirawat.
Baca Juga: Terbukti Bersalah ke Hotman Paris, Razman Arif Nasution Divonis 1,5 Tahun Penjara
"Pak Razman ada di Island Hospital, dirawat secara intensif di sana," ungkapnya sambil menunjukkan surat tersebut.
Dalam surat keterangan itu, dokter di Malaysia meminta Razman Arif Nasution beristirahat total dari segala aktivitasnya selama dua pekan penuh.
"Dokter dengan tegas menyatakan bahwa Pak Rasman membutuhkan waktu penyembuhan dan harus istirahat dari segala pekerjaannya selama 14 hari, dari tanggal 29 September 2025 sampai 12 Oktober 2025," pungkasnya.
Drama ini terjadi setelah majelis hakim menolak permohonan penundaan sidang dan bersikukuh membacakan vonis, yang memicu aksi walk out dari tim kuasa hukum Razman Nasution.
Meski tanpa kehadiran Razman, ia tetap divonis 1,5 tahun penjara dan denda Rp200 juta. Hakim menyatakan Razman terbukti melakukan pencemaran nama baik terhadap Hotman Paris.
Tag
Berita Terkait
-
Diduga Kirim Pesan WA dari Sel, Hotman Paris Desak Kalapas Cipinang Cek HP Razman Nasution
-
Dalih Bobot 170 Kg Bikin Razman Dapat Sel 'Mewah', Hotman Paris Somasi Kalapas Cipinang!
-
Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang
-
Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris
-
Razman Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Buntut Kasus Hotman Paris
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan