Suara.com - Hari keenam gelaran Jakarta World Cinema (JWC) 2025 menghadirkan sebuah tontonan istimewa yang dirangkai oleh empat sutradara perempuan muda Indonesia, Erlina Rakhmawati, Linda Andriyani, Praditha Blifa, dan Sarah Adilah. Film omnibus ini menyajikan sudut pandang perempuan terhadap cinta, kehilangan, tubuh, serta imajinasi atas dunia yang lebih adil.
Keempat kisah ini dihadirkan dalam satu rangkaian film antologi yang menyentuh berbagai pengalaman Perempuan. Kisah pertama mengisahkan seorang perempuan yang patah hati akibat pengkhianatan kekasihnya dan memutuskan untuk melakukan balas dendam sebagai bentuk pelampiasan emosional.
Kisah kedua bercerita tentang sepasang suami istri yang telah lama mendambakan kehadiran buah hati, hingga suatu hari mereka menemukan seorang bayi yang dibuang di toilet umum, mengubah hidup mereka selamanya.
Kisah ketiga menghadirkan Nisa, gadis muda yang mengalami menstruasi pertama tepat sebelum lomba renang penting, dan harus menghadapi kenyataan bahwa tubuhnya kini membawa konsekuensi sosial dan personal.
Kisah keempat, dengan pendekatan yang segar dan imajinatif, menceritakan tentang Kempes, seorang pria yang tiba-tiba terbangun di dunia dengan peran gender yang sepenuhnya terbalik, menggugah pertanyaan tentang keadilan dan relasi kuasa.
Film ini dibintangi oleh Afiqa Kirana, Hannah Al Rashid, Rendra Bagus Pamungkas, Yessy Yoanne, Claresta Taufan, Ben Bening, Ika Diharjo, dan Ninda Fillasputri. Akting kuat para pemain, dipadukan dengan sentuhan penyutradaraan empat sutradara muda ini, memberikan pengalaman sinematik yang hangat, tajam, dan relevan.
Kehadiran film ini di Jakarta World Cinema 2025 menandai semakin kuatnya suara perempuan dalam dunia perfilman Indonesia. Melalui keempat cerita ini, penonton diajak merenungkan berbagai pengalaman perempuan yang seringkali luput dari sorotan utama layar lebar mulai dari persoalan personal, sosial, hingga struktural.
“Empat cerita ini bukan hanya tentang perempuan, tapi juga tentang bagaimana masyarakat melihat dan memperlakukan perempuan dalam berbagai situasi,” ujar salah satu sutradara, Sarah Adilah, usai penayangan.
“Kami berharap film ini dapat membuka ruang diskusi yang lebih luas.”
Baca Juga: BRI Buka Akses Global untuk UMKM di Halal Indo 2025
Penayangan film ini berlangsung meriah, dihadiri oleh para penonton festival, pelaku industri film, serta komunitas perempuan. Diskusi pasca-penayangan juga menjadi ruang penting untuk membahas isu-isu yang diangkat dalam setiap segmen film. ***
Berita Terkait
-
IdeaFest 2025 Hadir di JICC, Budaya Baru Melalui Kolaborasi dan Kreativitas
-
BRI Buka Akses Global untuk UMKM di Halal Indo 2025
-
Hadir di JWC 2025: Film "Mimpi Keluarga Sempurna", Sebuah Dinamika Relasi Ibu dan Anak
-
1.300 UMKM Antusias Ikuti Kompetisi Perdana 'Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas'
-
Kopi Toejoean: UMKM Lokal Makin Kuat Bersama Rumah BUMN BRI
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Sinopsis Our Universe: Kisah Bae In Hyuk dan Roh Jeong Eui Asuh Ponakan, Tayang di HBO Max
-
Siapa Mantan Aurelie Moeremans? Viral Pengakuan Di-Grooming Sejak 15 Tahun
-
Manohara Umumkan Putus dari Kristian Hansen, Ungkap Adanya Orang Ketiga
-
Ustaz Felix Siauw Ungkap Kekecewaan ke Pandji Pragiwaksono Gara-gara Bahas Tambang
-
5 Drakor Gumiho Wajib Masuk Watchlist, No Tail to Tell Segera Tayang
-
Ogah Damai dengan Inara Rusli, Mawa Minta Polisi Lanjutkan Kasus Perzinaan
-
Pandji Pragiwaksono Segera Dipanggil Polisi Terkait Materi Stand Up Comedy Mens Rea
-
Sosok Dipo, Anak Pandji Pragiwaksono yang Dibully Gegara Materi Mens Rea
-
Mens Rea Pandji Terancam Dihapus? Ini 4 Konten Netflix yang Pernah Di-Takedown Pemerintah
-
Diterpa Isu Terlantarkan Anak Kandung, Denada Posting Momen Mengharukan